KOMPETIFKOMPETIF

Jurnal Daya SaingJurnal Daya Saing

This study aims to analyze the influence of competence, organizational culture, and work life balance on work motivation among employees at PT. BPR Bank Buleleng 45 (Perseroda). The background of this research is based on the fact that the target for optimal credit distribution realization has not yet been achieved, despite various strategies having been implemented, indicating low employee work motivation. Data were collected through questionnaires distributed to 30 employees and analyzed using the Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) method. The results of the study show that both organizational culture and competence have a positive and significant effect on work motivation, whereas work life balance has a negative but significant effect. A conducive organizational culture and high employee competence can increase work motivation, while poor management of work-life balance can reduce work enthusiasm. This research emphasizes the importance of creating a supportive work environment and improving human resource quality to support the achievement of company targets. The findings are expected to serve as a consideration in the formulation of human resource management policies in the banking sector, especially at BPR.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa budaya organisasi memiliki peran positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, kompetensi juga berperan positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, dan work life balance memiliki peran negatif namun signifikan terhadap motivasi kerja.Temuan ini mengindikasikan bahwa budaya organisasi dan kompetensi karyawan dapat meningkatkan motivasi kerja, sementara pengelolaan work life balance yang buruk dapat menurunkan motivasi kerja.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi lebih dalam mengenai faktor-faktor spesifik dalam budaya organisasi yang paling berpengaruh terhadap motivasi kerja karyawan di BPR. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model intervensi untuk meningkatkan work life balance karyawan, dengan mempertimbangkan karakteristik unik pekerjaan di sektor perbankan. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan motivasi kerja dan work life balance antara karyawan BPR dengan karyawan bank lain yang lebih besar, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif mengenai dinamika motivasi kerja dan work life balance di sektor perbankan, serta memberikan rekomendasi yang lebih spesifik dan efektif bagi para pembuat kebijakan dan praktisi di bidang sumber daya manusia.

Read online
File size996.8 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test