WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER
Jurnal Farmasi SYIFAJurnal Farmasi SYIFAPeptida bioaktif merupakan fragmen protein spesifik yang tidak hanya memiliki fungsi sebagai nutrisi, namun juga memiliki efek positif pada fungsi, kondisi, dan kesehatan tubuh. Peptida bioaktif dapat terbentuk selama proses proteolisis baik melalui hidrolisis enzimatik in vitro, fermentasi, maupun pemecahan selama pencernaan makanan di saluran cerna. Peptida bioaktif memiliki berbagai manfaat pada kesehatan manusia dengan mempengaruhi sistem pencernaan, endokrin, kardiovaskular, syaraf dan imunitas. Beberapa jenis peptida bioaktif juga telah diteliti dan diketahui memiliki aktivitas antihipertensi, antihiperlipidemia, sitomodulator dan antigenotoksik. Peptida bioaktif juga merupakan komponen yang fleksibel dalam penggunaannya dikarenakan variasi rantai samping yang dapat berinteraksi dan bekerja pada berbagai jenis lingkungan. Beberapa tantangan dalam penggunaan bioaktif peptida adalah lingkungan asam pada lambung serta efek dari enzim protease pada lambung dan usus yang tentunya akan berdampak terhadap ketersediaan hayatinya. Selain itu, meskipun peptida dapat mencapai sirkulasi sistemik, peptida dapat mengalami inaktivasi yang menyebabkan peptida kehilangan aktivitasnya dan hanya berperan sebagai nutrisi. Peptida dengan berat molekul besar juga dapat mengalami kesulitan dalam proses penyerapannya di usus, menyebabkan hilangnya peptida yang bermanfaat dari sistem pencernaan. Meskipun begitu, peptida bioaktif memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan. Review ini berfokus pada potensi peptida bioaktif sebagai pangan fungsional dan nutrasetikal.
Peptida bioaktif dan hidrolisat protein memiliki potensi besar sebagai pangan fungsional dan nutrasetikal yang dapat berkontribusi signifikan dalam mengatasi penyakit.Namun, untuk mewujudkan potensi ini, sejumlah tantangan harus diatasi, termasuk proses produksi yang kompleks dan mahal, serta kebutuhan akan metodologi analisis yang terstandarisasi dan uji klinis yang lebih kuat untuk memastikan efektivitas dan keamanan produk.Inovasi dalam teknologi produksi, seperti penggunaan alat bioinformatika untuk pemahaman hubungan struktur-aktivitas peptida, metode pemurnian yang lebih efisien serta modifikasi untuk peningkatan absorpsi sangat penting untuk meningkatkan hasil dan potensi peptida yang dihasilkan.Selain itu, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami kualitas sensorik peptida bioaktif, seperti rasa, untuk memastikan penerimaan konsumen dan keberhasilan komersialisasi.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan antara lain: pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh variasi metode produksi peptida bioaktif, seperti hidrolisis enzimatik dengan enzim yang berbeda atau fermentasi dengan mikroorganisme yang berbeda, terhadap profil asam amino dan aktivitas biologis peptida yang dihasilkan. Hal ini penting untuk mengoptimalkan produksi peptida bioaktif dengan sifat yang diinginkan. Kedua, penelitian tentang mekanisme interaksi peptida bioaktif dengan reseptor di saluran pencernaan dan efeknya terhadap metabolisme tubuh perlu digali lebih dalam. Pemahaman yang lebih baik tentang mekanisme ini dapat membantu dalam pengembangan produk pangan fungsional yang lebih efektif. Ketiga, perlu dilakukan studi klinis yang lebih besar dan dirancang dengan baik untuk menguji efektivitas dan keamanan peptida bioaktif dalam mencegah atau mengobati penyakit tertentu. Studi ini harus mempertimbangkan faktor-faktor seperti dosis, durasi pemberian, dan karakteristik subjek penelitian.
| File size | 363.5 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga higienitas proses, inovasi pengemasan, dan strategi pemasaran.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga higienitas proses, inovasi pengemasan, dan strategi pemasaran.
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Metode analisis proksimat meliputi spektrofotometri UV-Vis untuk analisis karbohidrat, metode protein Kjeldahl, dan ekstraksi lemak Soxhlet. FormulasiMetode analisis proksimat meliputi spektrofotometri UV-Vis untuk analisis karbohidrat, metode protein Kjeldahl, dan ekstraksi lemak Soxhlet. Formulasi
JOMPARNDJOMPARND Melalui pelatihan kerajinan daur ulang botol plastik, anak-anak diajarkan membuat celengan dari botol bekas. Kegiatan ini berupa sosialisasi partisipatifMelalui pelatihan kerajinan daur ulang botol plastik, anak-anak diajarkan membuat celengan dari botol bekas. Kegiatan ini berupa sosialisasi partisipatif
JOMPARNDJOMPARND Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap: edukasi, praktik langsung pembuatan CV dengan CVCEPAT, dan evaluasi menggunakan post-test serta kuesioner feedback.Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap: edukasi, praktik langsung pembuatan CV dengan CVCEPAT, dan evaluasi menggunakan post-test serta kuesioner feedback.
JOMPARNDJOMPARND Hasil pengabdian ini Dengan melakukan prenatal yoga ini ibu hamil dapat merasa nyaman, rileks dan mengurangi rasa cemas ketika mengalami beberapa keluhanHasil pengabdian ini Dengan melakukan prenatal yoga ini ibu hamil dapat merasa nyaman, rileks dan mengurangi rasa cemas ketika mengalami beberapa keluhan
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Conceptual Literature Review (SCLR). Total 40 artikel ilmiah yang diterbitkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Conceptual Literature Review (SCLR). Total 40 artikel ilmiah yang diterbitkan
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER BPOM RI Nomor 18 tahun 2015 tentang persyaratan teknis bahan kosmetika membatasi hidrokuinon dalam kosmetika. Indonesia tidak mengizinkan penggunaan hidrokuinonBPOM RI Nomor 18 tahun 2015 tentang persyaratan teknis bahan kosmetika membatasi hidrokuinon dalam kosmetika. Indonesia tidak mengizinkan penggunaan hidrokuinon
UNUSAUNUSA casei menunjukkan kehadiran gugus fungsi hidroksil O-H (3425,76-3295,98 cm⁻¹), metil C-H (2930,86-2856,70 cm⁻¹), karbonil C=O (1660,11-1647,27 cm⁻¹),casei menunjukkan kehadiran gugus fungsi hidroksil O-H (3425,76-3295,98 cm⁻¹), metil C-H (2930,86-2856,70 cm⁻¹), karbonil C=O (1660,11-1647,27 cm⁻¹),
Useful /
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT These findings are expected to support the development of contextual and sustainable Islamic education models that are locally relevant yet globally competitive.These findings are expected to support the development of contextual and sustainable Islamic education models that are locally relevant yet globally competitive.
JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan pengujian validitas melalui triangulasi sumber, teknik member checking, dan kecukupanAnalisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, dengan pengujian validitas melalui triangulasi sumber, teknik member checking, dan kecukupan
UNUSAUNUSA Pada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (T2DM), imunitas bawaan dan adaptif melemah akibat hiperlikemia. Lycopene adalah salah satu karotenoid hidrokarbonPada pasien dengan diabetes mellitus tipe 2 (T2DM), imunitas bawaan dan adaptif melemah akibat hiperlikemia. Lycopene adalah salah satu karotenoid hidrokarbon
UNUSAUNUSA Serum kontrol merupakan bagian dari penjaminan mutu laboratorium kesehatan. Serum kontrol buatan sendiri yang diliofilisasi merupakan salah satu jenisSerum kontrol merupakan bagian dari penjaminan mutu laboratorium kesehatan. Serum kontrol buatan sendiri yang diliofilisasi merupakan salah satu jenis