IIESECOREIIESECORE
EDUCATIONEEDUCATIONEEvaluasi kurikulum sangat penting untuk memastikan program pendidikan diterapkan sesuai tujuan dan mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan. Penelitian ini mengevaluasi implementasi program kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon menggunakan model evaluasi berorientasi tujuan Tyler. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dan melibatkan seluruh 73 guru di sekolah melalui sampling total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner 16 item dengan skala Likert 5 poin untuk menangkap persepsi guru tentang tujuan kurikulum, pengalaman belajar, organisasi pengalaman belajar, dan penilaian hasil. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil menunjukkan skor minimum 68, skor maksimum 80, skor rata-rata 77,47, dan standar deviasi 4,93. Hasil ini menunjukkan bahwa responden umumnya memiliki persepsi positif tentang implementasi kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dan menunjukkan respons yang relatif konsisten di antara peserta. Ketika ditafsirkan melalui kerangka Tyler, hasilnya menunjukkan bahwa program kurikulum sebagian besar selaras dengan tujuan yang dimaksudkan, didukung oleh aktivitas belajar yang direncanakan dan proses evaluasi yang terstruktur. Namun, karena penelitian ini mengandalkan persepsi guru dan statistik deskriptif, hasilnya harus ditafsirkan sebagai bukti implementasi yang baik, bukan sebagai bukti definitif efektivitas kurikulum. Penelitian ini tetap memberikan dasar evaluasi berguna di tingkat sekolah untuk perbaikan kurikulum berkelanjutan.
Penelitian ini menemukan bahwa implementasi program kurikulum di SMP Negeri 4 Ambon dinilai positif oleh guru, tercermin dalam skor rata-rata tinggi (77,47) dan standar deviasi relatif rendah (4,93).Ketika ditafsirkan melalui model evaluasi berorientasi tujuan Tyler, hasilnya menunjukkan bahwa program kurikulum umumnya selaras dengan tujuan yang dimaksudkan, didukung oleh pengalaman belajar yang relevan, organisasi yang koheren, dan praktik penilaian yang berorientasi hasil.Namun, karena penelitian ini mengandalkan persepsi guru dan analisis deskriptif, hasilnya harus ditafsirkan sebagai bukti implementasi yang baik, bukan sebagai bukti definitif efektivitas kurikulum.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan dasar evaluasi yang berguna untuk refleksi kurikulum dan perbaikan berkelanjutan di tingkat sekolah.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk menggabungkan persepsi guru dengan observasi kelas, analisis dokumen, dan bukti belajar siswa agar kesimpulan tentang kualitas kurikulum dapat dibuat dengan lebih kuat. Selain itu, studi multi-situs dan metode campuran dapat dilakukan untuk mengatasi keterbatasan penelitian ini dan memungkinkan generalisasi temuan ke sekolah-sekolah lainnya. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak implementasi kurikulum pada prestasi siswa dan efektivitas kurikulum secara lebih luas.
| File size | 198.18 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis. Gaya mengajar guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran dan pencapaianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis. Gaya mengajar guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran dan pencapaian
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Hasil penelitian menunjukkan taraf kesalahan rtabel (5%), dimana rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,994>0,248 maka Ho ditolak dan H1 diterima. JadiHasil penelitian menunjukkan taraf kesalahan rtabel (5%), dimana rhitung lebih besar dari rtabel atau 0,994>0,248 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Jadi
IIESECOREIIESECORE g. , stress management, supervisor support, and work–family facilitation) to protect nurses well-being and family functioning. Future research shouldg. , stress management, supervisor support, and work–family facilitation) to protect nurses well-being and family functioning. Future research should
UNDHARIUNDHARI Kebebasan memilih mata pelajaran, fleksibilitas pembelajaran, dan pendekatan yang berpusat pada siswa terbukti meningkatkan motivasi intrinsik siswa. DenganKebebasan memilih mata pelajaran, fleksibilitas pembelajaran, dan pendekatan yang berpusat pada siswa terbukti meningkatkan motivasi intrinsik siswa. Dengan
UNDHARIUNDHARI Dengan menggunakan media visual tentang wujud zat dan perubahannya, pada siklus pertama dilakukan tindakan awal dengan mengelompokkan siswa kecil di manaDengan menggunakan media visual tentang wujud zat dan perubahannya, pada siklus pertama dilakukan tindakan awal dengan mengelompokkan siswa kecil di mana
UIN MALANGUIN MALANG 4) Mengetahui pengaruh kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru dan prestasi belajar peserta didik di MA Al – Ihsan Krian Sidoarjo.4) Mengetahui pengaruh kepemimpinan demokratis kepala sekolah terhadap kinerja guru dan prestasi belajar peserta didik di MA Al – Ihsan Krian Sidoarjo.
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Dalam hal sistem dan pendekatan pengajaran, Pondok Pesantren Al-Mujaddid mengadopsi metode pengajaran Gontor Modern. Metode ini menampilkan kurikulum yangDalam hal sistem dan pendekatan pengajaran, Pondok Pesantren Al-Mujaddid mengadopsi metode pengajaran Gontor Modern. Metode ini menampilkan kurikulum yang
JPTAMJPTAM Terdapat pengaruh yang signifikan antara kurikulum 2013 dan kinerja guru baik parsial maupun secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa di SD NegeriTerdapat pengaruh yang signifikan antara kurikulum 2013 dan kinerja guru baik parsial maupun secara bersama-sama terhadap hasil belajar siswa di SD Negeri
Useful /
STAIAT TAHDZIBSTAIAT TAHDZIB Temuan menunjukkan perlunya pelatihan guru yang lebih kuat dan kebijakan sekolah yang fleksibel untuk memperkaya pendidikan karakter. Guru sekolah dasarTemuan menunjukkan perlunya pelatihan guru yang lebih kuat dan kebijakan sekolah yang fleksibel untuk memperkaya pendidikan karakter. Guru sekolah dasar
UmriUmri 1 kcal/mol; -7. 1 kcal/mol and -7. 6 kcal/mol, respectively. Meanwhile, in 2NW8 protein, the bond free energy observed were -6. 3 kcal/mol; -6. 3 kcal/mol,1 kcal/mol; -7. 1 kcal/mol and -7. 6 kcal/mol, respectively. Meanwhile, in 2NW8 protein, the bond free energy observed were -6. 3 kcal/mol; -6. 3 kcal/mol,
JPTAMJPTAM Karakter yang diperoleh dengan mengikuti ekstrakurikuler ini antara lain tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, cinta tanah air, kreatif dan mandiri.Karakter yang diperoleh dengan mengikuti ekstrakurikuler ini antara lain tanggung jawab, disiplin, saling menghargai, cinta tanah air, kreatif dan mandiri.
JPTAMJPTAM Next, it is also found that the teacher applied various strategies such as cultures differences strategies, the fish bowl, free writing, independent study,Next, it is also found that the teacher applied various strategies such as cultures differences strategies, the fish bowl, free writing, independent study,