UNISMUH PALUUNISMUH PALU

Journal of Public Health and PharmacyJournal of Public Health and Pharmacy

Penelitian ini mengevaluasi karakternya secara fisik‑kimia, konten logam berat, tingkat polifenol, dan aktivitas anti‑oksidan dari madu herbal HBCX yang diformulasikan dengan minyak jintan hitam dan ekstrak Curcuma xanthorriza. Hasil menunjukkan bahwa HBCX memiliki viskositas yang lebih tinggi dibandingkan madu komersial, pH yang lebih rendah, tidak terdeteksi kontaminasi logam berat di atas batas SNI hợp lệ, serta tingkat polifenol tinggi antara 33,7‑40,8 ppm. Aktivitas anti‑oksidan HBCX tercatat moderat dengan nilai IC₅₀ sebesar 54,78 ppm, menunjukkan potensi antiradikalisme yang cukup signifikan. Dengan karakteristik ramen ini, HBCX terbukti aman dan berpotensi kuat sebagai suplemen nutrisi yang dapat meningkatkan status anti‑oksidan pada individu yang berisiko mengalami stunting. Penelitian mendatang diharapkan dapat menilai efektivitas HBCX secara longitudinal pada model hewan stunting serta mengkaji mekanisme biokimia di balik peningkatan mikrobiota usus dan respons inflamasi.

HBCX herbal honey memiliki viskositas lebih tinggi namun masih di bawah standar INS, serta memiliki pH lebih rendah dibanding madu biasa.Kandungan logam berat HBCX berada di bawah batas aman, dan menampilkan tingkat polifenol dan aktivitas anti‑oksidan yang tinggi.Untuk memastikan manfaat terapeutik, perlu dilakukan penelitian fungsional pada hewan model stunting dan uji stres oksidatif di masa depan.

Kenaikan daun terjemahan ini mendorong penelitian di tiga arah. Pertama, uji dosis‑efektivitas HBCX pada hewan anak yang mengalami stunting untuk menilai pertumbuhan, status anti‑oksidan, dan pola mikrobiota usus. Kedua, penelitian komparatif antara HBCX dan suplemen vitamin‑kalsium konvensional guna mengidentifikasi manfaat tambahan pada sistem imun dan metabolisme nutrisi. Ketiga, studi mekanistik in vitro dan in vivo tentang bagaimana polைந்துol polyphenol pada HBCX mengubah profil mikroba baik dengan metode metagenomik dan marker inflamasi, sehingga dapat merumuskan strategi prapreparatif yang lebih terarah. Skema penelitian ini mengintegrasikan aspek klinis, mikrobiologis, dan bioinformatika, membantu pemerintah merancang program pencegahan stunting berbasis nutrisi dalam skala populasi.

Read online
File size429.83 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test