AN NURAN NUR

Al Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamAl Wildan: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Artikel ini membahas analisis kritis pendidikan akhlak bagi peserta didik (Rancang Bangun pemikiran Prof. Dr.Hamka), Pendidikan dimasa sekarang ini banyak mengalami dekandensi moral serta hilangnya nilai-nilai sosial yang banyak ditandai dengan adanya pergaulan bebas, minuman keras, tawuran, narkoba, dan masih banyak lagi hal-hal yang keluar dari akhlaq. Hal ini adalah sebagian dari perilaku menyimpang di kalangan remaja, pemuda serta masyarakat. Selanjutnya Hamka seorang saintis dan tokoh intelektual Indonesia, Prof. Dr. Hamka. Sebagaimana difahami bahwa karakter memegang peran yang sangat penting dalam membentuk sikap dan prilaku seseorang, baik sebagai individu, masyarakat, dan bangsa, agar bisa mencapai tujuan hidup sesuai dengan tuntunan yang benar. Pengembangan karakter menjadi urgent, ditengah berkembangnya sikap dan perilaku yang bertentangan dengan nilai (norma), baik nilai (norma) agama maupun budaya. Penelitian ini merupakan penelitian pustaka (Library Research) yang datanya diperoleh dari hasil membaca dan pengumpulan buku-buku yang barkaitan dengan penelitian, seperti data primer dan data sekunder. Setelah mendapatkan data, kemudian data tersebut diolah dengan menggunakan metode membaca pada tahap simbolik, yakni membaca yang dilakukan tidak menyeluruh melainkan menangkap isi dari data tersebut, membaca pada tingkat semantik, yakni membaca secara terinci, terurai, dan menangkap esensi dari data tersebut. Kemudian data-data tersebut dianalisa dengan menggunakan metode Verstehen, Holistika, dan Interprentasi. Pengembangan karakter berdasarkan nilai tauhid, baik yang bersumber dari alQuran dan al-Hadits secara tekstual maupun bersumber dari pemikiran para ilmuan Islam, seperti Hamka merekonstruksi pemikiran dan konsep ini bertujuan untuk mempersiapkan manusia, khususnya saintis muslim baru yang selalu memiliki komitmen keIslaman, sebagai petunjuk pengelolaan kehidupan yang benar.

Ajaran yang di bawa oleh para Nabi sejak awal hingga masa sebelum lahirnya agama Islam, selalu menjaga martabat kemanusiaan agar tidak mengalami penurunan yang berakibat menyamai martabat kebinatangan.Kedudukan akhlak dalam Islam sangatlah penting, karena akhlak merupakan buah dari tauhid yang tertanam dalam jiwa manusia.Penanaman adab dan budi pekerti dalam diri anak hendaknya dilakukan sedini mungkin.Upaya ini dilakukan dengan cara menanamkan kebiasaan hidup yang baik.Pendidikan akhlak mempunyai urgensi yang sangat asasi dalam kesejahteraan kehidupan di dunia dan akhirat.Pendidikan akhlak pun mempunyai peran vital untuk membangkitkan masyarakat dari kebobrokan tingkah laku menuju masyarakat islami.Bahkan hampir semua permasalahan kehidupan, baik di tingkat individu, keluarga maupun masyarakat muncul karena minimnya akhlak yang dimiliki oleh manusia dewasa ini.Pembahasan akhlak tidak pantas dijadikan sebagai pembahasan sampingan atau pembahasan pelengkap sehingga diposisikan pada posisi kedua apalagi nomor urut akhir.Akhlak juga bukanlah sifat pelengkap untuk sifat-sifat kebaikan seorang manusia yang jika diabaikan tidak akan merusak aturan kehidupan.Akhlak merupakan inti dari kepribadian seorang muslim dan kepribadian umat, sehingga harus menjadi pondasi bagi kehidupan manusia.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif antara pemikiran Prof. Dr. Hamka dengan pemikiran para pemikir Islam lainnya mengenai pendidikan akhlak. Selain itu, dapat juga dilakukan penelitian empiris untuk menguji efektivitas penerapan konsep pendidikan akhlak Hamka dalam meningkatkan moralitas peserta didik. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan dan hambatan dalam penerapan konsep pendidikan akhlak Hamka di berbagai konteks pendidikan, seperti sekolah, pesantren, atau lembaga pendidikan lainnya. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif dalam pengembangan pendidikan akhlak di Indonesia.

Read online
File size316.23 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test