UNESAUNESA
Jurnal BK UNESAJurnal BK UNESAPemberian layanan bimbingan klasikal di SMK Negeri 13 Surabaya kurang optimal karena kurangnya tenaga BK sehingga terkadang guru BK berhalangan memasuki kelas akibat beban kerja yang terlalu besar dimana terdapat satu guru BK saja di sekolah, sementara itu peserta didik berjumlah 404. Sedangkan guru BK di SMK Dharma Bahari, diketahui bahwa tidak adanya buku konseling karena jumlah peserta didik berjumlah 2.244 dan hanya terdapat 6 guru BK saja sehingga beban kerja yang didapat juga cukup besar. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif komparatif untuk membandingkan karakteristik atau fenomena yang diteliti dan mengidentifikasi persamaan serta perbedaan antara berbagai kelompok atau variabel. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi. Pengambilan data dilakukan kepada kepala sekolah, guru BK, dan peserta didik. Hasil dari penelitian ini adalah supervisi memberikan dampak terhadap kinerja guru BK. Perubahan ditunjukkan oleh guru BK SMK Negeri 13 Surabaya adalah meningkatnya kolaborasi dengan wali kelas dan guru mata pelajaran untuk menangani permasalahan dan memantau perkembangan peserta didik. Sedangkan di SMK Dharma Bahari menunjukkan guru BK yang mampu berinovasi dalam memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan suatu aplikasi yang fungsinya mirip dengan buku konseling.
Supervisi di SMK Negeri 13 Surabaya dan SMK Dharma Bahari dilakukan secara sistematis dan mampu meningkatkan kinerja guru BK melalui teknik kunjungan kelas oleh kepala sekolah sebagai supervisor.Di SMK Negeri 13 Surabaya, supervisi mendorong peningkatan kolaborasi guru BK dengan wali kelas dan guru mata pelajaran dalam menangani permasalahan peserta didik.Di SMK Dharma Bahari, supervisi mendorong inovasi guru BK dalam mengembangkan aplikasi berbasis teknologi sebagai pengganti buku konseling yang fungsional dan sistematis.
Pertama, perlu diteliti bagaimana penerapan model supervisi kolaboratif antar guru BK di sekolah dengan jumlah peserta didik sangat besar namun jumlah guru BK terbatas, untuk melihat efektivitas kerja tim dalam mengatasi beban kerja. Kedua, perlu dikaji pengembangan dan implementasi aplikasi digital berbasis AI untuk sistem pencatatan konseling otomatis yang terintegrasi dengan data sekolah, agar mempermudah monitoring perkembangan peserta didik secara real-time. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi efektivitas supervisi daring (online supervision) bagi sekolah yang memiliki keterbatasan akses supervise langsung, termasuk bagaimana platform digital dapat digunakan untuk evaluasi kinerja dan pemberian umpan balik secara berkelanjutan. Penelitian-penelitian ini dapat melengkapi saran dalam paper tentang peningkatan kapasitas dan fasilitas, dengan mengarah pada solusi berbasis sistem, teknologi, dan pendekatan supervisi baru yang lebih fleksibel. Dengan demikian, hasil penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi pada pengembangan sistem bimbingan dan konseling yang lebih adaptif, efisien, dan berkelanjutan di berbagai konteks sekolah. Penekanan pada inovasi sistem dan pendekatan baru sangat penting mengingat keterbatasan sumber daya manusia yang menjadi akar permasalahan. Ide-ide ini tidak hanya menjawab masalah teknis, tetapi juga membuka ruang untuk transformasi layanan BK ke arah yang lebih modern dan responsif. Penelitian lanjutan perlu melibatkan uji coba prototipe, evaluasi partisipatif, dan analisis dampak jangka panjang terhadap kinerja guru dan kesejahteraan peserta didik. Dengan pendekatan yang lebih holistik dan inovatif, supervisi dapat menjadi pendorong utama peningkatan kualitas layanan BK di tengah keterbatasan yang ada.
- SUPERVISI BIMBINGAN DAN KONSELING DI INDONESIA: PROBLEMATIKA DAN ALTERNATIF SOLUSI | Nurismawan | Jurnal... ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/AN-NUR/article/view/7242SUPERVISI BIMBINGAN DAN KONSELING DI INDONESIA PROBLEMATIKA DAN ALTERNATIF SOLUSI Nurismawan Jurnal ojs uniska bjm ac index php AN NUR article view 7242
- Pelatihan Penyusunan Program BK Masa Pandemi Covid-19 bagi Guru BK MTs di Kabupaten Probolinggo | Wiyono... doi.org/10.26877/e-dimas.v14i2.11732Pelatihan Penyusunan Program BK Masa Pandemi Covid 19 bagi Guru BK MTs di Kabupaten Probolinggo Wiyono doi 10 26877 e dimas v14i2 11732
| File size | 340.5 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Dasar pertimbangan penentuan lokasi ini karena banyak siswa yang belum memahami dengan baik pentingnya sholat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakanDasar pertimbangan penentuan lokasi ini karena banyak siswa yang belum memahami dengan baik pentingnya sholat. Berdasarkan hasil penelitian, dapat dikatakan
UM SURABAYAUM SURABAYA Literasi dan numerasi merupakan keterampilan penting yang membantu manusia memahami dan menyelesaikan masalah sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangiLiterasi dan numerasi merupakan keterampilan penting yang membantu manusia memahami dan menyelesaikan masalah sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangi
IPMAFAIPMAFA Metode penelitian menggunakan etnografi untuk mengamati interaksi sosial, ritual keagamaan dan metode komunikasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkanMetode penelitian menggunakan etnografi untuk mengamati interaksi sosial, ritual keagamaan dan metode komunikasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan
UNESAUNESA Pengembangan multimedia kebencanaan dilakukan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu (Define, Design, Develop dan Disseminate). Hasil uji kelayakan multimediaPengembangan multimedia kebencanaan dilakukan menggunakan model pengembangan 4D, yaitu (Define, Design, Develop dan Disseminate). Hasil uji kelayakan multimedia
UNESAUNESA Oleh sebab itu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) mempunyai kelebihan dalam proses pembelajaran akan lebih menarik, karenaOleh sebab itu penerapan model pembelajaran kooperatif tipe think pair share (TPS) mempunyai kelebihan dalam proses pembelajaran akan lebih menarik, karena
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Hasil temuan menunjukkan bahwa: Pertama, Penerapan kurikulum Merdeka Belajar di MTs Ja-alHaq telah dimulai selama sekitar satu tahun yang berlangsung secaraHasil temuan menunjukkan bahwa: Pertama, Penerapan kurikulum Merdeka Belajar di MTs Ja-alHaq telah dimulai selama sekitar satu tahun yang berlangsung secara
POLNAMPOLNAM Hasil penelitian menunjukan bahwa jumlah produk dagangan yang terjual, volume penjualan dan pendapatan yang diperoleh pedagang mengalami peningkatan padaHasil penelitian menunjukan bahwa jumlah produk dagangan yang terjual, volume penjualan dan pendapatan yang diperoleh pedagang mengalami peningkatan pada
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Hasil analisis data menunjukkan bahwa RPP guru kimia yang menjadi sampel pada kegiatan tersebut berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 81,25.Hasil analisis data menunjukkan bahwa RPP guru kimia yang menjadi sampel pada kegiatan tersebut berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 81,25.
Useful /
STIE TDNSTIE TDN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad ijarah pada PT. Adira Finance Tbk. serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN–MUI.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad ijarah pada PT. Adira Finance Tbk. serta menilai kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN–MUI.
UNESAUNESA Nilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen sebesar 86,25, lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 81,50. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkanNilai rata-rata posttest siswa kelas eksperimen sebesar 86,25, lebih tinggi dibanding kelas kontrol sebesar 81,50. Selain itu, hasil N-Gain menunjukkan
UNESAUNESA Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial antara murid reguler dan murid inklusi berlangsung secara bertahap dan bersifat dinamis. Bentuk interaksiHasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi sosial antara murid reguler dan murid inklusi berlangsung secara bertahap dan bersifat dinamis. Bentuk interaksi
UMBUMB Nilai rata-rata hasil postes siswa kelas IV-V yang menggunakan metode drill adalah 87,3, sedangkan siswa kelas II-III yang menggunakan metode konvensionalNilai rata-rata hasil postes siswa kelas IV-V yang menggunakan metode drill adalah 87,3, sedangkan siswa kelas II-III yang menggunakan metode konvensional