STIM LPISTIM LPI
Jurnal Online Manajemen ELPEIJurnal Online Manajemen ELPEITujuan penelitian ini adalah 1) Untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar, 2) Untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar, 3) Untuk menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar, dan 4) Untuk menganalisis secara simultan pengaruh budaya organisasi, kompetensi dan motivasi terhadap kinerja guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis Regresi Berganda. Data penelitian diperoleh dari guru Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar yang berjumlah 50 orang. Pendekatan penelitian adalah pendekatan kausal yang bersifat explanatory.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya organisasi, kompetensi, dan motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru pada Madrasah Ibtidaiyah di Polewali Mandar.Semakin baik budaya organisasi, kompetensi, dan motivasi kerja guru, maka akan semakin baik pula kinerja guru.Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa peningkatan pada ketiga faktor tersebut dapat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kinerja guru di Madrasah Ibtidaiyah.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai peran kepemimpinan kepala sekolah dalam membentuk budaya organisasi yang positif dan suportif bagi guru. Selain itu, studi lebih lanjut dapat menginvestigasi pengaruh pelatihan dan pengembangan profesional yang lebih spesifik terhadap peningkatan kompetensi guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi pembelajaran modern. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi faktor-faktor motivasi yang paling efektif bagi guru di Madrasah Ibtidaiyah, serta bagaimana faktor-faktor tersebut dapat dioptimalkan melalui kebijakan dan program sekolah yang tepat. Penelitian ini penting untuk menggali strategi pemberdayaan guru yang komprehensif dan berkelanjutan, yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi dan motivasi kerja, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, kolaboratif, dan berorientasi pada kualitas pembelajaran. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan di Madrasah Ibtidaiyah dapat terus ditingkatkan demi menghasilkan generasi penerus yang berkualitas dan berdaya saing. Penelitian lebih lanjut juga dapat menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengalaman dan persepsi guru terkait budaya organisasi, kompetensi, dan motivasi mereka.
| File size | 556.43 KB |
| Pages | 17 |
| DMCA | Report |
Related /
ECOJOINECOJOIN Penelitian ini diawali dengan adanya fenomena mengenai perbedaan kepentingan antara pemerintah dengan wajib pajak yang dapat menimbulkan tindakan penghindaranPenelitian ini diawali dengan adanya fenomena mengenai perbedaan kepentingan antara pemerintah dengan wajib pajak yang dapat menimbulkan tindakan penghindaran
AFEBIAFEBI Budaya organisasi yang mengintegrasikan nilai Smart, Accountable, Integrity, Loyalty, serta nilai inti ASN BERAKHLAK berperan sebagai pedoman perilakuBudaya organisasi yang mengintegrasikan nilai Smart, Accountable, Integrity, Loyalty, serta nilai inti ASN BERAKHLAK berperan sebagai pedoman perilaku
KOMPETIFKOMPETIF Therefore, to make activities effective for the success of the contribution of leadership and competence to employee performance through motivation asTherefore, to make activities effective for the success of the contribution of leadership and competence to employee performance through motivation as
UIRUIR Data dianalisis menggunakan regresi linier multiple. Hasil menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pengurusData dianalisis menggunakan regresi linier multiple. Hasil menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pengurus
AFEBIAFEBI Secara keseluruhan, seluruh variabel memiliki rata-rata yang tinggi dengan kategori 3,41–4,20, dan variabel kebanggaan terhadap institusi mencatat nilaiSecara keseluruhan, seluruh variabel memiliki rata-rata yang tinggi dengan kategori 3,41–4,20, dan variabel kebanggaan terhadap institusi mencatat nilai
KOMPETIFKOMPETIF Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan data primer yang diperoleh dari 79 perawat di dua rumah sakitMetode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan data primer yang diperoleh dari 79 perawat di dua rumah sakit
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Nilai-nilai inti yang menjadi fokus kajian dalam pengembangan budaya sekolah Islami adalah internalisasi nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-QuranNilai-nilai inti yang menjadi fokus kajian dalam pengembangan budaya sekolah Islami adalah internalisasi nilai-nilai Islam yang bersumber dari Al-Quran
UNYUNY Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesepuluh hipotesis yang diajukan berpengaruh langsung terhadap hal-hal terkait yang dikaji. Berdasarkan penerimaanHasil penelitian menunjukkan bahwa kesepuluh hipotesis yang diajukan berpengaruh langsung terhadap hal-hal terkait yang dikaji. Berdasarkan penerimaan
Useful /
STIM LPISTIM LPI Pada variabel Harga diharapkan perusahaan dapat meningkatkan keterjangkauan harga kepada setiap konsumen agar memudahkan konsumen dalam menagambil sebuahPada variabel Harga diharapkan perusahaan dapat meningkatkan keterjangkauan harga kepada setiap konsumen agar memudahkan konsumen dalam menagambil sebuah
UNYUNY Penentuan kelompok kontrol dan eksperimen dilakukan melalui pengundian. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan data dianalisis dengan statistikPenentuan kelompok kontrol dan eksperimen dilakukan melalui pengundian. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar dan data dianalisis dengan statistik
UNYUNY Model pembelajaran multikultural mengajak siswa menghargai berbagai perbedaan dan membangun kohesivitas sosial di Indonesia yang beragam. Di SMA Sang Timur,Model pembelajaran multikultural mengajak siswa menghargai berbagai perbedaan dan membangun kohesivitas sosial di Indonesia yang beragam. Di SMA Sang Timur,
UNYUNY Rancangan model dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap ketiga. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Program Keahlian Penjualan, guru ekonomi,Rancangan model dalam penelitian ini hanya sampai pada tahap ketiga. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI Program Keahlian Penjualan, guru ekonomi,