JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT

FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam

Penelitian ini mengeksplorasi integrasi epistemologi Islam dalam pendidikan multikultural sebagai cara untuk menyeimbangkan pendekatan Barat dengan fondasi filosofis dan nilai-nilai Islam. Dengan menggunakan desain penelitian kualitatif menggunakan tinjauan literatur tematik, penelitian ini menganalisis dan mensintesiskan secara sistematis temuan dari karya-karya ilmiah terbaru. (1) Menyelaraskan multikulturalisme dengan prinsip-prinsip Islam seperti keadilan, kesetaraan, toleransi, dan menghormati keragaman melalui integrasi konten lintas disiplin; (2) Membangun pengetahuan Islam dalam konteks historis, budaya, dan global untuk memastikan reinterpretasi adaptif tradisi, memperkuat identitas lokal, dan meningkatkan adaptabilitas institusi di era digital; dan (3) Mengembangkan model pembelajaran dalam Pendidikan Agama Islam Multikultural yang berbasis pembelajaran dalam yang menyesuaikan pembelajaran, mengatasi bias konten, dan menciptakan kelas yang inklusif dan empati. Pendekatan metodologis memungkinkan sintesis komprehensif dari perspektif teoritis dan empiris untuk mengusulkan model adaptif yang menjembatani tradisi, budaya, dan inovasi teknologi. Temuan menunjukkan bahwa menggabungkan epistemologi Islam, kesadaran historis-budaya, dan teknologi pembelajaran dalam dapat menciptakan pendidikan Islam yang berkelanjutan dan relevan secara kontekstual, sehingga berkontribusi pada masyarakat yang harmonis dan moderat yang mampu berinteraksi dengan keragaman global.

Penelitian ini mengonfirmasi bahwa integrasi epistemologi Islam dalam pendidikan multikultural adalah strategi vital untuk menyeimbangkan dominasi pendekatan Barat dengan fondasi filosofis dan nilai-nilai Islam.Integrasi ini menyelaraskan multikulturalisme dengan prinsip-prinsip keadilan, kesetaraan, toleransi, dan menghormati keragaman, sehingga dapat diterima bukan sebagai konsep asing tetapi sebagai bagian inheren dari ajaran Islam.Dalam prakteknya, hal ini dapat diimplementasikan melalui integrasi konten di berbagai mata pelajaran seperti sejarah, sains, teknologi, dan pendidikan agama, dengan menekankan relevansi kontekstual dan pelestarian hikmah lokal.Konstruksi pengetahuan Islam harus berakar pada konteks historis, budaya, dan global.Kesadaran historis menyediakan dasar untuk reinterpretasi adaptif tradisi Islam, memungkinkan mereka tetap relevan menghadapi tantangan modern sambil melestarikan akar historisnya.Memasukkan perspektif budaya memperkuat identitas lokal dan kohesi sosial, sementara mengintegrasikan kompetensi global dengan nilai-nilai Islam meningkatkan adaptabilitas institusi pendidikan di era digital.Hal ini memerlukan kebijakan pendukung, literasi digital, dan kolaborasi interdisipliner untuk memastikan keberlanjutan dan inklusivitas pendidikan Islam.Model pembelajaran Pendidikan Agama Islam Multikultural berbasis pembelajaran dalam menawarkan pendekatan transformasional untuk membangun lingkungan pembelajaran yang inklusif, empati, dan interaktif.Model ini menggabungkan perencanaan kurikulum adaptif dengan penguatan kompetensi guru, termasuk literasi digital, untuk menyesuaikan pembelajaran sesuai latar belakang budaya siswa, mendeteksi dan memperbaiki bias konten, dan memanfaatkan teknologi untuk pembelajaran bermakna.Pendekatan ini tidak hanya mendalam pemahaman materi tetapi juga menumbuhkan kecerdasan spiritual, keterampilan abad ke-21, dan sikap toleransi dan keterbukaan terhadap keragaman.

Untuk memperkuat pendidikan agama Islam yang inklusif dan moderat, penelitian selanjutnya dapat mengusulkan model kurikulum yang terintegrasi secara holistik, menggabungkan epistemologi Islam, konten historis, budaya, dan global, serta memanfaatkan teknologi pembelajaran dalam. Model ini dapat mencakup pengembangan modul pembelajaran interaktif yang menyesuaikan diri dengan latar belakang budaya siswa, serta menyediakan sumber daya dan pelatihan untuk guru agar mereka dapat menerapkan pendekatan pembelajaran dalam yang efektif. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan keterlibatan masyarakat dan pemangku kebijakan dalam mendukung implementasi pendidikan agama Islam yang inklusif, dengan mempertimbangkan tantangan dan peluang yang unik di Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini dapat berkontribusi pada pengembangan model pendidikan agama Islam yang relevan, inklusif, dan adaptif terhadap keragaman budaya dan perkembangan teknologi.

  1. [2507.10865] Overview of the TREC 2022 deep learning track. overview trec deep learning track computer... doi.org/10.48550/arXiv.2507.108652507 10865 Overview of the TREC 2022 deep learning track overview trec deep learning track computer doi 10 48550 arXiv 2507 10865
  2. Dynamics of Multicultural Education in Indonesia | International Journal of Islamic Educational Research.... doi.org/10.61132/ijier.v2i1.145Dynamics of Multicultural Education in Indonesia International Journal of Islamic Educational Research doi 10 61132 ijier v2i1 145
  3. A Literature Review on the Cultural Perspective Study in Elementary School Education in Indonesia | Fitriadi... doi.org/10.46843/jiecr.v5i1.848A Literature Review on the Cultural Perspective Study in Elementary School Education in Indonesia Fitriadi doi 10 46843 jiecr v5i1 848
Read online
File size457.04 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test