AN NURAN NUR
Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamBerdasarkan hasil ulangan harian pada mata pelajaran fiqih menunjukkan bahwa pembelajaran kurang berhasil karena masih di bawah KKM yang ditentukan, model pembelajaran konvensional membuat siswa kurang aktif dalam pembelajaran, dan kurang tertarik dalam mengikuti pelajaran fiqih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI MIS Bustanut Tholabah pada mata pelajaran Fiqih. Lokasi penelitian ini adalah di kelas VI MIS Bustanut Tholabah Desa Mekar Jaya Kecamatan Jabung Kabupaten Lampung Timur dengan jumlah siswa 15 orang. 7 siswa laki-laki dan 8 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 3 siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, Nilai rata-rata meningkat menjadi 74 setelah dilakukan tindakan. Sedangkan untuk aktivitas siswa, ditemukan bahwa 73% siswa aktif. Untuk hasil evaluasi, hanya 60% siswa yang mencapai KKM. Pada siklus II, Nilai rata-rata meningkat menjadi 73,66 setelah dilakukan tindakan. Sedangkan untuk aktivitas siswa, ditemukan 77% siswa yang aktif. Untuk hasil evaluasi, 70% siswa telah mencapai KKM. Pada siklus III, Nilai rata-rata meningkat menjadi 85 setelah dilakukan tindakan. Siklus III telah mencapai keberhasilan 80% siswa yang mencapai KKM, dan aktivitas siswa mencapai 90%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan meningkatkan aktivitas siswa. Pembelajaran menjadi lebih menyenangkan karena siswa berpartisipasi aktif dalam semua proses kegiatan pembelajaran.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, penerapan model problem based learning pada pelajaran Fiqih dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI MIS Bustanut Tholabah.Dengan demikian, penerapan model problem based learning dianggap berhasil dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Fiqih.Problem based learning dapat digunakan untuk meningkatkan aktivitas belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih serta meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas model Problem Based Learning (PBL) pada mata pelajaran Fiqih di tingkat pendidikan yang lebih tinggi, seperti Madrasah Aliyah atau Sekolah Menengah Kejuruan, untuk melihat apakah model ini tetap efektif dalam konteks pembelajaran yang lebih kompleks. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur dampak PBL terhadap berbagai aspek pembelajaran siswa, termasuk keterampilan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan kolaborasi. Instrumen ini perlu mempertimbangkan karakteristik unik mata pelajaran Fiqih dan konteks budaya lokal. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana integrasi teknologi, khususnya aplikasi atau platform pembelajaran digital, dapat meningkatkan efektivitas PBL dalam pembelajaran Fiqih, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang yang terkait dengan penggunaan teknologi dalam konteks ini. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga bagi guru dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran Fiqih yang lebih inovatif dan relevan.
| File size | 643.13 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Pendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) berbantuan media papan diagram terbukti mampu menyelesaikan permasalahan hasil belajar matematika pada materiPendekatan Teaching at The Right Level (TaRL) berbantuan media papan diagram terbukti mampu menyelesaikan permasalahan hasil belajar matematika pada materi
UNESAUNESA Tradisi upacara Kasada merupakan warisan budaya masyarakat suku Tengger yang memiliki banyak makna dan nilai bagi kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan.Tradisi upacara Kasada merupakan warisan budaya masyarakat suku Tengger yang memiliki banyak makna dan nilai bagi kehidupan sosial, budaya, dan lingkungan.
UNESAUNESA Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. TeknikPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Teknik
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh media pembelajaran berbasis TPACK dengan bantuan aplikasi Articulate Storyline terhadap peningkatan kemampuanPenelitian ini bertujuan menguji pengaruh media pembelajaran berbasis TPACK dengan bantuan aplikasi Articulate Storyline terhadap peningkatan kemampuan
BALELITERASIBALELITERASI Dengan demikian, proses berpikir siswa masih berada pada tingkatan C1 (mengingat), pemahaman (C2), dan C3 (aplikasi). Penelitian ini bertujuan untuk (1)Dengan demikian, proses berpikir siswa masih berada pada tingkatan C1 (mengingat), pemahaman (C2), dan C3 (aplikasi). Penelitian ini bertujuan untuk (1)
UNESAUNESA Penggunaan bahan ajar dapat memperkaya proses pembelajaran, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pengetahuan akan materi yang diajarkan. Tujuan dariPenggunaan bahan ajar dapat memperkaya proses pembelajaran, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan pengetahuan akan materi yang diajarkan. Tujuan dari
STKIP JBSTKIP JB Guru membutuhkan model pembelajaran yang membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model ProblemGuru membutuhkan model pembelajaran yang membuat siswa aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model Problem
UNIBAUNIBA Latar Belakang: Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit pandemi Covid-19. Maka dari itu untuk memperkecil dan memutus rantai penyebaran Covid-19,Latar Belakang: Indonesia menjadi salah satu negara yang terjangkit pandemi Covid-19. Maka dari itu untuk memperkecil dan memutus rantai penyebaran Covid-19,
Useful /
ALIMSPUBLISHINGALIMSPUBLISHING Artinya ada perbedaan yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Hal ini dapat disimpulkanArtinya ada perbedaan yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa hipotesis alternatif (H1) diterima dan hipotesis nol (H0) ditolak. Hal ini dapat disimpulkan
UNESAUNESA Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif untuk membandingkan karakteristik atau fenomena yang ditelitiPenelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif untuk membandingkan karakteristik atau fenomena yang diteliti
UNESAUNESA Berdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh implementasi model Problem Based Learning dalam meningkatkanBerdasarkan hal tersebut menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima yang berarti terdapat pengaruh implementasi model Problem Based Learning dalam meningkatkan
UNESAUNESA Mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi cenderung menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan berbicaraMahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi cenderung menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan berbicara