UNESAUNESA

Jurnal Dialektika Pendidikan IPSJurnal Dialektika Pendidikan IPS

Partisipasi mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan memiliki peran strategis dalam pengembangan karakter dan keterampilan individu, termasuk kepercayaan diri. Organisasi kemahasiswaan di perguruan tinggi tidak hanya menjadi ruang aktualisasi diri, tetapi juga menjadi medium pembelajaran nyata di luar kelas yang mendukung pembentukan keterampilan sosial, kepemimpinan, dan kemandirian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (UNESA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik survei, di mana data diperoleh melalui kuesioner yang disebarkan kepada 100 mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan di lingkungan fakultas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara tingkat partisipasi dalam organisasi kemahasiswaan dengan kepercayaan diri mahasiswa. Aktivitas organisasi memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan interpersonal, kemampuan kepemimpinan, dan pengambilan keputusan, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan rasa percaya diri. Analisis regresi linier sederhana menunjukkan bahwa variabel partisipasi organisasi menjelaskan variasi kepercayaan diri secara signifikan. Selain itu, hasil uji validitas dan reliabilitas instrumen menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat keandalan yang tinggi.

Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya.Penelitian ini memliki tujuan untuk mengetahui pengaruh partisipasi organisasi kemahasiswaan terhadap kepercayaan diri mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Negeri Surabaya.Penelitian ini mengungkapkan bahwa partisipasi aktif mahasiswa dalam organisasi kemahasiswaan di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Surabaya berpengaruh terhadap kepercayaan diri mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara keterlibatan dalam organisasi dengan rasa percaya diri mahasiswa.Mahasiswa yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan organisasi cenderung menunjukkan peningkatan dalam berbagai aspek, termasuk kemampuan berbicara di depan umum, kemampuan mengambil keputusan, serta keterampilan interpersonal yang lebih baik.Penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial yang terjadi dalam konteks organisasi kemahasiswaan menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung bagi mahasiswa.Melalui pengalaman berorganisasi, mahasiswa dapat mengembangkan jaringan sosial yang luas dan memperkuat hubungan dengan rekan-rekan sejawat.Interaksi ini tidak hanya membantu dalam meningkatkan keterampilan sosial, tetapi juga berfungsi sebagai sarana bagi mahasiswa untuk merasa diakui dan dihargai, yang merupakan elemen penting dalam pembentukan kepercayaan diri mereka.Temuan penelitian ini sejalan dengan Teori Human Relations yang dipopulerkan oleh Elton Mayo, yang menekankan pentingnya interaksi sosial dan hubungan antar manusia dalam meningkatkan kesejahteraan individu.Pengalaman dalam organisasi memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar mengelola konflik, memimpin, dan berkolaborasi, yang semuanya berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri mereka.Namun, meskipun partisipasi dalam organisasi kemahasiswaan memberikan banyak manfaat, perlu dicatat bahwa keterlibatan yang berlebihan dapat berpotensi menimbulkan stres dan penurunan performa akademik.Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk menemukan keseimbangan antara aktivitas organisasi dan tanggung jawab akademik.Penelitian ini juga mencatat bahwa kepercayaan diri mahasiswa dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti, seperti manajemen waktu dan kemampuan dalam mengelola stres.Dengan mengoptimalkan partisipasi dalam organisasi, mahasiswa dapat meningkatkan rasa percaya diri mereka, yang pada akhirnya berdampak positif pada kesuksesan akademik dan kesejahteraan pribadi mereka di masa mendatang.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan yang berfokus pada dampak jangka panjang partisipasi organisasi kemahasiswaan terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana kepercayaan diri yang terbentuk melalui partisipasi organisasi dapat mempengaruhi kesuksesan akademik dan karier mahasiswa di masa depan. Selain itu, penelitian lanjutan dapat menyelidiki faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi kepercayaan diri mahasiswa, seperti dukungan sosial dari keluarga dan teman, serta strategi-strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kepercayaan diri secara berkelanjutan. Dengan memahami faktor-faktor ini, universitas dapat mengembangkan program-program yang lebih efektif untuk mendukung pengembangan kepercayaan diri mahasiswa dan meningkatkan kualitas pendidikan karakter secara keseluruhan.

  1. PERAN ORGANISASI MAHASISWA DALAM PEMBENTUKAN SIKAP DEMOKRATIS | Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan.... doi.org/10.37478/jpm.v4i1.2433PERAN ORGANISASI MAHASISWA DALAM PEMBENTUKAN SIKAP DEMOKRATIS Prima Magistra Jurnal Ilmiah Kependidikan doi 10 37478 jpm v4i1 2433
  2. Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Karakter Mahasiswa... doi.org/10.29303/jppipa.v6i1.323Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Karakter Mahasiswa doi 10 29303 jppipa v6i1 323
  3. Hubungan Keaktifan Organisasi Dengan Rasa Percaya Diri Pada Mahasiswa | Jurnal Bimbingan Konseling Flobamora.... doi.org/10.35508/jbkf.v1i3.11183Hubungan Keaktifan Organisasi Dengan Rasa Percaya Diri Pada Mahasiswa Jurnal Bimbingan Konseling Flobamora doi 10 35508 jbkf v1i3 11183
Read online
File size438.05 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test