UNIKSUNIKS

JUHANPERAKJUHANPERAK

Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Camat Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana Pelayanan Administrasi Publik di Kantor Camat Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Perumusan masalah dalam penelitian adalah Bagaimana Pelayanan Administrasi Publik di Kantor Camat Benai Kabupaten Kuantan Singingi. Teknik penarikan sampel menggunakan metode Simple Random Sampling, yaitu pengambilan anggota sampel dari populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam populasi itu, yang mana jumlah sampel untuk penelitian ini berjumlah 44 orang. Analisis data yang digunakan adalah Deskriptif kuantitatif, yaitu menganalisa data yang diperoleh dari hasil penyebaran kuesioner, kemudian diolah, dan selanjutnya penulis mengambil kesimpulan-kesimpulan dari hasil pengolahan data tersebut. Hasil sebaran kuesioner menunjukkan yang menghasilkan nilai rata-rata 125 yang berada pada interval Cukup Baik. Serta observasi dilapangan yang menunjukkan memang sudah cukup baiknya Pelayanan Administrasi Publik Di Kantor Camat Benai Kabupaten Kuantan Singingi ini karena setiap indikator yang diujikan terdapat hasil yang cukup baik, Reliabilitas , Daya Tanggap (Responsiveness), Assurance (Jaminan/Kepastian), Emphaty (Empati) , dan Tangibles yang cukup baik dalam Pelayanan Administrasi Publik Di Kantor Camat Benai Kabupaten Kuantan Singingi.

Serta observasi dilapangan yang menunjukkan memang sudah cukup baiknya Pelayanan Administrasi Publik Di Kantor Camat Benai Kabupaten Kuantan Singingi ini karena setiap indikator yang diujikan terdapat hasil yang cukup baik, hanya saja terdapat sedikit permasalahan mengenai kedisiplinan, terkadang ada saja pegawai yang kurang disiplin, terkadang ada pegawai yang terlambat, tidak berada ditempat saat jam kerja atau terlambat kembali kekantor setelah jadwal istirahat.

Penelitian ini memberikan gambaran awal yang penting mengenai kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Camat Benai, yang secara umum dinilai cukup baik meskipun terdapat beberapa tantangan. Untuk memperdalam pemahaman dan mendukung upaya peningkatan pelayanan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada beberapa arah. Pertama, akan sangat bermanfaat untuk menganalisis secara lebih rinci bagaimana keterbatasan fasilitas, ketersediaan sumber daya manusia, dan isu kedisiplinan pegawai yang sempat disinggung dalam penelitian ini, secara spesifik memengaruhi berbagai dimensi kualitas pelayanan (Reliabilitas, Daya Tanggap, Jaminan, Empati, dan Bukti Fisik) serta tingkat kepuasan masyarakat secara keseluruhan. Pendekatan ini bisa menggunakan metode kuantitatif yang lebih inferensial untuk mengidentifikasi korelasi atau kausalitas antara variabel-variabel tersebut, sehingga rekomendasi perbaikan dapat lebih terarah pada akar masalah. Kedua, penting untuk melakukan studi komparatif dengan membandingkan kualitas pelayanan administrasi publik di Kantor Camat Benai dengan kantor camat lain yang memiliki kinerja pelayanan yang diakui sangat baik, baik di Kabupaten Kuantan Singingi maupun daerah lain. Studi perbandingan ini dapat mengidentifikasi praktik-praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan pelayanan, alokasi sumber daya, strategi peningkatan disiplin pegawai, dan implementasi teknologi yang mungkin bisa diterapkan atau diadaptasi oleh Kantor Camat Benai. Ketiga, mengingat penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, penelitian selanjutnya dapat mengadopsi pendekatan kualitatif atau campuran (mixed-methods) untuk menggali persepsi, pengalaman, dan harapan mendalam dari masyarakat pengguna layanan, serta pandangan internal dari aparatur mengenai kendala dan peluang perbaikan. Hal ini akan memberikan pemahaman yang lebih kaya mengenai mengapa kondisi pelayanan demikian dan bagaimana solusi yang paling efektif dapat dirumuskan dari berbagai perspektif, termasuk mengeksplorasi inovasi dalam prosedur layanan atau pemanfaatan teknologi untuk mengatasi keterbatasan yang ada.

Read online
File size214.11 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test