AN NURAN NUR
Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamThis research aimed to describe efforts to build students character through extracurricular activities in the perspective of educational management science at the Hidayatul Mubtadiien Islamic boarding school, Bauh Gunung Sari Sekampung Udik Village, East Lampung city, Indonesia with a descriptive qualitative approach. The focus of the study is how efforts to build students character through extracurricular activities in the perspective of educational management science and analyze the supporting and inhibiting factors of the organizations activities. The results of the study found that character building was planned in a work program and neatly structured work system, then arranged in a complete and measurable division of tasks based on careful consideration and meeting results, then the work program was carried out in earnest to achieve the target. Achievement and superior character of the students, this activity are also controlled through work evaluations in meetings and direct assessments during extracurricular activities. The supporting factors for the success of forming the character of students through extracurricular activities are the activeness of the student administrators and member students in implementing the program, the provision of prizes for those who are disciplined and achievers, the existence of punishments for those who violate the rules, and the paradigm of students who learn to prepare themselves to take part in society. The inhibiting factors for the success of forming the character of students through extracurricular activities are the lack of facilities and infrastructure, unequal distribution of groups, busyness of students outside of extracurricular activities and the lack of preparation of students in extracurricular activities.
The formation of santri character through extracurricular activities at Hidayatul Mubtadiien Islamic Boarding School is planned in a work program and a neatly structured work system.This is then arranged in a complete and measurable task distribution based on careful consideration and meeting results, with the work program carried out seriously to achieve the target of superior santri character.Furthermore, this activity is controlled through work evaluations in meetings and direct assessment during extracurricular activities.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai model pembentukan karakter di pondok pesantren, dengan membandingkan pendekatan yang digunakan di Hidayatul Mubtadiien dengan pondok pesantren lain yang memiliki karakteristik berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen evaluasi yang lebih komprehensif untuk mengukur dampak kegiatan ekstrakurikuler terhadap pembentukan karakter santri, tidak hanya dari perspektif pengurus dan guru, tetapi juga dari perspektif santri itu sendiri. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi peran orang tua dan masyarakat sekitar dalam mendukung program pembentukan karakter di pondok pesantren, serta bagaimana kolaborasi antara pondok pesantren, keluarga, dan masyarakat dapat dioptimalkan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan karakter santri secara holistik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan karakter di Indonesia, khususnya di lingkungan pondok pesantren.
- The Effectiveness of Match Technique to Improve Students’ Vocabulary Mastery based on Gender |... doi.org/10.54012/jcell.v1i3.33The Effectiveness of Match Technique to Improve StudentsAo Vocabulary Mastery based on Gender doi 10 54012 jcell v1i3 33
- Feminism Study of the Novel “Catatan Juang” by Fiersa Besari | Journal Corner of Education,... doi.org/10.54012/jcell.v1i1.4Feminism Study of the Novel AuCatatan JuangAy by Fiersa Besari Journal Corner of Education doi 10 54012 jcell v1i1 4
- Having Good Speaking English through Tik Tok Application | Journal Corner of Education, Linguistics,... doi.org/10.54012/jcell.v1i3.35Having Good Speaking English through Tik Tok Application Journal Corner of Education Linguistics doi 10 54012 jcell v1i3 35
| File size | 234.47 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IAINGAWIIAINGAWI Evaluasi yang berkelanjutan dan adaptasi program juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang terus berkembang. Pengembangan minat dan bakat diEvaluasi yang berkelanjutan dan adaptasi program juga diperlukan untuk memenuhi kebutuhan siswa yang terus berkembang. Pengembangan minat dan bakat di
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Potensi media digital untuk meningkatkan pengalaman belajar diakui secara luas. Namun, studi ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk keterbatasanPotensi media digital untuk meningkatkan pengalaman belajar diakui secara luas. Namun, studi ini juga mengidentifikasi beberapa tantangan, termasuk keterbatasan
STAI MASSTAI MAS Penerapan model yang tepat dapat membantu lembaga pendidikan Islam bertransformasi secara adaptif dan inovatif, sekaligus menjaga komitmen terhadap misiPenerapan model yang tepat dapat membantu lembaga pendidikan Islam bertransformasi secara adaptif dan inovatif, sekaligus menjaga komitmen terhadap misi
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk mengeksplorasi pengaruh gamifikasi terhadap pemahaman materi PAI danPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka untuk mengeksplorasi pengaruh gamifikasi terhadap pemahaman materi PAI dan
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif mengacu pada empat kategori strategi yang telah ditentukan yaitu strategi integrasi, intensif, diversifikasi,Hasil penelitian ini dianalisis secara deskriptif mengacu pada empat kategori strategi yang telah ditentukan yaitu strategi integrasi, intensif, diversifikasi,
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Tulisan ini menggunakan pendekatan sosiologis, serta menggunakan teori Fungsonalis William F. Ogburn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah IslamTulisan ini menggunakan pendekatan sosiologis, serta menggunakan teori Fungsonalis William F. Ogburn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sekolah Islam
STAI ALISTAI ALI Pendampingan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif dari mahasiswa KKN dan masyarakat setempat. PemberianPendampingan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan partisipasi aktif dari mahasiswa KKN dan masyarakat setempat. Pemberian
STIKESBANYUWANGISTIKESBANYUWANGI Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat fenomenologis; data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan beberapa guru, kemudianMetode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan sifat fenomenologis; data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara dengan beberapa guru, kemudian
Useful /
STAIN MADINASTAIN MADINA Pemikiran Islam klasik melengkapi struktur modern dengan nilai keadilan, amanah, syura, integritas pemimpin, solidaritas sosial (ashabiyyah), serta orientasiPemikiran Islam klasik melengkapi struktur modern dengan nilai keadilan, amanah, syura, integritas pemimpin, solidaritas sosial (ashabiyyah), serta orientasi
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Artikel ini membahas konsep tanggung jawab dalam Al‑Quran dengan menganalisis ayat-ayat relevan dan tafsir para sarjana terkemuka. Konsep tanggung jawabArtikel ini membahas konsep tanggung jawab dalam Al‑Quran dengan menganalisis ayat-ayat relevan dan tafsir para sarjana terkemuka. Konsep tanggung jawab
ASY SYUKRIYYAHASY SYUKRIYYAH Namun, keterbatasan tenaga pendidik dan tidak adanya sistem evaluasi formal menjadi hambatan utama yang harus diatasi. Penelitian ini merekomendasikanNamun, keterbatasan tenaga pendidik dan tidak adanya sistem evaluasi formal menjadi hambatan utama yang harus diatasi. Penelitian ini merekomendasikan
KOPERTAIS4KOPERTAIS4 Peran tersebut sangat penting, tetapi perlu didukung oleh masyarakat dan pemerintah desa agar pencegahan kenakalan remaja berjalan efektif. Faktor penghambatPeran tersebut sangat penting, tetapi perlu didukung oleh masyarakat dan pemerintah desa agar pencegahan kenakalan remaja berjalan efektif. Faktor penghambat