UPBUPB

Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada MasyarakatDianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital entrepreneurship siswa SMK Koperasi Pontianak dalam menghadapi era ekonomi kreatif. Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang usaha baru yang menuntut kemampuan kewirausahaan berbasis digital. Namun, masih banyak siswa SMK Koperasi Pontianak yang memiliki keterbatasan dalam pemahaman dan keterampilan kewirausahaan digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif berbasis experiential learning melalui pelatihan, praktik, dan pendampingan. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, pelaksanaan pelatihan, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan minat berwirausaha siswa. Peserta mampu membuat akun bisnis digital, menyusun konten promosi, serta melakukan simulasi pemasaran online. Selain itu, terjadi perubahan pola pikir siswa dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja. Meskipun terdapat kendala seperti keterbatasan akses internet dan perbedaan literasi digital, program ini berjalan efektif. Dengan demikian, pelatihan ini berpotensi menjadi model pembelajaran kewirausahaan digital yang berkelanjutan di lingkungan SMK Koperasi Pontianak.

Pelatihan digital entrepreneurship memberikan dampak positif signifikan terhadap peningkatan kompetensi siswa SMK dalam menghadapi era ekonomi kreatif.Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan minat berwirausaha siswa melalui pendekatan praktik langsung.Pelatihan berpotensi dikembangkan secara berkelanjutan sebagai model pembelajaran kewirausahaan berbasis digital di SMK.

Pertama, perlu dilakukan penelitian untuk menguji efektivitas model pelatihan digital entrepreneurship secara berkelanjutan dalam kurikulum SMK, dengan melihat perkembangan keterampilan siswa dalam jangka panjang setelah pelatihan. Kedua, penting untuk mengeksplorasi pengaruh peningkatan literasi digital terhadap kesiapan berwirausaha siswa, terutama dalam konteks daerah dengan akses internet terbatas, untuk merancang intervensi yang lebih inklusif. Ketiga, diperlukan studi tentang bagaimana potensi lokal dapat diintegrasikan ke dalam bisnis digital siswa, agar pelatihan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga memperkuat nilai-nilai lokal dan keberlanjutan usaha. Penelitian-penelitian ini dapat menjadi dasar pengembangan program pelatihan yang lebih adaptif, kontekstual, dan berkelanjutan. Dengan memahami faktor-faktor pendukung dan penghambat setelah pelatihan, sekolah dan pemangku kebijakan dapat merancang ekosistem kewirausahaan digital yang mendukung lahirnya wirausahawan muda yang mandiri dan inovatif. Temuan dari studi lanjutan juga dapat digunakan untuk menyusun modul pelatihan yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Fokus pada pengembangan bisnis berbasis potensi lokal dapat mendorong kreativitas siswa sekaligus mendukung ekonomi lokal. Selain itu, pendekatan longitudinal dapat mengungkap dampak jangka panjang dari pelatihan terhadap karier siswa. Kolaborasi antara sekolah, universitas, dan pelaku usaha digital juga layak dieksplorasi sebagai model pendampingan berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan tidak berhenti setelah satu kali kegiatan, melainkan menjadi bagian dari ekosistem pembelajaran yang dinamis. Penelitian lanjutan perlu dirancang untuk menguji berbagai aspek ini secara komprehensif dan sistematis.

  1. Vol 3 No 1 (2026): Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat | Dianmas Bhakti: Jurnal Pengabdian... jurnal.upb.ac.id/index.php/dianmasbhakti/issue/view/74Vol 3 No 1 2026 Dianmas Bhakti Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Dianmas Bhakti Jurnal Pengabdian jurnal upb ac index php dianmasbhakti issue view 74
Read online
File size439.4 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test