UNSURIUNSURI
JURNAL LEGISIAJURNAL LEGISIAJaksa adalah Pejabat fungsional yang diberi wewenang oleh Undang-Undang untuk melakukan penuntutan. Dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, bahwa pada setiap tingkatan diversi diupayakan diversi, konsep diversi adalah pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar sistem peradilan pidana. Penerapan konsep diversi berpengaruh terhadap peran jaksa dalam menjalankan dan melaksanakan tugasnya. Peraturan Jaksa Agung Nomor 006/A/J.A/2015 tentang pedoman diversi di tingkat penuntutan mewajibkan aparat penegak hukum, khususnya Jaksa Penuntut Umum, untuk menangani kasus anak dengan menggunakan pendekatan restorative justice dan mengupayakan d iversion. Demikian pula kasus No. 8/Pid.Sus-Anak/2015/PN. Sumber daya alam perlu dilakukan proses diversi, tujuan penelitian ini adalah agar masyarakat lebih paham, tentang diversi kasus anak yang berhadapan dengan hukum, karena selama ini banyak kasus anak yang berhadapan dengan hukum, yang tidak menggunakan diversi dalam menyelesaikan kasus anak. Metode penelitian yang digunakan dengan pendekatan yuridis dan empiris normatif, berdasarkan hasil penelitian di Kejaksaan Negeri Sidoarjo mengenai proses diversi tidak sepenuhnya sesuai dengan ketentuan undang-undang, tetapi telah mementingkan prinsip kepentingan terbaik bagi anak.
Peran jaksa dalam penerapan kebijakan diversi dalam tahap penuntutan terhadap anak pelaku tindak pidana yaitu sebagai fasilitator, yang memberi pandangan dari sudut lain untuk menyelesaikan masalah kapada para pihak.Hambatan yang dihadapi oleh jaksa dalam penerapan kebijakan diversi terhadap anak pelaku tindak pidana yaitu sulit mendamaikan para pihak agar tercapainya kesepakatan yang mementingkan kepentingan anak.Upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah memberikan pengertian terhadap keluarga dan anak pelaku dan korban mengenai kasus yang dihadapi dengan secara rinci dan jelas serta kemungkinan-kemungkinan selanjutnya yang akan terjadi.
Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami efektivitas diversi dalam kasus anak dengan mempertimbangkan perspektif korban dan pelaku secara mendalam. Studi longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari diversi terhadap perilaku anak dan pemulihan korban. Selain itu, penelitian kualitatif dapat menggali pengalaman jaksa dalam menerapkan diversi, mengidentifikasi tantangan, dan merumuskan strategi untuk meningkatkan implementasi diversi yang lebih efektif. Penting juga untuk meneliti peran mediasi restoratif dalam proses diversi, mencari tahu bagaimana mediasi ini dapat membantu mencapai kesepakatan yang memuaskan semua pihak. Lalu, membandingkan efektivitas berbagai model diversi, seperti program bimbingan, pelayanan masyarakat, dan restitusi, untuk menentukan pendekatan yang paling efektif dalam mengurangi residivisme dan mempromosikan keadilan restoratif.
| File size | 429.98 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Jika memungkinkan, wali dapat menginvestasikan harta tersebut untuk menjaga nilai harta hingga anak dewasa, tetapi investasi ini harus dilakukan denganJika memungkinkan, wali dapat menginvestasikan harta tersebut untuk menjaga nilai harta hingga anak dewasa, tetapi investasi ini harus dilakukan dengan
JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR Sasaran utama tindak pidana pencabulan seringkali terjadi pada anak di bawah umur. Tindak pidana pencabulan yang terjadi dapat menimbulkan dampak jangkaSasaran utama tindak pidana pencabulan seringkali terjadi pada anak di bawah umur. Tindak pidana pencabulan yang terjadi dapat menimbulkan dampak jangka
STISASABANGSTISASABANG Pola komunikasi orang tua tunggal dalam membentuk kedisiplinan melaksanakan ajaran Islam di Kecamatan Medan Helvetia; 2). Dampak dari kurangnya komunikasiPola komunikasi orang tua tunggal dalam membentuk kedisiplinan melaksanakan ajaran Islam di Kecamatan Medan Helvetia; 2). Dampak dari kurangnya komunikasi
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus untuk menganalisis regulasi, putusan yudisial, dan implikasi praktik pengingkaranPenelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dan studi kasus untuk menganalisis regulasi, putusan yudisial, dan implikasi praktik pengingkaran
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Ketidakefektifan pelaksanaan putusan pengadilan, bias gender dalam praktik yudisial, dan kekakuan dalam penafsiran pasal-pasal KHI menjadi hambatan utamaKetidakefektifan pelaksanaan putusan pengadilan, bias gender dalam praktik yudisial, dan kekakuan dalam penafsiran pasal-pasal KHI menjadi hambatan utama
STIHALBANNASTIHALBANNA Indonesia merupakan negara hukum (Pasal 1 ayat (2) UUD 1945) yang memiliki kewajiban untuk melakukan perlindungan dan pengakuan akan hak asasi manusiaIndonesia merupakan negara hukum (Pasal 1 ayat (2) UUD 1945) yang memiliki kewajiban untuk melakukan perlindungan dan pengakuan akan hak asasi manusia
NEOLECTURANEOLECTURA Nnk. Pelaku yang berusia dewasa melakukan hubungan seksual dengan anak laki-laki berusia 16 tahun secara berulang selama 2019-2021. Studi normatif yuridisNnk. Pelaku yang berusia dewasa melakukan hubungan seksual dengan anak laki-laki berusia 16 tahun secara berulang selama 2019-2021. Studi normatif yuridis
NEOLECTURANEOLECTURA Pendekatan yuridis normatif adalah pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukumPendekatan yuridis normatif adalah pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum
Useful /
STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU Rute distribusi yang direkomendasikan dapat mengurangi waktu tempuh dan konsumsi BBM secara signifikan. Hasil ini membuktikan bahwa optimisasi rute denganRute distribusi yang direkomendasikan dapat mengurangi waktu tempuh dan konsumsi BBM secara signifikan. Hasil ini membuktikan bahwa optimisasi rute dengan
JITERAJITERA Oleh karena itu, keberhasilan penerapan AI memerlukan kolaborasi antara pendidik, pembuat kebijakan, dan pengembang teknologi, serta pelatihan berkelanjutanOleh karena itu, keberhasilan penerapan AI memerlukan kolaborasi antara pendidik, pembuat kebijakan, dan pengembang teknologi, serta pelatihan berkelanjutan
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Pendidikan pra nikah memiliki urgensi yang semakin meningkat seiring dengan kompleksitas kondisi sosial di Indonesia, termasuk tingginya angka pernikahanPendidikan pra nikah memiliki urgensi yang semakin meningkat seiring dengan kompleksitas kondisi sosial di Indonesia, termasuk tingginya angka pernikahan
STAIDAPONDOKKREMPYANGSTAIDAPONDOKKREMPYANG Artikel ini memusatkan perhatian pada tradisi perjodohan berdasarkan weton dan pasaran (elemen kalender Jawa) dari perspektif Maqāṣid al‑Sharīah.Artikel ini memusatkan perhatian pada tradisi perjodohan berdasarkan weton dan pasaran (elemen kalender Jawa) dari perspektif Maqāṣid al‑Sharīah.