JOMPARNDJOMPARND
One moment, please...One moment, please...Produksi dan konsumsi masyarakat yang tidak dikelola dengan bijak telah menjadi pemicu utama timbulnya permasalahan sampah, baik di Indonesia maupun di dunia. Untuk mengurangi volume sampah sekaligus memberikan nilai tambah secara ekonomi, konsep 3R (reduce, reuse, recycle) menjadi solusi yang relevan. Sampah nonorganik dapat didaur ulang menjadi kerajinan atau produk daur ulang, sedangkan sampah organik dapat diolah menjadi pakan ternak, biogas, dan pupuk kompos. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di wilayah RW 22 Notoyudan, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta dengan tujuan memberikan edukasi kepada warga dalam mengelola sampah rumah tangga melalui pendirian bank sampah berbasis konsep 3R. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kualitas lingkungan serta mendorong pemberdayaan ekonomi melalui pemanfaatan sampah. Kontribusi konkret dari kegiatan ini antara lain adalah terbentuknya bank sampah dan tersampaikannya edukasi mengenai pengelolaan sampah kepada warga, yang diperkuat dengan bantuan mesin pencacah sampah untuk mendukung keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berdaya secara ekonomi.
Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diketahui bahwa warga masyarakat RW 22 Notoyudan, Kelurahan Pringgokusuman, Kecamatan Gedongtengen, Kota Yogyakarta, membutuhkan pengetahuan dan ketrampilan tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan bank sampah.Dalam mengikuti kegiatan abdimas ini warga masyarakat cukup antusias.Hal ini dibuktikan berdasarkan hasil isian kuisioner kepuasan mitra terhadap pelaksanaan abdimas yaitu terkait kepentingan dan kepuasan, hampir semuanya mengisi penting sampai sangat penting serta puas sampai sangat puas terkait hal.program pengabdian dapat memberi bekal kemampuan berpikir dan ketrampilan serta meningkatkan daya nalar masyarakat.program pengabdian bermanfaat untuk menyelesaikan masalah di masyarakat.
Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai keberlanjutan dan dampak jangka panjang dari program pengelolaan sampah rumah tangga berbasis 3R dan bank sampah. Penting untuk meneliti bagaimana tingkat partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan pengumpulan sampah dapat dipertahankan secara konsisten setelah kegiatan edukasi awal. Sebuah studi longitudinal bisa dilakukan untuk mengukur secara kuantitatif sejauh mana volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir benar-benar berkurang, serta menganalisis faktor-faktor apa saja yang paling berkorelasi dengan kesuksesan jangka panjang suatu bank sampah. Selain itu, aspek pemberdayaan ekonomi yang disebutkan perlu ditelaah lebih lanjut dengan menganalisis secara rinci potensi peningkatan pendapatan rumah tangga dari kegiatan bank sampah, termasuk evaluasi terhadap model bisnis dan rantai nilai dari sampah yang didaur ulang. Peneliti juga bisa mengidentifikasi peluang pasar baru bagi produk olahan sampah dan menilai efektivitasnya dalam menopang ekonomi lokal. Terakhir, sangat relevan untuk melakukan studi kualitatif guna menggali motivasi internal dan hambatan yang dihadapi warga dalam mengadopsi gaya hidup minim sampah, bukan hanya sekadar memilahnya. Pemahaman yang lebih mendalam tentang perilaku dan persepsi masyarakat dapat membantu merancang program intervensi yang lebih personal dan berkelanjutan, serta mempromosikan adopsi praktik pengelolaan sampah yang lebih inovatif dan berdaya guna di berbagai komunitas serupa di masa mendatang.
- Sosialisasi Lingkungan Sehat Bebas dari Sampah dan Vektor Penyakit dengan Konsep Pemberdayaan Masyarakat... jurnal.utu.ac.id/lokseva/article/view/6443Sosialisasi Lingkungan Sehat Bebas dari Sampah dan Vektor Penyakit dengan Konsep Pemberdayaan Masyarakat jurnal utu ac lokseva article view 6443
- One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.37859/abdimasekodiksosiora.v2i2.4366One moment please one moment please wait request verified doi 10 37859 abdimasekodiksosiora v2i2 4366
| File size | 864.47 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNRAMUNRAM Pengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair juga membantu masyarakat menghemat pengeluaran dalam perawatan tanaman. Selain itu, pemanfaatanPengolahan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair juga membantu masyarakat menghemat pengeluaran dalam perawatan tanaman. Selain itu, pemanfaatan
UNRAMUNRAM Karya tulis ini mengambil tema tentang kebersihan diri dan lingkungan. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan dataKarya tulis ini mengambil tema tentang kebersihan diri dan lingkungan. Penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data
UNRAMUNRAM Kegiatan demonstrasi memasak memberikan pengetahuan baru tentang pengolahan daun kelor menjadi makanan bergizi yang menarik bagi anak-anak, seperti puding.Kegiatan demonstrasi memasak memberikan pengetahuan baru tentang pengolahan daun kelor menjadi makanan bergizi yang menarik bagi anak-anak, seperti puding.
HAMZANWADIHAMZANWADI Kegiatan pendampingan dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan April 2019 di lingkungan SMP Negeri 2 Selong. Kegiatan ini diikuti oleh paraKegiatan pendampingan dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan bulan April 2019 di lingkungan SMP Negeri 2 Selong. Kegiatan ini diikuti oleh para
UBYUBY Namun, pupuk kotoran maggot menonjol dalam kandungan fosfor. Pemilihan pupuk sebaiknya didasarkan pada kebutuhan spesifik tanaman dan kondisi tanah, menjadikanNamun, pupuk kotoran maggot menonjol dalam kandungan fosfor. Pemilihan pupuk sebaiknya didasarkan pada kebutuhan spesifik tanaman dan kondisi tanah, menjadikan
UNRAMUNRAM Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pola hidup sehat, mendeteksi dini kelompok berisiko, dan melakukanKegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pola hidup sehat, mendeteksi dini kelompok berisiko, dan melakukan
UNRAMUNRAM Sebelum pelatihan, hampir semua peserta belum mengenal BMC. Setelah pelatihan, peserta mampu mempraktikkan penyusunan BMC untuk membuat rencana bisnisSebelum pelatihan, hampir semua peserta belum mengenal BMC. Setelah pelatihan, peserta mampu mempraktikkan penyusunan BMC untuk membuat rencana bisnis
UNRAMUNRAM Metode yang digunakan yaitu dengan melakukan pelatihan mitigasi bencana dan peta daerah rawan bencana. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini pertama, meningkatnyaMetode yang digunakan yaitu dengan melakukan pelatihan mitigasi bencana dan peta daerah rawan bencana. Tolak ukur keberhasilan kegiatan ini pertama, meningkatnya
Useful /
JOMPARNDJOMPARND Hal ini tercermin dari skor rata-rata post-test peserta sebesar 76,5 dan respons positif pada kuesioner feedback, yang menunjukkan tingkat kepuasan danHal ini tercermin dari skor rata-rata post-test peserta sebesar 76,5 dan respons positif pada kuesioner feedback, yang menunjukkan tingkat kepuasan dan
UBYUBY Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian konsentrat dan hijauan yang berbeda tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (P>0,05) terhadapHasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian konsentrat dan hijauan yang berbeda tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (P>0,05) terhadap
UBYUBY Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biosekuriti oleh peternak secara umum berada pada kategori cukup. Aspek sanitasi menjadi yang paling dominanHasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan biosekuriti oleh peternak secara umum berada pada kategori cukup. Aspek sanitasi menjadi yang paling dominan
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER Meskipun begitu, peptida bioaktif memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan. Review ini berfokus pada potensi peptida bioaktif sebagai pangan fungsionalMeskipun begitu, peptida bioaktif memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan. Review ini berfokus pada potensi peptida bioaktif sebagai pangan fungsional