UM SURABAYAUM SURABAYA
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyMUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyPenelitian ini bertujuan mengetahui korelasi dan regresi antara tahun berdiri masjid agung yang ada di Jawa Timur dengan nilai deviasi arah kiblat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis korelasi sederhana yang berpatokan pada pedoman interpretasi korelasi Sugiyono tahun 2007 untuk melihat ada atau tidaknya pengaruh antara variable bebas dengan variable terikat, sedangkan analisis regresi untuk mendapatkan proyeksi determinasi pengaruhnya. Nilai deviasi arah kiblat masjid agung sebagai variable terikat, dan tahun berdirinya sebagai variable bebas. Perhitungan korelasi dan regresi linier memanfaatkan Microsoft Excel. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan diperoleh korelasi yang sangat rendah antara tahun berdiri dengan nilai deviasi arah kiblat bangunan Masjid Agung yaitu sebesar 0,016, dengan persamaan regresi y=0,0009x 6,7736 serta variable tahun berdirinya masjid agung hanya mempengaruhi nilai deviasi arah kiblat sebesar 0,03%. Berdasarkan klasifikasi masjid agung kedalam 4 (empat) kategori abad berdirinya, menunjukkan bahwa kategori 1, kategori 2, dan kategori 3 memiliki korelasi negative dan masing-masing memiliki korelasi yang sangat rendah untuk yaitu sebesar -0,128026886 untuk kategori 1 dan -0,048713168 untuk kategori 2. Sedangkan kategori 3 memiliki korelasi yang sedang yaitu sebesar -0,419826395, dengan koefisien determinasi tahun berdiri terhadap nilai deviasi arah kiblatnya sebesar 17,64% sedangkan 82,46% berasal dari variable lainnya. Kategori 4 memiliki korelasi positif dan termasuk korelasi rendah dengan koefisien korelasi sebesar 0,24422172 serta koefisien determinasi untuk tahun berdiri dengan nilai deviasi arah kiblatnya sebesar 5,96% sedangkan 94,04% berasal dari variable lain.
Secara keseluruhan dari 39 Masjid Agung Kabupaten/Kota se-Jawa Timur menunjukkan korelasi yang sangat rendah antara tahun berdiri dengan nilai deviasi arah kiblat bangunan Masjid Agung yaitu sebesar 0,016, dengan persamaan regresi 𝑦 = 0,0009𝑥 6,7736 serta variable tahun berdirinya masjid agung hanya mempengaruhi nilai deviasi arah kiblat sebesar 0,03%, sisanya dari variable lainnya.Berdasarkan klasifikasi masjid agung kedalam 4 (empat) kategori abad berdirinya, menunjukkan bahwa kategori 1, kategori 2, dan kategori 3 memiliki korelasi negative dan masing-masing memiliki korelasi yang sangat rendah.Kategori 4 memiliki korelasi positif dan termasuk korelasi rendah, yang mengindikasikan adanya faktor lain yang lebih dominan mempengaruhi arah kiblat masjid agung.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah studi lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi deviasi arah kiblat masjid agung. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi variabel-variabel lain yang berkontribusi signifikan terhadap deviasi arah kiblat, seperti kondisi geologis, pengaruh arus magnet bumi, atau bahkan faktor sosial-budaya yang mungkin mempengaruhi konstruksi masjid. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dikembangkan dengan melibatkan data historis yang lebih lengkap mengenai konstruksi masjid, termasuk data mengenai metode penentuan arah kiblat yang digunakan pada masa itu, serta kondisi lingkungan sekitar masjid pada saat dibangun. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali perspektif dari tokoh agama, arsitek, dan masyarakat setempat mengenai alasan di balik adanya deviasi arah kiblat pada beberapa masjid agung, serta bagaimana hal tersebut mempengaruhi praktik keagamaan dan identitas lokal.
- Penggunaan Google Earth Sebagai Calibrator Arah Kiblat | Mustaqim | Jurnal Justisia : Jurnal Ilmu Hukum,... doi.org/10.22373/justisia.v6i2.11537Penggunaan Google Earth Sebagai Calibrator Arah Kiblat Mustaqim Jurnal Justisia Jurnal Ilmu Hukum doi 10 22373 justisia v6i2 11537
- Menyoal Akurasi Arah Kiblat Masjid Agung (Studi Kasus Masjid Agung Parepare dalam Tinjauan Trigonometri... jurnal.umsu.ac.id/index.php/almarshad/article/view/11129Menyoal Akurasi Arah Kiblat Masjid Agung Studi Kasus Masjid Agung Parepare dalam Tinjauan Trigonometri jurnal umsu ac index php almarshad article view 11129
| File size | 680.93 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Hasil sistematis menegaskan perlunya kerangka kebijakan yang memperhatikan integritas akademik dan keadilan digital, serta dukungan profesional bagi pendidik.Hasil sistematis menegaskan perlunya kerangka kebijakan yang memperhatikan integritas akademik dan keadilan digital, serta dukungan profesional bagi pendidik.
UPIUPI Proses pelatihan meliputi tahap persiapan (pre-test dan penyusunan modul), pelaksanaan (demonstrasi dan praktik langsung), dan evaluasi (post-test danProses pelatihan meliputi tahap persiapan (pre-test dan penyusunan modul), pelaksanaan (demonstrasi dan praktik langsung), dan evaluasi (post-test dan
UMPRUMPR Sebelum melakukan analisis menggunakan uji t dua sampel bebas dilakukan uji prasyarat yaitu: uji normalitas dengan kolmogorov smirnov dan homogenitas denganSebelum melakukan analisis menggunakan uji t dua sampel bebas dilakukan uji prasyarat yaitu: uji normalitas dengan kolmogorov smirnov dan homogenitas dengan
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto sebagai institusi pemerintah yang fokus pada pelaksanaan urusan di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untukDinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto sebagai institusi pemerintah yang fokus pada pelaksanaan urusan di bidang pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk
UNWAHAUNWAHA Penelitian ini dilakukan di MA Bahrul Ulum Jombang dengan responden kelas XI dan data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan angketPenelitian ini dilakukan di MA Bahrul Ulum Jombang dengan responden kelas XI dan data penelitian diperoleh dengan cara observasi, wawancara, dan angket
UKSWUKSW Untuk memaksimalkan dampak HOTS, perlu dilakukan pelatihan penyegaran secara rutin dan peningkatan fasilitas belajar agar terwujud pengembangan kemampuanUntuk memaksimalkan dampak HOTS, perlu dilakukan pelatihan penyegaran secara rutin dan peningkatan fasilitas belajar agar terwujud pengembangan kemampuan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hasil posttest rata‑rata 74,6, meningkat 40,1 % dibanding pretest 34,5. Kesimpulan: aplikasi V‑BAR berbasis Android dan model PBL efektif meningkatkanHasil posttest rata‑rata 74,6, meningkat 40,1 % dibanding pretest 34,5. Kesimpulan: aplikasi V‑BAR berbasis Android dan model PBL efektif meningkatkan
PKN STANPKN STAN Smart Apps Creator (SAC) adalah alat digital dan media interaktif yang memungkinkan guru untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android tanpaSmart Apps Creator (SAC) adalah alat digital dan media interaktif yang memungkinkan guru untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis android tanpa
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Oleh karena itu, guru perlu berperan aktif dan lebih memperhatikan faktor psikologis siswa dalam pembelajaran matematika. Dari hasil penelitian diperolehOleh karena itu, guru perlu berperan aktif dan lebih memperhatikan faktor psikologis siswa dalam pembelajaran matematika. Dari hasil penelitian diperoleh
LEMBAGAKITALEMBAGAKITA Permainan Free Fire secara signifikan menurunkan perilaku moral anak, termasuk penurunan moralitas keagamaan dan akademik.orang tua yang menerapkan intervensiPermainan Free Fire secara signifikan menurunkan perilaku moral anak, termasuk penurunan moralitas keagamaan dan akademik.orang tua yang menerapkan intervensi
LASIGOLASIGO However, these expectations were undermined by unfulfilled promises, environmental concerns, and perceived unfairness in compensation and recruitment processes.However, these expectations were undermined by unfulfilled promises, environmental concerns, and perceived unfairness in compensation and recruitment processes.
UM SURABAYAUM SURABAYA 321 𝑒^(−0,00676)𝑡 dan model logistik dengan persamaan 𝑃 = 3. Kedua model dianalisis dengan membandingkan hasil simulasi terhadap data aktual321 𝑒^(−0,00676)𝑡 dan model logistik dengan persamaan 𝑃 = 3. Kedua model dianalisis dengan membandingkan hasil simulasi terhadap data aktual