JOMPARNDJOMPARND

One moment, please...One moment, please...

Pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan donor darah dengan tema “Setetes Darah, Hadiah Terbesar untuk Sesama bertujuan meningkatkan kepedulian sosial civitas akademika dan masyarakat umum, memperluas pemahaman tentang manfaat donor darah, serta membantu Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Lampung dalam menjaga ketersediaan stok darah. Kegiatan dilaksanakan pada 09 Mei 2025 di Politeknik Kesehatan Kesuma Bangsa Bandar Lampung, dengan melibatkan dosen-dosen, mahasiswa-mahasiswa Teknologi Laboratorium Medik, guru-guru SMK Farmasi, dan masyarakat. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan UTD PMI Lampung, pemeriksaan kesehatan calon pendonor, serta sosialisasi pentingnya donor darah dan perilaku hidup sehat. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif dari 33 peserta, dengan 29 orang berhasil mendonorkan darah (4 golongan darah A, 11 golongan darah B, 13 golongan darah O, dan 1 golongan darah AB). Sosialisasi dan edukasi diterima baik, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang proses donor darah dan manfaat kesehatannya. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pelaksanaan donor darah secara rutin dengan pendekatan edukatif untuk menjaga ketersediaan darah di UTD PMI Lampung, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya donor darah sebagai bagian dari pola hidup sehat.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat berupa donor darah dengan tema “Setetes Darah, Hadiah Terbesar untuk Sesama telah berhasil meningkatkan kesadaran serta pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya donor darah dan perilaku hidup sehat.Partisipasi aktif dari berbagai kalangan menunjukkan antusiasme yang tinggi, terbukti dari keberhasilan pengumpulan 29 kantong darah.Secara keseluruhan, kegiatan ini bermanfaat bagi penguatan nilai-nilai kepedulian sosial dan kesehatan di masyarakat.

Berdasarkan hasil kegiatan ini, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan partisipasi donor darah secara berkelanjutan, misalnya dengan memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk menjangkau audiens yang lebih luas. Selain itu, perlu dilakukan studi lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi masyarakat untuk menjadi pendonor darah, termasuk aspek psikologis dan sosial budaya, sehingga dapat dirancang program edukasi yang lebih personal dan relevan. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengeksplorasi potensi penerapan teknologi dalam proses donor darah, seperti penggunaan aplikasi mobile untuk pendaftaran, penjadwalan, dan pemantauan kondisi kesehatan pendonor, guna meningkatkan efisiensi dan kenyamanan proses donor darah bagi para sukarelawan.

  1. Hidup Sehat dengan Donor Darah | Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa. hidup sehat donor darah jurnal... doi.org/10.55927/jpmf.v1i3.1018Hidup Sehat dengan Donor Darah Jurnal Pengabdian Masyarakat Formosa hidup sehat donor darah jurnal doi 10 55927 jpmf v1i3 1018
  2. Identifikasi Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kelayakan Donor Darah di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun... jambs.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/home/article/view/195Identifikasi Faktor Faktor yang Mempengaruhi Kelayakan Donor Darah di STIKes Santa Elisabeth Medan Tahun jambs poltekkes mataram ac index php home article view 195
Read online
File size909.79 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test