JURNALALKHAIRATJURNALALKHAIRAT

FIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen IslamFIKROTUNA: Jurnal Pendidikan dan Manajemen Islam

Penelitian ini mengkaji spiritualisasi pendidikan holistik pada abad ke-21 dari perspektif Islam dan Barat, menyoroti perbedaan serta kesamaan paradigma spiritual yang berperan penting dalam membentuk individu yang berimbang. Perspektif Islam menekankan nilai tawhid, tazkiyah, dan amanah yang mendukung pengembangan moral dan etika. Sebaliknya, perspektif Barat menekankan kesadaran diri, mindfulness, dan tanggung jawab sosial untuk meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional. Meskipun memiliki dasar filosofis yang berbeda, kedua perspektif menyumbang pada tujuan pendidikan yang sama, yaitu pembentukan karakter dan peningkatan kesadaran sosial. Penelitian ini juga menekankan pentingnya paradigma spiritual dalam menangani tantangan global kontemporer, termasuk krisis kesehatan mental dan ketimpangan sosial.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa paradigma spiritualitas dalam pendidikan holistik abad ke-21 memiliki fokus yang berbeda antara perspektif Islam dan Barat, namun saling melengkapi.Islam menekankan monoteisme, tazkiyah, dan amanah untuk pengembangan moral, sementara Barat menekankan kesadaran diri, mindfulness, dan tanggung jawab sosial.Kedua perspektif bertujuan membentuk individu yang utuh secara fisik, mental, emosional, dan spiritual dengan mengajarkan nilai universal seperti empati dan keadilan, yang relevan menghadapi tantangan global modern.Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi penerapan spiritualitas dalam konteks budaya dan agama yang beragam serta melakukan studi kasus guna memahami praktik terbaik dan dampak jangka panjang pendidikan holistik berbasis spiritualitas.

Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki bagaimana integrasi spiritualitas dalam pendidikan holistik beragam di berbagai konteks budaya dan agama, sehingga dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasinya. Selain itu, diperlukan studi kasus yang mendokumentasikan model kurikulum berbasis spiritualitas di sekolah-sekolah, serta mengevaluasi dampak jangka panjangnya terhadap perkembangan karakter dan kesejahteraan siswa. Selanjutnya, penting untuk meneliti pengaruh pendidikan holistik yang spiritualisasi terhadap peningkatan kesadaran lingkungan dan ketahanan psikologis siswa, khususnya dalam menghadapi perubahan iklim dan stres akademik. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan dan pendidik dalam merancang program pendidikan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan berfokus pada pengembangan seluruh dimensi manusia.

  1. Asosiasi Antara Spiritualitas, Agama, dan Manajemen dalam Lembaga Pendidikan Islam | TAUJIH: Jurnal Pendidikan... doi.org/10.53649/taujih.v4i1.108Asosiasi Antara Spiritualitas Agama dan Manajemen dalam Lembaga Pendidikan Islam TAUJIH Jurnal Pendidikan doi 10 53649 taujih v4i1 108
  2. Holistic Education: An Approach for 21 Century | Mahmoudi | International Education Studies | CCSE. holistic... doi.org/10.5539/ies.v5n3p178Holistic Education An Approach for 21 Century Mahmoudi International Education Studies CCSE holistic doi 10 5539 ies v5n3p178
  3. Review the Role of Holistic Learning in Cultivating Global Citizenship Skills | EIKI Journal of Effective... doi.org/10.59652/jetm.v1i2.14Review the Role of Holistic Learning in Cultivating Global Citizenship Skills EIKI Journal of Effective doi 10 59652 jetm v1i2 14
Read online
File size321.17 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test