STEIKASSISTEIKASSI

SAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi SyariahSAUJANA : Jurnal Perbankan Syariah dan Ekonomi Syariah

Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penerapan green banking terhadap kinerja keberlanjutan pada PT Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021–2025. Green banking dipahami sebagai strategi perbankan yang mengintegrasikan aspek lingkungan dalam operasional dan pembiayaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif dan asosiatif, berdasarkan data sekunder dari annual report dan sustainability report BSI tahun 2021–2025. Variabel independen adalah green banking yang diukur melalui indeks pengungkapan 4 indikator yaitu green financing, green operational, green product, serta kebijakan lingkungan. Variabel dependen berupa kinerja keberlanjutan yang diukur melalui indeks pengungkapan tiga pilar ESG yaitu lingkungan, sosial, dan ekonomi. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji korelasi Pearson, regresi linear sederhana, uji F, uji t, dan uji robustness first-difference menggunakan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengungkapan green banking dengan pengungkapan kinerja keberlanjutan BSI. Koefisien determinasi sebesar 97,9% mengindikasikan bahwa variasi pengungkapan green banking dapat menjelaskan sebagian besar variasi pengungkapan kinerja keberlanjutan. Temuan ini sejalan dengan Legitimacy Theory yang menyatakan bahwa pemenuhan ekspektasi sosial dan lingkungan dapat memperkuat legitimasi perusahaan.

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji hubungan green banking terhadap kinerja keberlanjutan PT Bank Syariah Indonesia pada rentang 2021–2025.Berdasarkan hasil analisis korelasi, regresi, dan uji robustness first-difference, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif yang kuat antara luas pengungkapan green banking dan luas pengungkapan kinerja keberlanjutan.Temuan penelitian mengemukakan bahwa semakin optimal penerapan praktik perbankan hijau, maka semakin meningkat pula kinerja keberlanjutan entitas.Hasil tersebut sejalan dengan Legitimacy Theory yang mengemukakan bahwa entitas yang dapat memenuhi ekspektasi publik terkait tanggung jawab lingkungan akan memperoleh tingkat legitimasi yang lebih tinggi dari pemangku kepentingan.Legitimasi tersebut pada gilirannya memberikan kontribusi terhadap keberlanjutan operasional perusahaan dalam jangka panjang.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan dengan fokus pada implikasi praktis implementasi green banking dalam perbankan syariah. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana penerapan green banking dapat meningkatkan kinerja keuangan dan keberlanjutan bank syariah secara keseluruhan. Selain itu, penelitian lanjutan juga dapat mengkaji dampak green banking terhadap reputasi dan kepercayaan publik terhadap bank syariah. Dengan demikian, penelitian ini dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan keuangan berkelanjutan pada industri perbankan syariah di Indonesia.

  1. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... jstor.org/stable/258788?origin=crossrefClient Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site jstor stable 258788 origin crossref
  2. Client Challenge. client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site... doi.org/10.1007/978-3-031-25984-5_301051Client Challenge client challenge javascript disabled browser please enable proceed required part site doi 10 1007 978 3 031 25984 5 301051
Read online
File size523.31 KB
Pages20
DMCAReport

Related /

ads-block-test