YPSMYPSM

Jurnal Pendidikan Ekonomi dan BisnisJurnal Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Pembelajaran yang berorientasi kewirausahaan di sekolah vokasi memerlukan pendekatan instruksional yang mendorong penyelidikan aktif, kompetensi praktis, dan keterlibatan yang bermakna. Penelitian ini menyelidiki efek pembelajaran berbasis masalah (PBL) terhadap hasil belajar siswa kelas XI dalam mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) di SMK Negeri 4 Gorontalo. Desain kausal kuantitatif digunakan dengan total sampling 32 siswa. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dokumentasi pendukung, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan pemeriksaan asumsi melalui uji normalitas residual. Hasil menunjukkan bahwa siswa menilai implementasi PBL sangat kuat di seluruh tahap inti, dan hasil belajar juga dinilai sangat tinggi di seluruh domain kognitif, afektif, dan psikomotorik. Model regresi menunjukkan asosiasi positif antara PBL dan hasil belajar, didukung oleh koefisien yang signifikan secara statistik. Hubungan ini kuat, dan model menjelaskan lebih dari setengah variasi hasil belajar, menunjukkan bahwa PBL adalah kontributor instruksional yang substansial untuk pencapaian yang terkait kewirausahaan dalam konteks ini.

Penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas implementasi pembelajaran berbasis masalah (PBL) sangat terkait dengan hasil belajar dalam mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKK) di SMK Negeri 4 Gorontalo.Hasil regresi menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara PBL dan hasil belajar, dengan siswa yang mengalami proses PBL yang lebih kuat cenderung mencapai hasil yang lebih tinggi.Pola deskriptif lebih lanjut menunjukkan bahwa baik model pembelajaran maupun hasil belajar siswa dinilai sangat tinggi di seluruh tahap kunci dan domain kognitif, afektif, dan psikomotorik, menunjukkan bahwa orientasi masalah, penyelidikan terarah, kerja kolaboratif, dan evaluasi reflektif dapat mendukung pengembangan kompetensi yang berorientasi kewirausahaan.Implikasi utama adalah bahwa PBL yang berkelanjutan dan terstruktur dapat berfungsi sebagai penggerak instruksional utama untuk memperkuat penguasaan konsep kewirausahaan, disposisi belajar, dan kinerja praktis siswa vokasi dalam tugas-tugas berorientasi produk.Namun, daya jelaskan model menunjukkan bahwa variansi hasil belajar yang signifikan masih dapat dikaitkan dengan faktor-faktor lain, yang menyiratkan bahwa perbaikan pedagogis harus dipasangkan dengan kondisi belajar yang mendukung, seperti fasilitas belajar yang memadai dan dukungan motivasi.

Saran penelitian lanjutan yang baru: . . 1. Menguji stabilitas hubungan antara PBL dan hasil belajar di berbagai sekolah vokasi dengan sampel multi-situs untuk memahami apakah efek PBL konsisten di berbagai konteks.. . 2. Mempertimbangkan faktor-faktor tambahan seperti motivasi dan kualitas fasilitas dalam model prediksi untuk memahami bagaimana faktor-faktor ini berinteraksi dengan PBL dan mempengaruhi hasil belajar.. . 3. Menerapkan desain campuran untuk menyelidiki secara mendalam bagaimana tahap-tahap spesifik PBL diterapkan dalam konteks PKK dan bagaimana keputusan fasilitasi guru membentuk keterlibatan siswa dan kualitas produk. . . 4. Menggunakan desain longitudinal untuk menilai apakah efek PBL bertahan dalam kompetensi kewirausahaan jangka panjang siswa, seperti kemampuan mengenali peluang, ketahanan, dan kebiasaan inovasi berkelanjutan.

  1. Pengaruh Fasilitas Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa | Meliyana | Journal of Economic and Business... ejurnal.ung.ac.id/index.php/JEBE/article/view/17904Pengaruh Fasilitas Belajar Siswa Terhadap Hasil Belajar Siswa Meliyana Journal of Economic and Business ejurnal ung ac index php JEBE article view 17904
Read online
File size320.72 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test