UNZAHUNZAH

At- Ta'lim : Jurnal PendidikanAt- Ta'lim : Jurnal Pendidikan

Organisasi Kemahasiswaan memiliki peran yang sangat besar dalam pengembangan karakter kepemimpinan mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji urgensi organisasi kemahasiswaan dalam mengembangkan karakter kepemimpinan teoritis Gibson di SMK Al Futuh Tikung Lamongan dengan menggunakan pendekatan dan penelitian kualitatif berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini, yang pertama adalah kegiatan organisasi kemahasiswaan Himpunan Mahasiswa NU di SMK Al Futuh, karakter kepemimpinan yang dilakukan dengan memperhatikan tiga komponen utama yaitu kepribadian, motivasi dan kemampuan sudah dilaksanakan dengan baik oleh mahasiswa yang tergabung dalam organisasi kemahasiswaan, ketiga komponen ini saling menembus dan saling mempengaruhi sehingga dapat mengembangkan karakter kepemimpinan mahasiswa yang baik dan yang ketiga adalah urgensi organisasi mahasiswa dalam mengembangkan karakter kepemimpinan mahasiswa sebagai organisasi mahasiswa, kaderisasi mahasiswa dan perjuangan mahasiswa pedoman.

Karakter kepemimpinan siswa dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan di Ikatan Pelajar NU SMK Al-Futuh Tikung Lamongan seperti rapat kerja, LDKS, dan peringatan hari santri.Ketiga komponen teori Gibson—kepribadian, motivasi, dan kemampuan—telah diterapkan secara baik dan saling memengaruhi dalam pengembangan karakter kepemimpinan siswa.Organisasi Ikatan Pelajar NU memiliki tiga peran utama.sebagai wadah organisasi pelajar, sebagai media kaderisasi, serta sebagai pedoman perjuangan pelajar berbasis nilai-nilai Nahdlatul Ulama.

Pertama, perlu diteliti bagaimana pengaruh jenis kegiatan ekstrakurikuler tertentu di luar struktur organisasi pelajar, seperti kompetisi akademik atau seni, terhadap pembentukan karakter kepemimpinan siswa dibandingkan dengan kegiatan dalam Ikatan Pelajar NU. Kedua, penting untuk mengeksplorasi bagaimana dinamika gender dalam organisasi pelajar memengaruhi pengembangan kepemimpinan, terutama dalam konteks keterlibatan pelajar perempuan dan laki-laki di Ikatan Pelajar NU, guna memahami hambatan dan peluang yang mereka hadapi. Ketiga, perlu dikaji efektivitas integrasi nilai-nilai teori Gibson ke dalam kurikulum formal sekolah, bukan hanya melalui organisasi ekstrakurikuler, untuk melihat apakah pendekatan formal dapat memperkuat pembentukan karakter kepemimpinan secara lebih sistematis dan merata di seluruh siswa, termasuk yang tidak aktif dalam organisasi.

  1. #pengembangan karakter#pengembangan karakter
  2. #motivasi guru#motivasi guru
Read online
File size772.67 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2Jf
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test