UNYUNY
Jurnal Pendidikan KarakterJurnal Pendidikan KarakterPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji persoalan remaja dengan berbagai tantangan yang dihadapinya serta upaya untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan psikologis analitik dan sosiologis. Sumber penelitian ini diambil dari kepustakaan sebagai sumber primer yang digali dari materi remaja dan perkembangannya, pendidikan karakter remaja, dan program life skills bagi remaja akhir yang dilengkapi dengan sumber sekunder berupa literatur-literatur lain yang relevan dan menunjang penelitian ini baik berupa buku, jurnal, surat kabar, majalah, dan sebagainya, antara lain: Orang Tua sebagai Sahabat Remaja oleh BKKBN Pusat Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja harus dibekali dengan pendidikan keterampilan hidup (life skills) yang cenderung membawa remaja pada pembentukan karakter yang menjadikan remaja semakin sehat dan bermartabat di masyarakat. Pendidikan keterampilan hidup (life skills) meliputi beberapa hal, antara lain: (1) keterampilan fisik yang intinya adalah bagaimana menyeimbangkan antara nutrisi, olah raga, dan istirahat; (2) keterampilan mental yang intinya adalah bagaimana berpikir secara positif; (3) keterampilan emosional yang intinya adalah bagaimana berkomunikasi dengan orang lain secara efektif; (4) keterampilan spiritual yang intinya adalah bagaimana bersyukur dan berdoa untuk memperoleh keridoan Allah Swt.; (5) keterampilan vokasional yang intinya adalah bagaimana menjadikan hobi dan bakat menjadi usaha untuk hidup mandiri; dan (6) keterampilan adversity yang intinya adalah bagaimana menghadapi kesulitan hidup dengan mengubah hambatan menjadi peluang.
Pembentukan karakter remaja dapat dicapai melalui pendidikan keterampilan hidup (life skills) yang mencakup aspek fisik, mental, emosional, spiritual, vokasional, dan penghadapan kesulitan.Keterampilan ini membantu remaja dalam menghadapi tantangan hidup, membangun kepercayaan diri, dan menjaga kesehatan fisik serta mental.Pendekatan pendidikan life skills perlu diperkuat melalui kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk menciptakan remaja yang tangguh, bermoral, dan siap menghadapi dunia kerja.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada integrasi keterampilan hidup ke dalam kurikulum pendidikan formal, khususnya di sekolah menengah, untuk memastikan remaja mampu menghadapi tantangan hidup secara mandiri. Selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi dampak partisipasi orang tua dalam program pendidikan life skills terhadap perilaku dan kepercayaan diri remaja. Terakhir, penelitian juga dapat mengkaji pengembangan modul keterampilan hidup berbasis teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform online, untuk meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas pembelajaran bagi remaja di era modern.
| File size | 695.96 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
STAISKUTIMSTAISKUTIM Dengan memenuhi kebutuhan psikologis dasar siswa akan otonomi dan kompetensi dalam berbagai tugas lintas disiplin, institusi ini berhasil menumbuhkan motivasiDengan memenuhi kebutuhan psikologis dasar siswa akan otonomi dan kompetensi dalam berbagai tugas lintas disiplin, institusi ini berhasil menumbuhkan motivasi
UNYUNY Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik anak dan keluarga, iklim keluarga, dan keteladanan orang tua terhadap karakter remaja.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh karakteristik anak dan keluarga, iklim keluarga, dan keteladanan orang tua terhadap karakter remaja.
UNDIKSHAUNDIKSHA Subjek penelitian meliputi guru Pendidikan Pancasila dan siswa kelas XII yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukanSubjek penelitian meliputi guru Pendidikan Pancasila dan siswa kelas XII yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan
UNDIKSHAUNDIKSHA Secara keseluruhan, implementasi nilai-nilai Pancasila telah berjalan cukup baik dan berkontribusi terhadap pembentukan karakter siswa. Proses internalisasiSecara keseluruhan, implementasi nilai-nilai Pancasila telah berjalan cukup baik dan berkontribusi terhadap pembentukan karakter siswa. Proses internalisasi
IAIDAIAIDA Pengelolaan dana yang efektif memungkinkan alokasi anggaran tepat untuk kebutuhan pendidikan, seperti peningkatan pengajaran, pelatihan guru, dan fasilitas.Pengelolaan dana yang efektif memungkinkan alokasi anggaran tepat untuk kebutuhan pendidikan, seperti peningkatan pengajaran, pelatihan guru, dan fasilitas.
IAIDAIAIDA Teknik analisis data menggunakan menggunakan uji instrument (validitas dan reabilitas), analisis statistik deskriptif (analisis parsial indikator dan interpretasiTeknik analisis data menggunakan menggunakan uji instrument (validitas dan reabilitas), analisis statistik deskriptif (analisis parsial indikator dan interpretasi
IAIDAIAIDA Pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis deskriptif sendiri merupakan metode penelitian dengan caraPengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis deskriptif sendiri merupakan metode penelitian dengan cara
IAIDAIAIDA Kepala Madrasah berstatus sebagai manajer dalam melakukan pelaksanaan manajemen kurikulum khususnya pada aspek perencanaan. Dalam penerapannya proses manajemenKepala Madrasah berstatus sebagai manajer dalam melakukan pelaksanaan manajemen kurikulum khususnya pada aspek perencanaan. Dalam penerapannya proses manajemen
Useful /
STAISKUTIMSTAISKUTIM Metode penelitian bersifat kualitatif dengan desain studi kasus, di mana partisipan diambil secara purposiva dari berbagai peran penting: yayasan, direkturMetode penelitian bersifat kualitatif dengan desain studi kasus, di mana partisipan diambil secara purposiva dari berbagai peran penting: yayasan, direktur
UNYUNY Subjek uji coba terbatas adalah delapan peserta didik kelas I SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. Subjek uji coba lapangan terdiri dari 28 peserta didik kelasSubjek uji coba terbatas adalah delapan peserta didik kelas I SD N 1 Kutoarjo, Purworejo. Subjek uji coba lapangan terdiri dari 28 peserta didik kelas
UNYUNY Penelitian pengembangan ini mengikuti model Borg & Gall bersepuluh langkah, melibatkan tiga fase uji coba lapangan: terbatas, utama, dan operasional. HasilPenelitian pengembangan ini mengikuti model Borg & Gall bersepuluh langkah, melibatkan tiga fase uji coba lapangan: terbatas, utama, dan operasional. Hasil
UMTUMT Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang adopsi QRIS pada tingkat kota serta menyoroti pentingnya sosialisasi multi‑saluran, khususnya melaluiPenelitian ini memberikan bukti empiris tentang adopsi QRIS pada tingkat kota serta menyoroti pentingnya sosialisasi multi‑saluran, khususnya melalui