UIN SUSKAUIN SUSKA
Journal of Natural Science and IntegrationJournal of Natural Science and IntegrationPenelitian ini bertujuan mengembangkan modul sains terintegrasi Al-Quran untuk memberdayakan sikap religius siswa kelas VII pada materi ekologi. Penelitian menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) dengan model Reeves yang terdiri dari empat tahap: identifikasi masalah, desain, iterasi, dan refleksi. Sebanyak 85 siswa kelas VII dari SMP Al Azhar Syifa Budi Solo dan SMPIT Insan Mulia Surakarta dipilih secara random dan dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Teknik analisis data meliputi analisis deskriptif untuk kelayakan modul berdasarkan validasi ahli, analisis N‑Gain untuk mengukur peningkatan belajar, dan uji t sampel independen untuk mengevaluasi efektivitas modul. Hasil validasi ahli menunjukkan skor 88,8 %, menandakan validitas tinggi modul. Respons guru dan siswa terhadap modul sangat positif, dengan skor masing-masing 90,35 % dan 94,29 %. Uji t sampel independen menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) dalam sikap religius antara kelompok eksperimen dan kontrol, dimana siswa yang menggunakan modul memiliki sikap religius yang lebih tinggi. Analisis N‑Gain menunjukkan perbaikan sedang, dengan nilai 0,37 untuk kelas eksperimen dan 0,32 untuk kelas kontrol. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa modul sains terintegrasi Al‑Quran yang dikembangkan layak dan efektif dalam memberdayakan sikap religius siswa.
Penelitian ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki validitas tinggi (88,8 %) dan memperoleh respons positif dari guru serta siswa (90,35 % dan 94,28 %).Uji coba skala besar membuktikan bahwa modul tersebut efektif meningkatkan sikap religius siswa kelas VII, dengan perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol serta N‑Gain sedang (0,37 vs 0,32).Meskipun demikian, penelitian terbatas pada mata pelajaran ekologi untuk siswa kelas VII, sehingga diperlukan pengujian lebih lanjut pada topik dan tingkat kelas lain.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana modul terintegrasi Al‑Quran dapat diadaptasi untuk materi sains lain, seperti fisika atau kimia, sehingga menilai keberlanjutan efek integrasi nilai Islam pada berbagai konten akademik. Selain itu, studi longitudinal yang melibatkan siswa kelas VII hingga kelas IX dapat menginvestigasi dampak jangka panjang penggunaan modul terhadap perkembangan sikap religius dan prestasi akademik, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi retensi pengetahuan. Terakhir, penelitian komparatif antara modul yang dikembangkan dengan pendekatan Islamisasi ilmu dan modul serupa yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan lain dapat memberikan wawasan tentang efektivitas relatif strategi integrasi lintas agama dalam meningkatkan motivasi belajar dan karakter siswa. Dengan memperluas cakupan topik, rentang usia, dan pendekatan perbandingan, temuan diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih komprehensif bagi kebijakan kurikulum dan praktik pembelajaran di sekolah berbasis Islam.
- Character Education in the Pandemic Era: A Religious Ethical Learning Model through Islamic Education... doi.org/10.26803/ijlter.20.11.8Character Education in the Pandemic Era A Religious Ethical Learning Model through Islamic Education doi 10 26803 ijlter 20 11 8
- The Islamization of Science and Its Consequences: An Examination of Ismail Raji Al-Faruqi's Ideas... doi.org/10.15642/jpai.2022.10.2.115-128The Islamization of Science and Its Consequences An Examination of Ismail Raji Al Faruqis Ideas doi 10 15642 jpai 2022 10 2 115 128
- LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA | LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA. lensa lentera... jurnallensa.web.id/index.php/lensa/article/view/276LENSA Lentera Sains Jurnal Pendidikan IPA LENSA Lentera Sains Jurnal Pendidikan IPA lensa lentera jurnallensa index php lensa article view 276
- Instilling religious character values in elementary school students through Islamic religious education... jurnal.iicet.org/index.php/jppi/article/view/2598Instilling religious character values in elementary school students through Islamic religious education jurnal iicet index php jppi article view 2598
| File size | 564.92 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Integrasi pendidikan agama Islam dengan pendekatan moderasi beragama, didukung pendidikan multikultural dan literasi digital kritis, merupakan solusi efektifIntegrasi pendidikan agama Islam dengan pendekatan moderasi beragama, didukung pendidikan multikultural dan literasi digital kritis, merupakan solusi efektif
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Implikasi penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang terencana dan berorientasi karakter dapat memperkuat internalisasi nilai keagamaan, sehinggaImplikasi penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang terencana dan berorientasi karakter dapat memperkuat internalisasi nilai keagamaan, sehingga
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini bertujuan menjelaskan proses pengembangan permainan, cara kerja permainannya, serta melihat bagaimana permainan tersebut dapat meningkatkanPenelitian ini bertujuan menjelaskan proses pengembangan permainan, cara kerja permainannya, serta melihat bagaimana permainan tersebut dapat meningkatkan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode bandongan, sorogan, dan latihan praktik secara langsung mampu meningkatkan pemahaman konseptual danHasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode bandongan, sorogan, dan latihan praktik secara langsung mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER SEL Finlandia berlandaskan pada psikologi sekuler‑humanistik, terintegrasi secara holistik dengan penilaian formatif berkelanjutan dan otonomi guru yangSEL Finlandia berlandaskan pada psikologi sekuler‑humanistik, terintegrasi secara holistik dengan penilaian formatif berkelanjutan dan otonomi guru yang
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Lebih lanjut, Kurikulum Berbasis Cinta memperkaya pendidikan dengan memperkuat aspek spiritual, emosional, dan moral, sehingga pembelajaran tidak hanyaLebih lanjut, Kurikulum Berbasis Cinta memperkaya pendidikan dengan memperkuat aspek spiritual, emosional, dan moral, sehingga pembelajaran tidak hanya
SALNESIASALNESIA Partisipasi aktif dan umpan balik positif menegaskan kesiapan anggota untuk refleksi diri dan peningkatan motivasi untuk menerapkan kode etik dan nilai-nilaiPartisipasi aktif dan umpan balik positif menegaskan kesiapan anggota untuk refleksi diri dan peningkatan motivasi untuk menerapkan kode etik dan nilai-nilai
UIN SUSKAUIN SUSKA Laboratorium virtual yang dikembangkan menggunakan Articulate Storyline terbukti layak dan sangat praktis, dengan skor validasi konten dan media di atasLaboratorium virtual yang dikembangkan menggunakan Articulate Storyline terbukti layak dan sangat praktis, dengan skor validasi konten dan media di atas
Useful /
IAINSORONGIAINSORONG Aktivitas ini dapat dilakukan melalui program sekolah, peraturan sekolah, dan kegiatan harian di ruang kelas. Tujuannya adalah menumbuhkan pola perilakuAktivitas ini dapat dilakukan melalui program sekolah, peraturan sekolah, dan kegiatan harian di ruang kelas. Tujuannya adalah menumbuhkan pola perilaku
UTPASUTPAS Penelitian menunjukkan bahwa baik customer experience maupun customer engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan serta loyalitas pelangganPenelitian menunjukkan bahwa baik customer experience maupun customer engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan serta loyalitas pelanggan
SALNESIASALNESIA Rendahnya pengetahuan dan dukungan keluarga ini juga disebabkan oleh minimnya sosialisasi sehingga ibu hamil dan keluarga kurang mengetahui pentingnyaRendahnya pengetahuan dan dukungan keluarga ini juga disebabkan oleh minimnya sosialisasi sehingga ibu hamil dan keluarga kurang mengetahui pentingnya
MKRIMKRI Adagium The greatest happiness of the greatest number selalu menjadi tameng untuk membenarkan kemanfaatan sebagai suatu tujuan hukum dari teori utilitarianismenyaAdagium The greatest happiness of the greatest number selalu menjadi tameng untuk membenarkan kemanfaatan sebagai suatu tujuan hukum dari teori utilitarianismenya