JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT

FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam

Pembelajaran kitab kuning merupakan fondasi utama tradisi keilmuan pesantren, namun kajian akademik masih terbatas dalam menjelaskan bagaimana pedagogi Islam klasik diimplementasikan secara adaptif dalam konteks pendidikan kontemporer. Penelitian ini dilakukan untuk mengisi celah tersebut dengan menelaah praktik nyata pembelajaran kitab kuning di pesantren tradisional. Studi ini bertujuan menganalisis perencanaan dan penerapan metode pendidikan Islam dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren NU Al-Qomariyah Galang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pimpinan pesantren, guru, dan santri, serta studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan menjamin keabsahan data melalui triangulasi dan kriteria Lincoln dan Guba. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kitab kuning direncanakan secara sistematis berbasis analisis kebutuhan santri, diterapkan melalui metode berjenjang (bandongan, sorogan, musyawarah, dan bahtsul masāil), disesuaikan dengan karakter keilmuan kitab, serta diperkuat oleh perencanaan formal melalui RPP yang kontekstual. Temuan ini menegaskan bahwa pedagogi pesantren bersifat adaptif, reflektif, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi santri. Penelitian ini berkontribusi secara konseptual dengan menunjukkan bahwa pesantren memiliki kapasitas internal untuk merekonstruksi pedagogi kitab kuning secara berkelanjutan tanpa kehilangan identitas keilmuannya.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pedagogi Islam klasik dalam pembelajaran kitab kuning di Pondok Pesantren NU Al-Qomariyah Galang diimplementasikan secara adaptif dan terencana melalui perpaduan antara tradisi keilmuan dan pendekatan pedagogis modern.Perencanaan yang sistematis, penggunaan metode berjenjang, serta fleksibilitas guru menunjukkan bahwa pesantren memiliki kapasitas reflektif yang kuat dalam mengelola proses pendidikan.Integrasi dokumen formal seperti RPP menjadi bukti konkret bahwa pesantren mampu memadukan nilai-nilai tradisi dengan prinsip perencanaan modern tanpa kehilangan identitas pedagogi Islam klasik.Efektivitas pembelajaran kitab kuning dapat ditingkatkan melalui perencanaan adaptif, pemilihan metode yang relevan, dan kesadaran epistemologis guru.

Saran penelitian lanjutan yang baru meliputi: 1) Menganalisis dampak metode pembelajaran berjenjang (bandongan, sorogan) terhadap pemahaman teks kitab kuning santri. 2) Menjelajahi peran teknologi digital dalam meningkatkan efektivitas metode tradisional seperti musyawarah dan bahtsul masāil. 3) Meneliti hubungan antara kesadaran epistemologis guru dan hasil belajar santri dalam konteks pendidikan Islam. Penelitian ini dapat mengembangkan kerangka teoretis untuk memadukan pendekatan klasik dan modern, sekaligus memberikan panduan praktis untuk pengembangan kurikulum pesantren yang relevan dengan tantangan pendidikan abad ke-21.

  1. Emerging Criteria for Quality in Qualitative and Interpretive Research - Yvonna S. Lincoln, 1995. emerging... doi.org/10.1177/107780049500100301Emerging Criteria for Quality in Qualitative and Interpretive Research Yvonna S Lincoln 1995 emerging doi 10 1177 107780049500100301
Read online
File size239.98 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test