UIN MATARAMUIN MATARAM

Tahiro : Journal of Peace and Religious MederationTahiro : Journal of Peace and Religious Mederation

Komunitas agama harus dipahami sebagai tanda kekuasaan Tuhan atas umat manusia. Keragaman merupakan sebuah kenyataan yang tidak dapat disangkal, karena setiap manusia memiliki perbedaan dalam hal pendidikan, lingkungan, sosial-budaya, etnis, bahasa, dan pengalaman hidup yang berbeda-beda. Perbedaan-perbedaan ini seharusnya dipandang dari sudut pandang ontologis-teologis. Agama-agama diibaratkan seperti lilin di malam hari; setiap manusia akan merasa cemas jika tidak ada lilin yang menyala di sekelilingnya. Semua lilin tersebut akan memberikan cahaya bagi umat manusia di tengah kegelapan hidupnya di dunia ini. Setiap agama pasti memiliki nilai-nilai universal yang dapat dipetik dari kehidupan komunitas beragama. Pesan-pesan dari para nabi (orang-orang suci) seharusnya menjadi petunjuk bagi umat manusia untuk mencapai kebahagiaan dan terhindar dari kegelapan. Artikel ini akan menguraikan nilai-nilai universal yang terdapat dalam komunitas beragama.

Sebagai catatan penutup dari tulisan ini, pinjaman dari analisis Farid Esack mengenai keberagaman agama menyatakan bahwa beragamnya jalan dan agama yang ada adalah manifestasi dari kehendak Tuhan agar umat manusia saling berlomba dalam berbuat kebaikan.Dalam kompetisi spiritual ini, terdapat setidaknya empat implikasi yang harus dikenali oleh setiap komunitas agama.1) Amal yang diakui dan dihargai bukanlah monopoli satu kelompok tertentu di antara para pesaing.2) Sang hakim (dalam hal ini, Tuhan) harus tetap di atas dan di luar kepentingan sempit para peserta.3) Klaim setiap pesaing bahwa ia memiliki hubungan lebih dekat dengan hakim—atau lebih disukai daripada yang lain—tidak ada gunanya dan dapat merugikan diri mereka sendiri.4) Hasil dari kompetisi yang adil tidak dapat diketahui sampai perlombaan benar-benar selesai.

Bagaimana kita dapat mengeksplorasi lebih dalam nilai kebersamaan antaragama yang dapat mengurangi kesalahpahaman dan meningkatkan toleransi? Penelitian berikutnya bisa difokuskan pada peran tokoh agama di Indonesia dalam membangun dialog yang konstruktif antara komunitas yang berbeda, sehingga kita dapat mengidentifikasi strategi terbaik untuk menciptakan pesannya. Selain itu, penelitian dapat dilakukan mengenai dampak konkret dari pesan-pesan moral yang Bersumber dari ajaran agama pada perilaku sosial masyarakat. Melalui penelitian ini, kita berharap dapat menemukan metode baru untuk meningkatkan kerjasama dan saling pengertian dalam keberagaman agama di masyarakat.

  1. #bandar udara#bandar udara
  2. #perilaku sosial#perilaku sosial
Read online
File size358.46 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-1ek
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test