JOMPARNDJOMPARND

One moment, please...One moment, please...

Pendidikan merupakan kunci utama dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, akses pendidikan di Indonesia masih belum merata, terutama bagi masyarakat di kawasan marginal seperti pemukiman pemulung di Pondok Labu, Jakarta Selatan. Untuk mengatasi tantangan ini, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan dilaksanakan di Rumah Penyuluhan Kreatif (RPK) dengan tujuan meningkatkan produktivitas belajar dan kreativitas anak-anak melalui pendekatan edukatif. Program ini menerapkan metode pendampingan berupa pemberian materi pendidikan, workshop kreatif, pembelajaran berbasis bermain, serta penanaman nilai karakter melalui media interaktif. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, dengan kegiatan berlangsung dalam delapan pertemuan. Fokus kegiatan meliputi literasi, numerasi, pendidikan karakter dan pengenalan teknologi dasar. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca, berhitung, dan kreativitas anak-anak, disertai perkembangan nilai karakter seperti kejujuran dan kedisiplinan. Selain itu, motivasi belajar anak-anak meningkat, dan komunitas belajar yang lebih inklusif terbentuk. Secara garis besar dapat dikatakan program Kuliah Kerja Nyata di Rumah Penyuluhan Kreatif (RPK) memberikan kontribusi positif terhadap kualitas pendidikan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan, menciptakan dampak jangka panjang yang mendukung pengembangan potensi anak-anak untuk masa depan yang lebih baik.

Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Rumah Penyuluhan Kreatif (RPK) berhasil memberikan dampak positif dalam meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, kreativitas, dan pembentukan karakter anak-anak di wilayah pemukiman pemulung.Pendekatan edukatif berbasis aktivitas interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar dan mengembangkan potensi anak-anak.Keberhasilan program ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, masyarakat, dan institusi lokal untuk mendukung keberlanjutan program pendidikan di daerah ini.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi efektivitas metode pembelajaran yang berbeda dalam meningkatkan literasi dan numerasi anak-anak di lingkungan marginal. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan dampak program KKN dengan program pendidikan formal yang ada di wilayah tersebut, guna mengidentifikasi praktik terbaik dan area yang perlu ditingkatkan. Ketiga, penelitian kualitatif mendalam dapat dilakukan untuk memahami lebih lanjut pengalaman dan persepsi anak-anak, orang tua, dan guru terkait program KKN, serta dampaknya terhadap dinamika sosial dan pendidikan di komunitas pemulung. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah marginal, serta merumuskan strategi intervensi yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Read online
File size785.74 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test