JOMPARNDJOMPARND

One moment, please...One moment, please...

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran orangtua di Dusun Dobalan, Desa Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, terhadap pentingnya peran mereka dalam mengawasi anak-anak yang berkendara di jalan raya. Maraknya kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak di bawah umur menjadi latar belakang utama pelaksanaan kegiatan ini. Metode yang digunakan meliputi pendekatan partisipatif melalui penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terarah, serta pembagian leaflet edukatif mengenai keselamatan berlalu lintas. Kegiatan ini diikuti oleh 32 peserta dari total 50 undangan, dengan hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman signifikan. Skor pengetahuan peserta (dari kuesioner) meningkat rata-rata dari 58,25 menjadi 88,5 (skala 100), yang mencerminkan efektivitas pendekatan edukatif yang dilakukan. Selain itu, 91% peserta menyatakan siap menerapkan hasil penyuluhan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala dengan cakupan wilayah yang lebih luas dan pelibatan instansi terkait seperti kepolisian dan Dinas Perhubungan.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Dusun Dobalan, Desa Timbulharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, secara umum telah berhasil mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan kesadaran dan pemahaman orangtua mengenai pentingnya pengawasan terhadap anak-anak yang berkendara, khususnya dalam konteks keselamatan lalu lintas dan kepatuhan terhadap regulasi.Kegiatan ini merespons kondisi awal yang menunjukkan rendahnya pemahaman orangtua terhadap usia minimal mengemudi, risiko hukum dan keselamatan, serta lemahnya keterlibatan dalam pengawasan anak saat berkendara.Melalui pendekatan penyuluhan partisipatif dan diskusi kelompok, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan sikap orangtua secara signifikan, yang tercermin dari hasil evaluasi pre-test dan post-test.Misalnya, pemahaman orangtua tentang usia minimal memiliki SIM meningkat dari 38% menjadi 87%, dan kesediaan untuk mendampingi serta mengawasi anak saat berkendara meningkat dari 62% menjadi 91%.Temuan ini menunjukkan bahwa metode edukatif yang komunikatif dan kontekstual efektif dalam membangun kesadaran kritis di tingkat keluarga.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak jangka panjang pendekatan edukatif partisipatif terhadap perubahan perilaku orangtua dalam mengawasi anak berkendara. Selain itu, studi perbandingan antara metode penyuluhan tradisional dan inovatif seperti simulasi virtual dapat dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas berbagai pendekatan. Terakhir, penelitian tentang peran institusi lokal seperti polisi dan dinas perhubungan dalam mendukung program edukasi keselamatan lalu lintas berbasis komunitas juga diperlukan untuk memperkuat kerangka kerja kolaboratif yang berkelanjutan.

Read online
File size805.51 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test