JOMPARNDJOMPARND
One moment, please...One moment, please...Proses kehamilan ibu hamil dihadapkan pada tantangan fisik yang melibatkan perubahan tubuh, peningkatan berat badan serta berbagai perubahan hormonal yang mempengaruhi kondisi mental dan emosional sehingga menyebabkan ketidaknyamanan fisik. Salah satu asuhan kebidanan yang diberikan untuk mengurangi ketidaknyamanan pada ibu hamil tersebut adalah olahraga. Bentuk olahraga yang membantu ibu hamil memperoleh power yang baik sehingga memperlancar proses persalinan yaitu prenatal yoga. Yoga adalah aktifitas yang secara nyata mampu menggabungkan unsur psikologis-fisiologis, sementara aktifitas lainnya mayoritas lebih memiliki efek pada unsur fisik luar semata. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesehatan fisik, mental dan emosional ibu hamil di Wilayah Puskesmas Peranap Riau. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, diskusi dan praktik pelaksanaan prenatal yoga. Peserta dari kegiatan ini ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya di Puskesmas Peranap Riau sebanyak 18 orang ibu hamil Trimester III dengan kehamilan normal tanpa ada riwayat penyakit tertentu. Kegiatan Pengabdian ini dilaksanakan mulai tanggal 7 s.d 21 Maret 2025 dan monitoring dilakukan pada bulan April 2025. Hasil pengabdian ini Dengan melakukan prenatal yoga ini ibu hamil dapat merasa nyaman, rileks dan mengurangi rasa cemas ketika mengalami beberapa keluhan fisik, emosional dan mental ibu hamil rasakan. Dengan prenatal yoga ini juga dapat mengurangi keluhan fisik salah satu contohnya nyeri punggung, kram kaki ataupun pusing selama kehamilan. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilakukan di Puskesmas Peranap Riau ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
Prenatal yoga merupakan salah satu olahraga yang sangat bermanfaat bagi ibu hamil, membantu mereka merasa nyaman, rileks, serta mengurangi kecemasan dan berbagai keluhan fisik seperti nyeri punggung atau kram kaki.Program pengabdian masyarakat berupa pelatihan prenatal yoga yang dilaksanakan di Puskesmas Peranap Riau telah berhasil meningkatkan kesehatan fisik, mental, dan emosional ibu hamil.Keberhasilan ini menunjukkan potensi positif prenatal yoga dalam mendukung kesejahteraan ibu hamil dan kelancaran proses kehamilan serta persalinan.
Penelitian lanjutan mengenai efektivitas prenatal yoga pada ibu hamil dapat berfokus pada beberapa aspek penting yang belum tergali secara mendalam. Pertama, studi di masa depan dapat merancang penelitian dengan desain eksperimental yang lebih ketat, melibatkan kelompok kontrol dan pengukuran objektif untuk menilai dampak prenatal yoga. Misalnya, para peneliti bisa mengeksplorasi secara kuantitatif apakah prenatal yoga secara signifikan mengurangi tingkat kecemasan ibu hamil menggunakan instrumen baku seperti Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS) atau State-Trait Anxiety Inventory (STAI) sebelum dan sesudah intervensi, serta membandingkannya dengan kelompok yang tidak menerima intervensi. Ini akan memberikan bukti yang lebih kuat tentang efektivitas intervensi ini. Kedua, mengingat bahwa keluhan fisik ibu hamil dapat bervariasi sepanjang trimester, penelitian dapat menganalisis perbedaan efektivitas prenatal yoga pada trimester kehamilan yang berbeda. Sebagai contoh, apakah prenatal yoga lebih efektif dalam mengurangi nyeri punggung pada trimester kedua dibandingkan trimester ketiga, atau adakah manfaat khusus yang bisa didapat jika yoga dimulai sejak trimester pertama untuk mempersiapkan tubuh dan mental lebih awal? Ini akan membantu mengoptimalkan waktu dan durasi intervensi. Ketiga, untuk memastikan keberlanjutan dan jangkauan program ini, studi selanjutnya dapat menyelidiki model pelatihan dan implementasi prenatal yoga yang paling efisien dan berkelanjutan untuk tenaga kesehatan di Puskesmas. Pertanyaan penelitian bisa meliputi identifikasi hambatan dan pendorong partisipasi tenaga kesehatan dalam pelatihan, serta pengembangan kurikulum yang relevan agar mereka dapat menjadi fasilitator yoga prenatal yang kompeten. Selain itu, mengeksplorasi strategi untuk meningkatkan partisipasi ibu hamil dari berbagai latar belakang sosial ekonomi dalam program yoga juga akan sangat berharga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.
| File size | 656.77 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
HK PUBLISHINGHK PUBLISHING Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pergeseran kekuasaan dari satu keluarga politik ke keluarga politik lainnya. Pergeseran kekuasaan dari satu eliteTujuan penelitian ini untuk mengetahui pergeseran kekuasaan dari satu keluarga politik ke keluarga politik lainnya. Pergeseran kekuasaan dari satu elite
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perbedaan paradigma pendidikan Barat dan Islam adalah: Dalam ranah ontologis,Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa perbedaan paradigma pendidikan Barat dan Islam adalah: Dalam ranah ontologis,
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Guru dan tenaga pendidik di SLB Taruna Bunga Bangsa Makassar memberikan respons positif terhadap kegiatan ini, dan kegiatan PkM ini telah memberikan kontribusiGuru dan tenaga pendidik di SLB Taruna Bunga Bangsa Makassar memberikan respons positif terhadap kegiatan ini, dan kegiatan PkM ini telah memberikan kontribusi
IAIDAIAIDA The management of dai extracurricular activities plays an important role in improving the soft skills of students in Islamic boarding schools. The purposeThe management of dai extracurricular activities plays an important role in improving the soft skills of students in Islamic boarding schools. The purpose
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang potensi lahan gambut, manfaat pupuk organik, serta teknik pengolahan limbah. SeluruhHasil menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta tentang potensi lahan gambut, manfaat pupuk organik, serta teknik pengolahan limbah. Seluruh
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR), di mana siswa kelas 1A terlibat dalamMetode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Participatory Action Research (PAR), di mana siswa kelas 1A terlibat dalam
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Sebagian besar mahasiswa PGSD (66,7%) menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada kategori tinggi, sementara sisanya (33,3%) berada pada kategoriSebagian besar mahasiswa PGSD (66,7%) menunjukkan kemampuan berpikir tingkat tinggi pada kategori tinggi, sementara sisanya (33,3%) berada pada kategori
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Studi ini bertujuan untuk menganalisis konsep, tantangan, dan manfaat penerapan kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar melalui pendekatan tinjauanStudi ini bertujuan untuk menganalisis konsep, tantangan, dan manfaat penerapan kurikulum merdeka di tingkat sekolah dasar melalui pendekatan tinjauan
Useful /
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA Antusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam memahami topik tata surya membuktikan bahwa AI memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi pendidikanAntusiasme dan partisipasi aktif siswa dalam memahami topik tata surya membuktikan bahwa AI memiliki potensi besar untuk mendukung transformasi pendidikan
IAIN KERINCIIAIN KERINCI Karya pertama adalah The Holy Quran with English Translation and Commentaries oleh Yusuf Ali, dan yang kedua adalah Interpretation of The Meanings of NobleKarya pertama adalah The Holy Quran with English Translation and Commentaries oleh Yusuf Ali, dan yang kedua adalah Interpretation of The Meanings of Noble
POLTEKKESGORONTALOPOLTEKKESGORONTALO One of the health promotion methods with persuasive visual messaging is through the use of leaflets. The purpose of this study is to determine the effectOne of the health promotion methods with persuasive visual messaging is through the use of leaflets. The purpose of this study is to determine the effect
SKILLERINDONESIASKILLERINDONESIA In the evolving digital era, Experiential Learning (EL) emerges as a vital active learning method, fostering the development of 21st-century skills andIn the evolving digital era, Experiential Learning (EL) emerges as a vital active learning method, fostering the development of 21st-century skills and