PRINPRIN

JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMJURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

Dalam penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai mana proses pemecahan masalah yang dihadapi siswa. Ketrampilan pemecahan masalah penting bagi siswa untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terkait dengan pembelajaran dan kehidupan masyarakat. Ini melibatkan siswa secara aktif dalam mengeksplorasi, mengamati, mencoba, dan menyelidiki menggunakan pengetahuan dan kemampuan yang mereka miliki. Pemecahan masalah merupakan fokus utama pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dalam matematika. Penelitian ini dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan post test pada siswa kelas 4 SD Negeri 7 Gondosari. Dalam hasil pembahasan, terdapat 10 data dari 31 siswa yang dapat menggambarkan tingkat pemecahan masalah yang baik. Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam pelaksanaan masalah dan memeriksa kembali hasil pemecahan. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk terus diasah kemampuan pemecahan masalahnya menggunakan prosedur Polya dan untuk memeriksa kembali kebenaran hasil pemecahan yang telah dilakukan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemecahan masalah merupakan keterampilan yang penting baik dalam pembelajaran di satuan pendidikan maupun di kehidupan masyarakat.Pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa, terutama dalam matematika, dilakukan melalui pemecahan masalah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan yang cukup baik dalam pemecahan masalah matematis, meskipun masih ditemukan kesulitan pada tahap memeriksa hasil pemecahan.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas berbagai metode pembelajaran yang berfokus pada peningkatan kemampuan memeriksa kembali hasil pemecahan masalah pada siswa kelas 4 SD. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan kemampuan pemecahan masalah siswa yang menggunakan prosedur Polya dengan siswa yang menggunakan metode pemecahan masalah lainnya. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam tahap memeriksa kembali hasil pemecahan masalah, seperti gaya belajar, motivasi, dan kepercayaan diri. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa secara keseluruhan, sehingga mereka dapat lebih siap menghadapi tantangan dalam pembelajaran matematika dan kehidupan sehari-hari.

  1. Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Prosedur... doi.org/10.55606/jurrimipa.v2i2.1539Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Berdasarkan Prosedur doi 10 55606 jurrimipa v2i2 1539
  1. #pemahaman konsep#pemahaman konsep
  2. #pembelajaran matematika#pembelajaran matematika
Read online
File size113.73 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2O9
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test