STAISDHARMASTAISDHARMA

Kusuma: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatKusuma: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Desa Pagedangan di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memiliki potensi sumber daya alam dan sosial budaya yang signifikan, termasuk lahan pertanian yang subur dan solidaritas masyarakat yang kuat, menawarkan landasan yang menjanjikan untuk inisiatif pembangunan masyarakat seperti Kuliah Kerja Nyata (KKN). Namun, potensi ini terancam oleh tantangan sosial, terutama isu mendesak mengenai bullying di kalangan anak-anak usia sekolah dasar. Abstrak ini menyoroti potensi yang ada di Desa Pagedangan sekaligus menggarisbawahi urgensi kritis penanganan bullying. Bullying dapat memiliki dampak negatif yang parah dan berkepanjangan pada perkembangan psikologis dan sosial anak-anak, menghambat kesejahteraan dan potensi masa depan mereka. Menyadari efek merugikan pada korban, pelaku, dan saksi, intervensi yang terfokus sangat penting untuk menciptakan lingkungan belajar dan tumbuh yang aman dan suportif.

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema Stop Bullying pada Anak-anak Usia Sekolah Dasar di Desa Pagedangan, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, merupakan sebuah ikhtiar yang mulia dan mendesak.Melalui perencanaan yang matang, pelaksanaan yang partisipatif, dan evaluasi yang terukur, diharapkan program ini dapat memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas dari bullying bagi anak-anak usia sekolah dasar di Desa Pagedangan.Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada upaya mahasiswa KKN, tetapi juga pada sinergi dan kolaborasi yang kuat dari seluruh elemen masyarakat.Dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama, Desa Pagedangan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, berkarakter, dan bebas dari ancaman bullying.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk fokus pada pengembangan strategi pencegahan bullying yang berkelanjutan dan sesuai dengan konteks sekolah dan masyarakat Desa Pagedangan. Selain itu, perlu dilakukan advokasi kebijakan anti-bullying yang lebih komprehensif dan terintegrasi di tingkat sekolah maupun desa, termasuk usulan pembuatan peraturan sekolah yang jelas mengenai bullying dan sanksi bagi pelaku, serta alokasi anggaran desa untuk mendukung program-program pencegahan dan penanganan bullying secara berkelanjutan. Dengan demikian, diharapkan Desa Pagedangan dapat menjadi model praktik baik bagi desa-desa lain dalam upaya pencegahan dan penanganan bullying di tingkat sekolah dasar, serta menginspirasi inisiatif serupa di wilayah lain yang menghadapi permasalahan yang sama.

Read online
File size237.98 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test