UM SURABAYAUM SURABAYA
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyMUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyPemahaman konsep matematika merupakan kemampuan dalam mengaplikasikan konsep matematika yang telah dipelajari ke dalam berbagai situasi baik internal maupun eksternal. Dengan pemahaman konsep matematika yang baik dan matang, siswa akan lebih mudah untuk mengingat dan menyusun kembali suatu konsep serta dapat menerapkan konsep tersebut untuk menyelesaikan berbagai variasi suatu permasalahan seperti pada soal matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman konsep berdasarkan teori Kilpatrick dalam menyelesaikan masalah fungsi kuadrat pada siswa kelas IX A MTsN 4 Sidoarjo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini siswa kelas IX A MTsN 4 Sidoarjo yang berjumlah 6 subjek dengan 2 subjek berkemampuan tinggi, 2 subjek berkemampuan sedang, dan 2 subjek berkemampuan rendah. Pengambilan subjek dilandasi dengan data kemampuan awal masing-masing siswa dan rekomendasi dari guru matematika. Pengambilan data dilakukan dengan soal tes pemahaman konsep dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa subjek berkemampuan tinggi memenuhi 4 dari 5 indikator teori Kilpatrick dalam pemahaman konsep fungsi kuadrat, subjek berkemampuan sedang memenuhi 3 dari 5 indikator teori Kilpatrick dalam pemahaman konsep fungsi kuadrat, sedangkan satu subjek yang lain memenuhi 1 dari 5 indikator teori Kilpatrick dalam pemahaman konsep fungsi kuadrat karena subjek tersebut memiliki beberapa faktor yang membuat hasil pencapaiannya berbeda, dan subjek berkemampuan rendah memenuhi 2 dari 5 indikator teori Kilpatrick dalam pemahaman konsep fungsi kuadrat, sedangkan satu subjek yang lain memenuhi 1 dari 5 indikator teori Kilpatrick dalam pemahaman konsep fungsi kuadrat ini memperoleh pencapaian yang berbeda juga karena dipengaruhi oleh kemauan dan semangat peserta didik.
Dari hasil dan pembahasan yang telah dipaparkan di atas, maka diperoleh kesimpulan bahwa subjek dengan kemampuan matematika tinggi memiliki pemahaman konsep memenuhi 4 indikator dari 5 indikator yaitu menyatakan ulang secara verbal konsep yang telah dipelajari, mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut, menerapkan konsep secara algoritma, dan menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematika.Subjek dengan kemampuan tinggi masih belum bisa mengaitkan berbagai konsep (internal dan eksternal matematika), karena dalam pembelajaran belum diterapkan permasalahan tersebut.Selanjutnya, subjek dengan kemampuan matematika sedang memiliki pemahaman konsep memenuhi 3 dari 5 indikator yaitu mengklasifikasikan objek-objek berdasarkan dipenuhi atau tidaknya persyaratan untuk membentuk konsep tersebut, menerapkan konsep secara algoritma, dan menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematika.namun satu subjek yang lain memenuhi 1 dari 5 indikator yaitu menyatakan ulang secara verbal konsep yang telah dipelajari, karena subjek tersebut memiliki beberapa faktor yang membuat hasil pencapaiannya berbeda.Subjek dengan kemampuan matematika rendah memiliki pemahaman konsep memenuhi 2 dari 5 indikator yaitu menyatakan ulang secara verbal konsep yang telah dipelajari dan menyajikan konsep dalam berbagai macam bentuk representasi matematika.Tetapi satu subjek yang lain hanya memenuhi 1 dari 5 indikator yaitu menyatakan ulang secara verbal konsep yang telah dipelajari.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat menginvestigasi pengaruh penggunaan model pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) terhadap pemahaman konsep fungsi kuadrat siswa, dengan fokus pada bagaimana pendekatan ini dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam mengaitkan konsep matematika dengan konteks kehidupan nyata. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi pemahaman konsep matematika siswa, seperti gaya belajar, motivasi belajar, atau dukungan orang tua, sehingga dapat dirumuskan strategi pembelajaran yang lebih personal dan efektif. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran interaktif, seperti aplikasi simulasi grafik fungsi kuadrat, dalam meningkatkan pemahaman konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Dengan menggabungkan hasil penelitian ini dengan studi-studi lanjutan, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang bagaimana meningkatkan kualitas pembelajaran matematika dan membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir matematis yang kuat.
| File size | 1.11 MB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UNKRISWINAUNKRISWINA Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pantai Warambadi memiliki 11 spesies bivalvia dari 6 ordo, 9 famili, dan 11 genus dengan total 697 individu. KeanekaragamanPenelitian ini menyimpulkan bahwa Pantai Warambadi memiliki 11 spesies bivalvia dari 6 ordo, 9 famili, dan 11 genus dengan total 697 individu. Keanekaragaman
UNIMEDUNIMED Secara teoretis, hasil ini menegaskan bahwa pendekatan kontekstual yang mengintegrasikan nilai budaya lokal dan teknologi digital dapat meningkatkan pemaknaanSecara teoretis, hasil ini menegaskan bahwa pendekatan kontekstual yang mengintegrasikan nilai budaya lokal dan teknologi digital dapat meningkatkan pemaknaan
UNIMEDUNIMED = 0,039) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, dengan kontribusi ketiganya sebesar 63%. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga= 0,039) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis, dengan kontribusi ketiganya sebesar 63%. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga
UNIMEDUNIMED Rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), menjadi akar masalah yang inginRendahnya pemahaman siswa terhadap konsep matematika, khususnya pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV), menjadi akar masalah yang ingin
UNIMEDUNIMED Pembelajaran matematika abad ke-21 menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan prosedural, tetapi juga pada pemahaman konseptual yangPembelajaran matematika abad ke-21 menuntut pendekatan yang tidak hanya berfokus pada penguasaan prosedural, tetapi juga pada pemahaman konseptual yang
UNIMEDUNIMED Maka prosedur yang dilakukan pada penelitian pengembangan LKPD menggunakan 3 tahap diantaranya. (1) tahap define (pendefinisian), (2) tahap design (perancangan),Maka prosedur yang dilakukan pada penelitian pengembangan LKPD menggunakan 3 tahap diantaranya. (1) tahap define (pendefinisian), (2) tahap design (perancangan),
UNIMEDUNIMED Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti bahwa kecerdasan spasial, logis-matematis, dan emosional berpengaruh terhadap prestasi belajar matematikaSecara keseluruhan, penelitian ini memberikan bukti bahwa kecerdasan spasial, logis-matematis, dan emosional berpengaruh terhadap prestasi belajar matematika
UNIMEDUNIMED Garis yang ditemukan seperti garis sejajar, tegak lurus, dan berpotongan. Sedangkan sudut yang ditemukan pada tari ini yakni; sudut lancip, sudut tumpul,Garis yang ditemukan seperti garis sejajar, tegak lurus, dan berpotongan. Sedangkan sudut yang ditemukan pada tari ini yakni; sudut lancip, sudut tumpul,
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA MOOCs diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki hasil belajar yang masih rendah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatifMOOCs diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan memperbaiki hasil belajar yang masih rendah. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kuantitatif
UNIMEDUNIMED Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan problem solving tidak hanya ditentukan oleh resiliensi, melainkan juga dipengaruhi faktor lain sepertiTemuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kemampuan problem solving tidak hanya ditentukan oleh resiliensi, melainkan juga dipengaruhi faktor lain seperti
UNIMEDUNIMED Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata skor KE sebesar 72,43 dan KPMM sebesar 40,19. Uji Spearman Rank menghasilkan koefisien korelasi ρ = -0,199Hasil analisis deskriptif menunjukkan rata-rata skor KE sebesar 72,43 dan KPMM sebesar 40,19. Uji Spearman Rank menghasilkan koefisien korelasi ρ = -0,199
UM SURABAYAUM SURABAYA Analisis menunjukkan bahwa model logistik memiliki galat lebih kecil dan lebih mendekati data sebenarnya. Dengan demikian, model logistik merupakan modelAnalisis menunjukkan bahwa model logistik memiliki galat lebih kecil dan lebih mendekati data sebenarnya. Dengan demikian, model logistik merupakan model