JOURNALSTKIPPGRISITUBONDOJOURNALSTKIPPGRISITUBONDO

Journal on Research and Review of Educational InnovationJournal on Research and Review of Educational Innovation

Motivasi adalah kekuatan yang mendorong individu untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam psikologi, motivasi sering dikaitkan dengan pemenuhan kebutuhan dasar, seperti yang dijelaskan oleh Abraham Maslow dalam hierarki kebutuhan. Motivasi dapat muncul dari dalam, seperti keinginan pribadi dan keyakinan, atau dari luar, seperti apresiasi lingkungan. Sementara itu, dalam Islam, motivasi berbasis niat (niyyah) dan berorientasi pada kehidupan akhirat. Islam menekankan amal baik, kesungguhan, dan tawakal sebagai penggerak utama perilaku manusia. Jurnal ini membandingkan perspektif Islam dan psikologi dalam memahami konsep motivasi. Penelitian ini mengungkap bahwa motivasi Islam fokus pada pencapaian keridhaan Allah dan kesejahteraan abadi di akhirat, sedangkan psikologi menekankan kebutuhan dunia dan aktualisasi diri. Meskipun berbeda, kedua pendekatan ini menekankan pentingnya motivasi dalam membentuk perilaku dan meningkatkan kesejahteraan holistik individu.

Motivasi dalam Islam berakar pada niat untuk mendapatkan keridhaan Allah, yang mendorong individu bertindak sesuai ajaran agama.Motivasi ini mencakup berbagai aspek, termasuk ibadah, amal baik, dan moral.Perilaku berbasis motivasi agama menciptakan kesejahteraan dunia dan spiritual, yang membawa kebahagiaan di dunia dan akhirat.Dalam psikologi, motivasi fokus pada pencapaian tujuan individu dan kesejahteraan psikologis.Motivasi intrinsik adalah dorongan untuk melakukan aktivitas yang memberikan kepuasan batin dan secara signifikan memengaruhi kesejahteraan psikologis.Selain itu, motivasi untuk pencapaian pribadi dan hubungan sosial sehat juga berperan penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan individu.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi integrasi teori motivasi Islam dan psikologi dalam pendidikan, terutama dalam konteks pembelajaran di sekolah agama. Selain itu, perlu dilakukan studi tentang dampak lingkungan digital terhadap motivasi belajar, dengan mempertimbangkan prinsip keagamaan dan psikologis. Penelitian juga dapat mengkaji perbedaan budaya dalam praktik motivasi, khususnya antara masyarakat Muslim dan non-Muslim, untuk memahami pengaruh konteks sosial terhadap efektivitas motivasi. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas pemahaman tentang bagaimana motivasi dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai konteks, baik secara individual maupun kolektif, sambil mempertimbangkan nilai-nilai agama dan kebutuhan psikologis manusia.

  1. MOTIVASI BELAJAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM | Indonesian Journal of Counseling and Development. motivasi... doi.org/10.32939/ijcd.v1i1.377MOTIVASI BELAJAR DALAM PERSPEKTIF ISLAM Indonesian Journal of Counseling and Development motivasi doi 10 32939 ijcd v1i1 377
  2. Pembentukan Akhlak Mahasiswa melalui Psikologi Islami | Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam. pembentukan... ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/tarbiyatuna/article/view/1721Pembentukan Akhlak Mahasiswa melalui Psikologi Islami Tarbiyatuna Jurnal Pendidikan Islam pembentukan ejournal iaisyarifuddin ac index php tarbiyatuna article view 1721
  3. Berbagai Teori Motivasi Dalam Manajemen Pendidikan Islam | Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam.... ejournal.uiidalwa.ac.id/index.php/nidhomiyyah/article/view/839Berbagai Teori Motivasi Dalam Manajemen Pendidikan Islam Nidhomiyyah Jurnal Manajemen Pendidikan Islam ejournal uiidalwa ac index php nidhomiyyah article view 839
  4. USLUB TARGHIB (MOTIVASI) DALAM MUAMALAH HASANAH: ANALISIS SURAH AD-DHUHA DARIPADA PERSPEKTIF PSIKOLOGI... doi.org/10.24200/jonus.vol2iss2pp198-213USLUB TARGHIB MOTIVASI DALAM MUAMALAH HASANAH ANALISIS SURAH AD DHUHA DARIPADA PERSPEKTIF PSIKOLOGI doi 10 24200 jonus vol2iss2pp198 213
Read online
File size396.41 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test