UMPRUMPR

Anterior JurnalAnterior Jurnal

Pada mata kuliah trigonometri, prestasi belajar yang dicapai mahasiswa belum maksimal karena masih banyak mahasiswa yang memperoleh nilai di bawah 70 yaitu sebesar 45,83%. Selain itu banyak mahasiswa yang belum tahu penggunaan trigonometri dalam kehidupan sehari-hari. Peneliti mencari tahu penyebab permasalahan tersebut salah satunya yaitu pengajar masih menggunakan metode ceramah dan tugas dalam proses pembelajaran. Hal ini menyebabkan mahasiswa hanya mendengarkan materi tanpa melalui proses mencoba dan menemukan sendiri. Peneliti memberikan perlakukan model pembelajaran Project Based Learning dan model pembelajaran konvensional sehingga tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Palangka Raya sebagai calon guru yang diberi perlakuan model pembelajaran Project Based Learning dan model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa semester 1 tahun ajaran 2024/2025 program studi pendidikan matematika Universitas Palangka Raya. Sebelum melakukan analisis menggunakan uji t dua sampel bebas dilakukan uji prasyarat yaitu: uji normalitas dengan kolmogorov smirnov dan homogenitas dengan levene. Hasil penelitian ini yaitu terdapat perbedaan prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Palangka Raya sebagai calon guru yang diberi perlakuan model pembelajaran Project Based Learning dan model pembelajaran konvensional. Selanjutnya mahasiswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning memperoleh rata-rata prestasi sebesar 81,379 sedangkan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional memperoleh rata-rata prestasi sebesar 72,008. Hal ini berarti prestasi belajar mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Palangka Raya yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning lebih baik dari mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional.

Terdapat perbedaan prestasi belajar matematika mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Palangka Raya sebagai calon guru pada mata kuliah trigonometri.Mahasiswa pada kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning memperoleh rata-rata prestasi sebesar 81,379, lebih tinggi dari kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran konvensional yang memperoleh rata-rata prestasi sebesar 72,008.Dengan demikian, prestasi belajar mahasiswa yang menggunakan model pembelajaran Project Based Learning lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional.

Penelitian selanjutnya dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas model pembelajaran Project Based Learning dengan model pembelajaran inovatif lainnya, seperti blended learning atau flipped classroom, untuk mengidentifikasi pendekatan yang paling optimal dalam meningkatkan prestasi belajar trigonometri. Selain itu, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menggali faktor-faktor lain yang dapat mempengaruhi efektivitas model pembelajaran Project Based Learning, seperti gaya belajar mahasiswa, tingkat motivasi, dan kemampuan kolaborasi. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang lebih komprehensif dan valid untuk mengukur prestasi belajar trigonometri, tidak hanya dari segi kognitif tetapi juga dari segi keterampilan pemecahan masalah dan aplikasi konsep dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih utuh tentang kemampuan mahasiswa sebagai calon guru matematika.

Read online
File size181.45 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test