UNDIKMAUNDIKMA

International Journal of Ethnoscience and Technology in EducationInternational Journal of Ethnoscience and Technology in Education

Penelitian ini menyelidiki dampak integrasi Ethno-STEM dengan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif di antara siswa sekolah menengah di Nigeria. Menyadari peran penting kreativitas dalam pendidikan STEM, penelitian ini mengatasi kesenjangan antara metode pengajaran tradisional dan kebutuhan akan pendekatan inovatif yang menumbuhkan berpikir kreatif. Pendidikan STEM tradisional, yang sering ditandai dengan hafalan, telah dikritik tidak mempersiapkan siswa secara memadai untuk menghadapi masalah dunia nyata secara inovatif. Penggabungan Ethno-STEM ke dalam PjBL merupakan strategi pedagogis avant‑garde yang bertujuan menjembatani pengetahuan budaya dengan penyelidikan ilmiah, sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan, menarik, dan efektif dalam mengembangkan pemecah masalah kreatif. Penelitian kuasi‑eksperimental ini, dilakukan selama empat bulan, melibatkan 84 siswa yang dibagi secara merata ke dalam kelompok eksperimen yang mengalami PjBL terintegrasi Ethno‑STEM, dan kelompok kontrol yang melanjutkan kurikulum konvensional. Keterampilan berpikir kreatif dinilai melalui pretest dan posttest, berfokus pada kelancaran, fleksibilitas, dan originalitas. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kreatif kelompok eksperimen dibandingkan kelompok kontrol, menandakan bahwa pendekatan PjBL terintegrasi Ethno‑STEM secara efektif meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa. Temuan ini menegaskan potensi integrasi pengetahuan budaya dan pembelajaran berbasis proyek dalam pendidikan STEM untuk menumbuhkan inovasi dan kemampuan pemecahan masalah kreatif di kalangan siswa.

Penelitian ini berhasil menunjukkan efektivitas integrasi Ethno-STEM dengan pembelajaran berbasis proyek (PjBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif siswa dalam pendidikan STEM.Dengan mengintegrasikan etnosains, pendekatan ini tidak hanya memperkaya pengalaman belajar melalui relevansi budaya, tetapi juga mempromosikan kemampuan pemecahan masalah yang inovatif.Hal ini dibuktikan oleh peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kreatif kelompok eksperimen.Integrasi tersebut secara efektif menjembatani kesenjangan antara pengetahuan budaya dan penyelidikan ilmiah, sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, relevan, dan mendalam bagi siswa.Temuan ini menunjukkan bahwa dengan menghubungkan mata pelajaran STEM dengan konteks budaya dan lingkungan siswa, kemampuan mereka untuk berpikir kreatif dan berinovasi secara signifikan meningkat, sehingga mengatasi tantangan penting dalam menumbuhkan bakat inovatif di bidang STEM di Afrika.

Penelitian lanjutan dapat menyelidiki apakah integrasi Ethno-STEM dengan pembelajaran berbasis proyek memberikan dampak serupa pada peningkatan kreativitas siswa di negara Afrika lain yang memiliki latar budaya berbeda, sehingga menguji generalisasi temuan ini secara lintas konteks budaya. Selanjutnya, sebuah studi longitudinal selama tiga sampai lima tahun dapat mengevaluasi keberlanjutan dan perkembangan jangka panjang keterampilan berpikir kreatif setelah intervensi, dengan menggabungkan instrumen penilaian kualitatif seperti portofolio proyek dan wawancara mendalam untuk menangkap dimensi kreativitas yang tidak terdeteksi oleh tes standar. Akhirnya, perbandingan eksperimental antara Ethno-STEM terintegrasi PjBL dan pendekatan pedagogis inovatif lain, misalnya STEAM berbasis teknologi digital atau pembelajaran gamifikasi, dapat mengidentifikasi keunggulan relatif masing‑masing metode dalam menumbuhkan kreativitas serta memandu kebijakan kurikulum yang lebih efektif.

  1. Enhancing Creative Thinking and Collaboration Skills through ILC3 Learning Model: A Case Study | Narulita,... doi.org/10.35741/issn.0258-2724.55.4.59Enhancing Creative Thinking and Collaboration Skills through ILC3 Learning Model A Case Study Narulita doi 10 35741 issn 0258 2724 55 4 59
  2. REDISCOVERY OF TRADITIONAL ECOLOGICAL KNOWLEDGE AS ADAPTIVE MANAGEMENT - Berkes - 2000 - Ecological Applications... onlinelibrary.wiley.com/resolve/doi?DOI=10.1890/1051-0761(2000)010[1251:ROTEKA]2.0.CO;2REDISCOVERY OF TRADITIONAL ECOLOGICAL KNOWLEDGE AS ADAPTIVE MANAGEMENT Berkes 2000 Ecological Applications onlinelibrary wiley resolve doi DOI 10 1890 1051 0761 2000 010 1251 ROTEKA 2 0 CO 2
  3. Large-scale comparison of science teaching methods sends clear message | PNAS. large scale comparison... doi.org/10.1073/pnas.1407304111Large scale comparison of science teaching methods sends clear message PNAS large scale comparison doi 10 1073 pnas 1407304111
  4. Active learning increases student performance in science, engineering, and mathematics | PNAS. active... pnas.org/doi/full/10.1073/pnas.1319030111Active learning increases student performance in science engineering and mathematics PNAS active pnas doi full 10 1073 pnas 1319030111
  5. Anatomy of STEM teaching in North American universities | Science. anatomy stem teaching north american... doi.org/10.1126/science.aap8892Anatomy of STEM teaching in North American universities Science anatomy stem teaching north american doi 10 1126 science aap8892
Read online
File size561.91 KB
Pages15
DMCAReport

Related /

ads-block-test