SINTHOPSINTHOP
Sinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan BudayaSinthop: Media Kajian Pendidikan, Agama, Sosial dan BudayaThis study explores the social construction of spinsterhood among the Pekal Tribe, who predominantly inhabit Napal Putih in North Bengkulu Regency. The research investigates the socio-cultural meanings attached to unmarried women of a certain age and their implications for womens social status and mental well-being in the community. Utilizing a qualitative approach and a case study method, the study involved five Pekalese women—both married and unmarried—as primary informants. Data were collected through interviews and documentation, and validated using source triangulation. The analysis followed the Miles and Huberman framework, involving data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that being labeled a spinster is associated with negative connotations in Pekal society, driven by patriarchal culture, limited educational awareness, economic hardship, and strong societal expectations that women marry before the age of 25. These factors collectively shape a perception that unmarried women are socially undesirable. Applying Berger and Luckmanns Social Construction Theory, the study illustrates how societal norms are formed through externalization, objectification, and internalization, surrounding the stigma of spinsterhood. As a result, the concept evolves into a socially constructed label that significantly influences womens opportunities, autonomy, and psychological health within the Pekal community.
The study concludes that the social construction of spinsterhood among the Pekal Tribe is a deeply ingrained system of meaning that significantly impacts womens lives.This stigma is perpetuated through cultural norms, religious interpretations, economic pressures, and social surveillance, leading to negative consequences for unmarried womens social status and mental well-being.While societal pressures are strong, women demonstrate varied responses, ranging from compliance to negotiation and resistance, highlighting their agency within these constraints.Further research is needed to explore the evolution of counter-narratives and potential for social change.
Based on the findings, future research could investigate the effectiveness of community-based interventions aimed at challenging patriarchal norms and promoting gender equality within the Pekal Tribe. Furthermore, a comparative study examining the social construction of spinsterhood across different ethnic groups in Bengkulu province could reveal nuanced cultural variations and common underlying factors. Finally, longitudinal research tracking the life trajectories of unmarried Pekal women over time, particularly those who pursue higher education or economic independence, would provide valuable insights into the long-term impacts of stigma and the potential for individual agency to reshape societal expectations. These studies should employ mixed-methods approaches, combining qualitative interviews with quantitative surveys to capture both the lived experiences and broader patterns of social change, and should prioritize the voices and perspectives of Pekal women themselves to ensure culturally sensitive and impactful research.
- Wacana Stigmatisasi Perempuan Berpendidikan Tinggi yang Terefleksikan Melalui Media Sosial YouTube |... journal2.uad.ac.id/index.php/mimesis/article/view/8623Wacana Stigmatisasi Perempuan Berpendidikan Tinggi yang Terefleksikan Melalui Media Sosial YouTube journal2 uad ac index php mimesis article view 8623
- The Social Construction of Spinsterhood Among the Pekal Tribe in Napal Putih, North Bengkulu Regency... journal.sinthop.org/index.php/ojs/article/view/26The Social Construction of Spinsterhood Among the Pekal Tribe in Napal Putih North Bengkulu Regency journal sinthop index php ojs article view 26
- jurnal ilmu komunikasi. manajemen komunikasi stigma perempuan lajang jurnal ilmu authors pricilla pascadeany... doi.org/10.24002/jik.v21i1.8790jurnal ilmu komunikasi manajemen komunikasi stigma perempuan lajang jurnal ilmu authors pricilla pascadeany doi 10 24002 jik v21i1 8790
- Jurnal Psikologi Teori dan Terapan. identitas lajang single identity stigma studi fenomenologi perempuan... journal.unesa.ac.id/index.php/jptt/article/view/1450Jurnal Psikologi Teori dan Terapan identitas lajang single identity stigma studi fenomenologi perempuan journal unesa ac index php jptt article view 1450
| File size | 317.06 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
SINTHOPSINTHOP The study contributes to the limited body of research on digital behavior in non-urban settings and underscores the importance of implementing context-basedThe study contributes to the limited body of research on digital behavior in non-urban settings and underscores the importance of implementing context-based
UMPRUMPR Memakai pendekatan yuridis-normatif dan analisis data empiris, tulisan ini menjelaskan bagaimana politik hukum PSU terkodifikasi, dijalankan, dan dirasakanMemakai pendekatan yuridis-normatif dan analisis data empiris, tulisan ini menjelaskan bagaimana politik hukum PSU terkodifikasi, dijalankan, dan dirasakan
PRINPRIN Oleh karena itu, disarankan agar diadakan pelatihan lanjutan dan pendampingan berkala, guna memastikan keterampilan yang telah diperoleh dapat diterapkanOleh karena itu, disarankan agar diadakan pelatihan lanjutan dan pendampingan berkala, guna memastikan keterampilan yang telah diperoleh dapat diterapkan
TRILOGITRILOGI Hasil ini menggarisbawahi potensi Scrum sebagai kerangka kerja yang kuat untuk pengembangan perangkat lunak pendidikan, dengan aplikasi yang dapat digeneralisasikanHasil ini menggarisbawahi potensi Scrum sebagai kerangka kerja yang kuat untuk pengembangan perangkat lunak pendidikan, dengan aplikasi yang dapat digeneralisasikan
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Penelitian ini berkontribusi pada literatur yang berkembang tentang agama dan politik dengan memberikan wawah tentang dimensi simbolik dan praktis komunikasiPenelitian ini berkontribusi pada literatur yang berkembang tentang agama dan politik dengan memberikan wawah tentang dimensi simbolik dan praktis komunikasi
SINTHOPSINTHOP Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas keluarga dan kader, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta pelaksanaan pemantauan dan evaluasiPenelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas keluarga dan kader, peningkatan kolaborasi lintas sektor, serta pelaksanaan pemantauan dan evaluasi
SINTHOPSINTHOP Masyarakat menghadapi beberapa tantangan, seperti memulihkan reputasi desa, menjaga kualitas tanaman, mengatasi kondisi lingkungan yang tidak dapat diprediksi,Masyarakat menghadapi beberapa tantangan, seperti memulihkan reputasi desa, menjaga kualitas tanaman, mengatasi kondisi lingkungan yang tidak dapat diprediksi,
UNISRIUNISRI Orang-orang yang saat menggunakan komputer atau perangkat elektronik lain yang terhubung ke internet, anda harus berhati-hati saat menggunakannya untukOrang-orang yang saat menggunakan komputer atau perangkat elektronik lain yang terhubung ke internet, anda harus berhati-hati saat menggunakannya untuk
Useful /
UPIUPI Bisnis ini selaras dengan prinsip ekonomi sirkular serta mendukung SDG 7 dan SDG 11, namun keberhasilannya tergantung pada optimalisasi harga, dukunganBisnis ini selaras dengan prinsip ekonomi sirkular serta mendukung SDG 7 dan SDG 11, namun keberhasilannya tergantung pada optimalisasi harga, dukungan
UNTADUNTAD Dominasi kepala desa, keterbatasan waktu dialog, serta ketidakkonsistenan dalam mengakomodasi masukan masyarakat mengurangi esensi demokrasi deliberatif.Dominasi kepala desa, keterbatasan waktu dialog, serta ketidakkonsistenan dalam mengakomodasi masukan masyarakat mengurangi esensi demokrasi deliberatif.
PRINPRIN Pelatihan ini berdampak positif pada peningkatan kesadaran hukum, potensi pengurangan angka wanprestasi, dan pengembangan sistem keuangan yang inklusif,Pelatihan ini berdampak positif pada peningkatan kesadaran hukum, potensi pengurangan angka wanprestasi, dan pengembangan sistem keuangan yang inklusif,
PRINPRIN Ada 2 desa masuk dalam KRB ring 1 yaitu desa sugihwaras dan desa Sempu. Ada 4 desa masuk dalam KRB ring 2 yaitu desa Ngancar, Babadan, Pandantoyo, danAda 2 desa masuk dalam KRB ring 1 yaitu desa sugihwaras dan desa Sempu. Ada 4 desa masuk dalam KRB ring 2 yaitu desa Ngancar, Babadan, Pandantoyo, dan