PRINPRIN
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMJURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui VIII SMP Negeri 29 Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII-7 SMP Negeri 29 Medan yang berjumlah 33 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Rata-rata nilai kemampuan menginterpretasi siswa adalah 76,01 yang menunjukkan bahwa indikator interpretasi siswa berada pada kategori tinggi. (2) Rata-rata nilai siswa dalam menganalisis pada tes kemampuan berpikir kritis matematis adalah 64,39 yang menunjukkan bahwa indikator analisis siswa berada pada kategori sedang. (3) Rata-rata nilai kemampuan siswa dalam indikator evaluasi pada tes kemampuan berpikir kritis matematis adalah 41,48 yang menunjukkan bahwa indikator evaluasi siswa berada pada kategori rendah. Sehingga disimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi hanya mampu memenuhi 2 indikator berpikir kritis yaitu pada indikator menginterpretasi dan menganalisis, 2 siswa dengan kemampuan matematika sedang hanya mampu memenuhi 2 indikator berpikir kritis dan siswa dengan kemampuan matematika rendah terdapat 1 siswa hanya memenuhi 1 indikator berpikir kritis di salah satu nomor soal yaitu pada indikator mengevaluasi pada soal nomor 3.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa siswa dengan kemampuan matematika tinggi hanya mampu memenuhi indikator interpretasi dan analisis.Siswa dengan kemampuan matematika sedang hanya mampu memenuhi dua indikator berpikir kritis, sementara siswa dengan kemampuan matematika rendah hanya mampu memenuhi satu indikator, yaitu evaluasi pada soal tertentu.Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan dalam penguasaan indikator berpikir kritis matematis pada berbagai tingkat kemampuan siswa.Oleh karena itu, diperlukan strategi pembelajaran yang lebih terarah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa secara menyeluruh.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya kemampuan evaluasi dan inferensi siswa, seperti gaya belajar, motivasi, atau metode pengajaran yang digunakan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang secara spesifik dirancang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa, dengan mempertimbangkan perbedaan tingkat kemampuan awal mereka. Model ini dapat mengintegrasikan pendekatan problem-based learning, project-based learning, atau metode pembelajaran lainnya yang terbukti efektif. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi pengaruh pelatihan guru dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa, dengan memberikan guru pemahaman mendalam tentang indikator-indikator berpikir kritis dan strategi untuk mengintegrasikannya ke dalam pembelajaran sehari-hari. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan matematika di Indonesia, khususnya dalam membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis yang esensial untuk menghadapi tantangan abad ke-21.
- Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Berdasarkan Soal Berbasis TIMSS | JURNAL RISET RUMPUN... prin.or.id/index.php/JURRIMIPA/article/view/2576Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Berdasarkan Soal Berbasis TIMSS JURNAL RISET RUMPUN prin index php JURRIMIPA article view 2576
- Home Page. home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies... Doi.OrgHome Page home page foundation profit organization govern digital object identifier system behalf agencies Doi Org
- Himpunan Kritis pada Graf Bintang | JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM. himpunan... prin.or.id/index.php/JURRIMIPA/article/view/2556Himpunan Kritis pada Graf Bintang JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM himpunan prin index php JURRIMIPA article view 2556
- ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL TIPE PISA | Transformasi :... doi.org/10.36526/tr.v5i1.1185ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP DALAM MENYELESAIKAN SOAL SOAL TIPE PISA Transformasi doi 10 36526 tr v5i1 1185
| File size | 856.29 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
NALANDANALANDA Penggunaan media film animasi yang tepat serta peningkatan minat belajar siswa dapat berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, khususnyaPenggunaan media film animasi yang tepat serta peningkatan minat belajar siswa dapat berkontribusi positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, khususnya
UNISAPUNISAP Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem BasedPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas V sekolah dasar melalui penerapan model pembelajaran Problem Based
MAHESA CENTERMAHESA CENTER Penelitian ini menegaskan bahwa Edmodo sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi mampu mendukung pembelajaran Seni Budaya dengan cara yangPenelitian ini menegaskan bahwa Edmodo sebagai media pembelajaran berbasis teknologi informasi mampu mendukung pembelajaran Seni Budaya dengan cara yang
UIN MALANGUIN MALANG Pertama, Perencanaan program prakerin di SMK S Mahardika Karangploso yaitu a). pemilahan Kompetensi dan Pemilahan Industri yaitu menganalisis KompetensisPertama, Perencanaan program prakerin di SMK S Mahardika Karangploso yaitu a). pemilahan Kompetensi dan Pemilahan Industri yaitu menganalisis Kompetensis
STAIALAMISTAIALAMI Guru sudah menerapkan metode dan media pembelajaran serta evaluasi sebagai umpan balik, tetapi pemahaman program RSBI tidak menyeluruh dan penggunaan bahasaGuru sudah menerapkan metode dan media pembelajaran serta evaluasi sebagai umpan balik, tetapi pemahaman program RSBI tidak menyeluruh dan penggunaan bahasa
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Temuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas Model Pembelajaran CORE dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan kinerjaTemuan ini konsisten dengan penelitian sebelumnya yang menunjukkan efektivitas Model Pembelajaran CORE dalam meningkatkan keterlibatan siswa dan kinerja
PRINPRIN Penelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sunggal yang berjumlah 28 siswa. HasilPenelitian ini merupakan Penelitian Tidakan Kelas. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Sunggal yang berjumlah 28 siswa. Hasil
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistika deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kemampuanData yang diperoleh dianalisis dengan analisis statistika deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh kemampuan
Useful /
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Hasil analisis Anova menunjukkan perbedaan yang bermakna pada seluruh perlakuan dimana p>sig. Sehingga hasil signifikan yang artinya ada pengaruh pemberianHasil analisis Anova menunjukkan perbedaan yang bermakna pada seluruh perlakuan dimana p>sig. Sehingga hasil signifikan yang artinya ada pengaruh pemberian
UIN MALANGUIN MALANG Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penggunaan aplikasi inventaris berbasis web akan mempermudah dan mengoptimalkan pemeliharaan, pengawasan, penghapusan,Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penggunaan aplikasi inventaris berbasis web akan mempermudah dan mengoptimalkan pemeliharaan, pengawasan, penghapusan,
UIN MALANGUIN MALANG Terkadang ditemukan ketidaksesuian antara yang tertulis di RPP dengan pengalaman belajar dalam action kelas. Tidak dilakukannya Penelitian Tindakan KelasTerkadang ditemukan ketidaksesuian antara yang tertulis di RPP dengan pengalaman belajar dalam action kelas. Tidak dilakukannya Penelitian Tindakan Kelas
UIN MALANGUIN MALANG Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi kegiatan observasi, wawancaraJenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan meliputi kegiatan observasi, wawancara