UIN MALANGUIN MALANG

Ulul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan IslamUlul Amri: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam

Inventarisasi adalah kegiatan untuk pencatatan bahan atau barang atau menyusun barang dan bahan yang tersedia secara benar. Tujuannya untuk mempermudah pengawasan, pemeliharaan, pengontrolan, baik dalam penggunaan barang ataupun dalam menilai pemeliharaan dan penghematan barang milik lembaga pendidikan atau yayasan. Permasalahan yang terjadi di MAN 1 Pasuruan yakni belum optimalnya inventarisasi barang-barang atau sarana dan prasarana milik madrasah. Inventarisasi hanya dibuat untuk barang yang berlebel APBN atau barang yang berasal dari uang negara yakni dana DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran). Metode penelitian yang digunakan yakni metode kualitatif, melalui tahapan reduksi data (analisis), penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Peneliti menggunakan teknik non tes (Observasi dan Wawancara). Lokasi penelitian ini dilaksanakan di MAN 1 Pasuruan dengan subjek penelitian Waka Sarpras. Peneliti mencoba memberikan solusi berupa pembuatan aplikasi inventarisasi berbasis web dan QR Code yang bertujuan untuk mempermudah dalam pendataan, pengawasan, pemeliharaan sarana dan prasarana.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan, penggunaan aplikasi inventaris berbasis web akan mempermudah dan mengoptimalkan pemeliharaan, pengawasan, penghapusan, dan pelaporan inventarisasi.Pencarian data terkait barang yang dimiliki akan lebih mudah dan jelas, serta penyajian laporan lebih optimal karena tersimpan dalam database.Selain itu, penggunaan QR Code akan mempermudah dan mempercepat akses detail barang inventaris.

Berdasarkan hasil penelitian ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan aplikasi inventarisasi dengan menambahkan fitur notifikasi otomatis ketika barang perlu perawatan atau penggantian, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pemeliharaan sarana dan prasarana. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai integrasi aplikasi inventarisasi dengan sistem informasi manajemen (SIM) madrasah secara keseluruhan, untuk menciptakan pengelolaan data yang lebih terpadu dan komprehensif. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi penggunaan teknologi *barcode* selain QR Code, serta membandingkan efektivitas dan efisiensi keduanya dalam konteks inventarisasi madrasah, guna menemukan solusi yang paling optimal dan sesuai dengan kebutuhan spesifik lembaga.

Read online
File size762.29 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test