SINTHOPSINTHOP

Sinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan BudayaSinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan Budaya

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi identitas dan peran gender, serta praktik sosialisasi nilai kesetaraan gender oleh guru di tiga Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) di Banda Aceh. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap guru di TKIT Al-Fatih, Permata Sunnah, dan Khalifah 3. Temuan menunjukkan bahwa guru menggunakan pendekatan tematik dan kontekstual untuk memperkenalkan identitas gender serta mendorong interaksi lintas gender melalui permainan, diskusi, dan keteladanan. Praktik pedagogis ini mencerminkan upaya transformatif menuju pendidikan inklusif yang responsif terhadap kesetaraan. Namun, bias halus dalam pola komunikasi menunjukkan perlunya penguatan literasi gender di kalangan pendidik. Temuan ini menegaskan bahwa institusi pendidikan Islam dapat menjadi ruang strategis untuk menanamkan nilai kesetaraan gender melalui pendekatan reflektif, kritis, dan kontekstual.

Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidik di tiga Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) di Banda Aceh memainkan peran penting dalam membentuk identitas gender dan mensosialisasikan nilai kesetaraan gender melalui pendekatan kontekstual, tematik, dan berbasis pengalaman.Guru secara aktif memupuk pemahaman bahwa identitas gender bukanlah sesuatu yang kaku, melainkan konstruksi sosial yang mendukung pengembangan potensi anak secara holistik.Meskipun demikian, masih ditemukan bias gender halus dalam komunikasi, sehingga diperlukan peningkatan literasi gender secara komprehensif di kalangan pendidik.

Pertama, perlu dilakukan penelitian tentang bagaimana kepemimpinan sekolah di TKIT mendukung atau menghambat penerapan pendidikan responsif gender, termasuk analisis kebijakan internal dan pelatihan guru yang diberikan oleh kepala sekolah. Kedua, penting untuk mengeksplorasi peran orang tua dalam memperkuat atau melemahkan nilai kesetaraan gender yang diajarkan di sekolah, mengingat pengaruh budaya dan norma keluarga yang kuat di masyarakat Aceh. Ketiga, diperlukan studi tindakan kelas yang melibatkan guru untuk mengembangkan modul ajar berbasis kearifan lokal yang mengintegrasikan nilai Islam progresif dengan prinsip kesetaraan gender secara sistematis dalam kurikulum harian TKIT, sehingga pendekatan ini dapat direplikasi secara luas.

  1. The Role of Teachers in Building Gender Identity and Equality in Integrated Islamic Kindergartens in... doi.org/10.69548/sinthop.v4.i1.21.46-54The Role of Teachers in Building Gender Identity and Equality in Integrated Islamic Kindergartens in doi 10 69548 sinthop v4 i1 21 46 54
  1. #pengaruh budaya#pengaruh budaya
  2. #kesetaraan gender#kesetaraan gender
Read online
File size286.56 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Tk
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test