JOMPARNDJOMPARND

One moment, please...One moment, please...

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada remaja putri di SDN 2 Rawa Laut tentang pentingnya mengenal tanda, gejala, dan penanganan anemia, serta persiapan menghadapi menarche, termasuk di dalamnya adalah perawatan kesehatan selama haid. Kegiatan pengabdian masyarakat ini direncanakan dalam bentuk kegiatan Penyuluhan dan Diskusi. Bentuk kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan edukasi pada Siswi Kelas V SDN 2 Rawa Laut Bandar Lampung. Materi diberikan dengan menggunakan media visual dan leaflet dengan metode ceramah, diskusi dan brainstorming tentang anemia dan perawatan kesehatan selama haid, serta pemberian Tablet Tambah Darah. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini berjalan dengan baik dan telah dilaksanakan pada hari kamis tanggal 26 September 2024 di SDN 2 Rawa Laut Bandar Lampung. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dihadiri 34 siswi. Adapun materi yang diberikan meliputi Edukasi anemia dan pencegahannya, serta perawatan kesehatan selama haid. Hasil yang didapat adalah meningkatnya pengetahuan remaja putri mengenai pencegahan anemia dan perawatan kesehatan selama haid dimana sebelum diberikan edukasi terbanyak pada tingkat pengetahuan kurang dengan jumlah jawaban benar kurang dari 50% sebanyak 22 remaja (64,7%). Setelah diberikan edukasi meningkat terbanyak pada tingkat pengetahuan baik dengan jumlah jawaban bernar lebih dari 50% sebanyak 27 remaja (79,4%). Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkesinambungan sehingga para remaja putri di SDN 2 Rawa Laut khususnya remaja putri yang memasuki usia pubertas dapat mempersiapkan diri dalam menghadapi menarche, melakukan perawatan kesehatan selama haid, dan mengkonsumsi makanan yang bergizi untuk mencegah anemia, termasuk mengkonsumsi tablet tambah darah selama haid.

Peningkatan pengetahuan remaja putri tentang anemia, menarche, dan perawatan kesehatan selama haid terbukti signifikan setelah kegiatan penyuluhan.Kegiatan ini menunjukkan pentingnya pendidikan kesehatan reproduksi untuk remaja putri.Koordinasi dengan pihak terkait seperti Puskesmas diperlukan untuk memastikan pelayanan kesehatan yang berkelanjutan.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang program pendidikan kesehatan reproduksi terhadap pencegahan anemia pada remaja. Selain itu, studi tentang efektivitas distribusi tablet tambah darah secara rutin oleh Puskesmas perlu dilakukan. Pengaruh partisipasi orang tua dalam pendidikan kesehatan remaja juga menjadi topik menarik untuk dikembangkan, dengan fokus pada strategi komunikasi yang efektif antara sekolah, keluarga, dan fasilitas kesehatan.

Read online
File size1 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test