SARI MUTIARASARI MUTIARA

Jurnal Abdimas MutiaraJurnal Abdimas Mutiara

Tanggung jawab orangtua sebagai role model merupakan tantangan sekaligus peluang yang dimiliki oleh orangtua, khususnya para Bapak sebagai kepala keluarga. Posisi strategis Bapak sebagai kepala keluarga sangat penting untuk diperhatikan dalam proses pendidikan karakter di tengah-tengah keluarga. Bapak sebagai orangtua menjadi role model karakter yang akan dicontoh oleh anak-anak. Apabila karakter positif yang ditunjukkan oleh Bapak, maka anak di rumah pun akan mengikutinya. Karena pentingnya peran orangtua dalam proses Pendidikan karakter bagi anak di rumah, maka pengmas ini dilaksanakan untuk membangun kesadaran bagi para kaum Bapak di P2MI GMI EKB Simalingkar B. Dengan kegiatan Pengmas ini, para Bapak di P2MI GMI EKB Simalingkar B semakin sadar dan akhirnya memiliki komitmen untuk menjadi role model yang baik bagi anak di tengah-tengah keluarga.

Peran dan kehadiran seorang Bapak dalam proses Pendidikan karakter sangatlah penting dan strategis dalam proses Pendidikan karakter anak-anak di dalam keluarga.Secara sosial maupun budaya, Masyarakat Indonesia secara dominan memegang teguh sistem paternalisme dalam keluarga dimana Bapak sebagai pembawa garis keturunan memiliki kekuatan dan memberikan Pendidikan di rumah.Hal tersebut didukung dengan Masyarakat Indoensia yang religius dimana Bapak diyakini sebagai pemimpin atau teladan dalam hal pembentukan sikap dan karakter baik di rumah dan bermasyarakat.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi efektivitas orangtua sebagai role model, dengan fokus pada perbedaan gaya pengasuhan dan pengaruhnya terhadap pembentukan karakter anak. Kedua, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengalaman dan persepsi orangtua dalam menjalankan peran sebagai role model, serta tantangan dan strategi yang mereka gunakan untuk mengatasi hambatan. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perkembangan karakter anak seiring waktu, dan mengidentifikasi hubungan antara peran orangtua sebagai role model dengan hasil perkembangan anak di berbagai aspek, seperti prestasi akademik, perilaku sosial, dan kesehatan mental. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang lebih mendalam terhadap pemahaman tentang peran orangtua dalam pembentukan karakter anak, dan memberikan dasar bagi pengembangan program intervensi yang lebih efektif.

Read online
File size218.25 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test