STIKESPAMENANGSTIKESPAMENANG

Jurnal Ilmiah PamenangJurnal Ilmiah Pamenang

Beberapa cara dapat dilakukan untuk mengatasi rasa tidak nyaman akibat dismenore. Secara farmakologi dilakukan dengan pemberian obat-obatan, sedangkan non farmakologi dilakukan dengan memberikan intervensi fisioterapi seperti heat pack. Ada ide praktis menggunakan heat pack yang menggunakan biji beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi hot pack berisi biji beras terhadap penurunan nyeri dismenore. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan rancangan group pretest‑posttest design. Populasi penelitian ini adalah remaja di Puskesmas Terpadu Remaja Lombok Timur. Dengan sampel sebanyak 30 remaja. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan rata‑rata skor nyeri dismenore pada responden yang mendapatkan terapi Rice Hot Pack mengalami penurunan dari 6,20 (nyeri sedang) menjadi 3,13 (nyeri ringan) dengan rerata perbedaan 3,17. Setelah dilakukan uji statistik menggunakan Wilcoxon dengan p‑nilai <0,05. Terapi rice heat pack berpengaruh terhadap penurunan dismenore remaja. Rekomendasi : Informasi tentang manfaat pengobatan alternatif untuk mengurangi nyeri dismenore dengan rice heat pack perlu dioptimalkan untuk pengetahuan yang luas bagi masyarakat agar masyarakat dapat merasakan manfaat alat sederhana.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata‑rata nyeri dismenore pada responden yang mendapatkan terapi Rice Hot Pack menurun dari 6,30 (nyeri sedang) menjadi 3,13 (nyeri ringan) dengan rerata perbedaan 3,17.Analisis menggunakan uji Wilcoxon menunjukkan p‑value <0,05, sehingga terapi rice hot pack secara signifikan mengurangi nyeri dismenore pada remaja.Oleh karena itu, penggunaan rice hot pack dapat dipertimbangkan sebagai intervensi non‑farmakologis yang efektif dan sederhana untuk mengurangi nyeri dismenore pada remaja.

Berdasarkan temuan bahwa rice hot pack dapat mengurangi nyeri dismenore pada remaja, penelitian lanjutan dapat menanyakan: (1) apakah efektivitas rice hot pack tetap signifikan pada remaja dengan dismenore tipe sekunder atau dismenore yang bersifat kronis, (2) bagaimana mekanisme fisiologis di balik penurunan nyeri ketika menggunakan rice hot pack, terutama terkait perubahan aliran darah dan kontraksi otot, dan (3) apakah kombinasi rice hot pack dengan intervensi pola makan sehat atau latihan peregangan dapat meningkatkan efektivitas lebih dibandingkan rice hot pack tunggal? Penelitian‑penelitian tersebut akan memperluas pemahaman tentang jangkauan aplikasi terapi ini.

Read online
File size355.92 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test