UNIBIUNIBI

Economics Professional in Action (E-Profit)Economics Professional in Action (E-Profit)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan work overload, work stress, dan employee performance serta mencari tahu besaran pengaruh work overload, work stress, terhadap employee performance pada Organisasi Sektor Publik Sub Sektor Kesehatan UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung yang berjumlah 62 orang dengan menggunakan Teknik non probability sampling yaitu purposive sampling dengan menentukan sampel berdasarkan kriteria pegawai sebagai tenaga medis sebesar 40 sampel. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa work overload dan work stress berada pada kategori tinggi dan employee performance berada pada kategori rendah. Berdasarkan hasil uji determinansi work overload berpengaruh sebesar 42,3% terhadap employee performance, work stress berpengaruh sebesar 32,0% terhadap employee performance, work overload dan work stress berpengaruh sebesar 50,3% terhadap employee performance. Hasil penelitian secara parsial memiliki nilai thitung -4,043 > ttabel -2,026 dan nilai sig. 0,000 < 0,05 menunjukkan work overload berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee performance, nilai thitung -2,870 > ttabel -2,026 dan nilai sig. 0,007 < 0,05 menunjukkan work stress berpengaruh negatif dan signifikan terhadap employee performance. Secara simultan nilai Fhitung 20,702 > Ftabel 3,25 dan nilai sig. 0,000 < 0,05 menunjukkan work overload dan work stress berpengaruh signifikan terhadap employee performance.

Berdasarkan hasil penelitian deskriptif dan verifikatif yang telah dilakukan mengenai Work overload, Work stress dan Employee performance pada Organisasi Sektor Publik Sub Sektor Kesehatan (Studi Kasus UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung), maka dapat ditarik kesimpulan untuk hasil penelitian deskriptif sebagai berikut.Pertama, berdasarkan hasil penelitian pada tanggapan responden dapat diketahui pada nilai rata-rata dari skor keseluruhan yang telah diperoleh mengenai Work overload berada pada kategori tinggi.Pernyataan dengan nilai terbesar berada pada pernyataan “Saya merasa sangat terbebani ketika jumlah karyawan tidak sesuai dalam melaksanakan tugas yang ditentukan, dengan demikian dapat diketahui bahwa keadaan sebagian besar pegawai merasa sangat terbebani ketika jumlah karyawan tidak sesuai dalam melaksanakan tugas yang ditentukan.Sementara pada pernyataan Saya merasa terbebani ketika harus membuat keputusan dengan cepat pada saat melakukan suatu pekerjaan, diketahui bahwa para pegawai merasa tidak terbebani karena mereka merasa hal tersebut wajar terjadi pada pegawai dengan profesi sebagai tenaga medis.Maka dapat disimpulkan bahwa UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung memiliki Work overload dengan kapasitas yang tinggi.Kedua, berdasarkan hasil penelitian pada tanggapan responden dapat diketahui pada nilai rata-rata dari skor keseluruhan yang telah diperoleh mengenai Work stress berada pada kategori tinggi.Pernyataan dengan nilai terbesar berada pada pernyataan Pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuan saya membuat saya merasa stres, Diketahui sebagian besar pegawai merasa sangat stres karena melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan kemampuannya.Sementara pada pernyataan “Kurang jelasnya deskripsi pekerjaan membuat saya merasa stres memiliki nilai terkecil, dengan demikian diketahui bahwa pegawai tidak merasa stres mengenai kurang jelasnya deskripsi pekerjaan, karena pada dasarnya deskripsi pekerjaan yang diberikan oleh UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung sudah cukup jelas.Maka dapat disimpulkan bahwa UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung memiliki Work stress dengan kapasitas yang tinggi.Ketiga, berdasarkan hasil penelitian pada tanggapan responden dapat diketahui pada nilai rata-rata dari skor keseluruhan yang telah diperoleh mengenai Employee performance berada pada kategori rendah.Pernyataan dengan nilai terbesar berada pada pernyataan “Saya selalu memanfaatkan tenaga semaksimal mungkin dalam melaksanakan pekerjaan, dapat disimpulkan bahwa keadaan sebagian besar pegawai merasa telah memanfaatkan tenaga semaksimal mungkin dalam melaksanakan pekerjaan.Sementara pada pernyataan “Saya selalu menghasilkan capaian target yang ditetapkan oleh Puskesmas memiliki nilai terkecil, dengan demikian diketahui bahwa pegawai merasa tidak selalu menghasilkan capaian target yang telah ditetapkan.Maka dapat disimpulkan bahwa Employee performance pada UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung belum baik.Hasil penelitian verifikatif menunjukkan besaran pengaruh Work overload terhadap Employee performance pada Organisasi Sektor Publik Sub Sektor Kesehatan Studi Kasus UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung menunjukan hasil uji keofisien determinasi sebesar 42,3%, dengan t hitung yang lebih besar daripada t tabel.Semakin tinggi Work overload, maka semakin rendah Employee performance, begitu pula sebaliknya.Pihak berwenang disarankan untuk dapat lebih menstabilkan work overload sehingga kinerja karyawan pada UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung dapat meningkat.Sedangkan hasil penelitian mengenai besaran pengaruh Work stress terhadap Employee performance pada Organisasi Sektor Publik Sub Sektor Kesehatan Studi Kasus UPT Puskesmas Padasuka Kota Bandung, menunjukan hasil uji keofisien determinasi sebesar 32,0%, dengan t hitung lebih besar dengan t tabel sehingga hipotesis penelitian yang diajukan dapat diterima.Semakin tinggi Work stress, maka semakin rendah Employee performance, begitu pula sebaliknya.Work stress dapat dikurangi dengan memberikan pekerjaan sesuai pengetahuan dan kompetensi karyawan.Dengan Fhitung lebih besar daripada Ftabel maka disimpulkan bahwa variabel Work overload dan Work stress berpengaruh terhadap Employee performance.Semakin tinggi Work overload dan Work stress, maka semakin rendah Employee performance.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada strategi pengelolaan beban kerja dan stres kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Penelitian dapat dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi beban kerja dan stres kerja, serta mengembangkan strategi intervensi yang efektif. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi peran kepemimpinan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan mengurangi beban kerja berlebihan. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi dalam meningkatkan kinerja karyawan dan produktivitas organisasi secara keseluruhan.

Read online
File size378.23 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test