UM SURABAYAUM SURABAYA
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyMUST: Journal of Mathematics Education, Science and TechnologyPenelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil koneksi matematis siswa perempuan SMA dalam menyelesaikan masalah matematika. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif yang mengungkap makna dibalik gejala-gejala yang terjadi pada subjek penelitian. Subjek penelitian ini adalah seorang siswa perempuan SMA kelas XI berkemampuan tinggi. Metode pengumpulan data penelitian adalah wawancara mendalam dan analisis tugas yang didasarkan pada tugas penyelesaian masalah matematika. Semua data direkam dengan menggunakan video recorder. Untuk memperoleh data yang kredibel melalui pengamatan terus menerus/konsisten dan pantang menyerah (meningkatkan ketekunan), triangulasi waktu dan member check. Data dianalisis menggunakan model alir meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil koneksi matematis siswa ditinjau berdasarkan langkah penyelesaian masalah Polya yaitu memahami masalah, membuat rencana penyelesaian, melaksanakan rencana penyelesaian, dan memeriksa kembali jawaban. Pertama, profil koneksi matematis siswa dalam memahami masalah adalah pemahaman masalah dengan menyajikan informasi (fakta) pada masalah dalam bentuk diagram matematika dengan benar. Mengidentifikasi bagian-bagian (fakta) pada sketsa gambar yang dibuat secara aljabar dengan mengaitkan prinsip dan fakta matematika pada masalah. Mengidentifikasi konsep dan prinsip matematika pada masalah yang akan diselesaikan dari apa yang diketahui dan ditanyakan pada masalah nyata yang akan diselesaikan. Menuliskan sebagian apa yang diketahui pada masalah dalam bentuk simbol matematika, tidak menuliskan kembali apa yang ditanyakan pada masalah. Kedua, profil koneksi matematis siswa dalam membuat rencana penyelesaian masalah adalah mengemukakan masalah menggunakan prosedur penyelesaian masalah yang telah dipahami, menemukan keterkaitan hal yang ditanyakan pada masalah dengan prinsip dan prosedur matematika yang telah dipahami. Ketiga, profil koneksi matematis siswa dalam melaksanakan rencana penyelesaian adalah menggunakan hubungan beberapa fakta, konsep, prinsip matematika yang sudah dipelajari sebelumnya dengan prinsip matematika yang ada pada masalah, menggunakan beberapa prinsip matematika untuk memperoleh prinsip matematika yang lain, menggunakan konsep dan prosedur matematika untuk memperoleh penyelesaian dari permasalahan. Keempat, profil koneksi matematis siswa dalam memeriksa kembali jawabannya dengan memeriksa kembali rumus-rumus yang digunakan, langkah-langkah yang sudah dikerjakan, hasil operasi hitung aljabar yang diperoleh serta jawaban akhir yang diperoleh, meyakini jawaban akhir sudah benar dengan alasan semua rumus yang digunakan sudah benar, langkah yang digunakan sudah benar, hasil akhir cocok dengan hasil pengerjaan ulang yang dilakukan.
Profil koneksi matematis siswa perempuan SMA berkemampuan tinggi dalam memahami masalah matematika adalah dengan mengidentifikasi fakta, konsep, dan prinsip matematika dari konteks di luar matematika.Dalam membuat perencanaan penyelesaian masalah, siswa menunjukkan kemampuan menemukan keterkaitan antar prinsip matematika.Selanjutnya, dalam melaksanakan rencana, siswa menggunakan hubungan antara fakta, konsep, dan prinsip matematika untuk menyelesaikan masalah.Terakhir, siswa memeriksa kembali jawaban dengan memeriksa rumus, langkah pengerjaan, dan hasil operasi hitung.
Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi bagaimana gaya belajar siswa mempengaruhi kemampuan koneksi matematis mereka dalam menyelesaikan masalah matematika. Selain itu, penelitian dapat diperluas ke jenjang pendidikan yang lebih rendah, seperti sekolah menengah pertama, untuk mengidentifikasi perkembangan kemampuan koneksi matematis siswa sejak dini. Penelitian lebih lanjut juga dapat difokuskan pada jenis masalah matematika yang berbeda, seperti masalah membuktikan, untuk melihat apakah terdapat perbedaan dalam profil koneksi matematis siswa. Penelitian ini dapat diperkaya dengan menginvestigasi pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap peningkatan kemampuan koneksi matematis siswa. Selanjutnya, penelitian dapat dilakukan dengan membandingkan profil koneksi matematis siswa dengan kemampuan pemecahan masalah non-rutin untuk melihat hubungan antara kedua kemampuan tersebut. Terakhir, penelitian dapat mengkaji efektivitas model pembelajaran yang secara khusus dirancang untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa, dengan mempertimbangkan karakteristik individu siswa dan konteks pembelajaran.
| File size | 717.71 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Semakin besar self-confidence siswa, maka akan berdampak positif terhadap KPMM siswa, dengan pengaruh sebesar 37,2%. Oleh karena itu, guru perlu berperanSemakin besar self-confidence siswa, maka akan berdampak positif terhadap KPMM siswa, dengan pengaruh sebesar 37,2%. Oleh karena itu, guru perlu berperan
UM SURABAYAUM SURABAYA Perubahan ini menuntut peningkatan kompetensi dan keterampilan berkelanjutan bagi para pekerja agar mampu bersaing dalam pasar global. Seiring dengan perkembanganPerubahan ini menuntut peningkatan kompetensi dan keterampilan berkelanjutan bagi para pekerja agar mampu bersaing dalam pasar global. Seiring dengan perkembangan
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Tujuan utama program ini adalah melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui penguatan literasi budaya, peningkatan keterampilan digital masyarakat, sertaTujuan utama program ini adalah melestarikan nilai-nilai budaya lokal melalui penguatan literasi budaya, peningkatan keterampilan digital masyarakat, serta
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran SmartHTML Edu sangat efektif dalam pelaksanaan penilaian dengan perolehan skor rata-rataHasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi pembelajaran SmartHTML Edu sangat efektif dalam pelaksanaan penilaian dengan perolehan skor rata-rata
UM SURABAYAUM SURABAYA Kategori 4 memiliki korelasi positif dan termasuk korelasi rendah dengan koefisien korelasi sebesar 0,24422172 serta koefisien determinasi untuk tahunKategori 4 memiliki korelasi positif dan termasuk korelasi rendah dengan koefisien korelasi sebesar 0,24422172 serta koefisien determinasi untuk tahun
UM SURABAYAUM SURABAYA Prediksi menggunakan model terbaik ini dapat memberikan rekomendasi dan evaluasi bagi pemerintah serta pelaku kegiatan ekonomi. Rekomendasi tersebut dapatPrediksi menggunakan model terbaik ini dapat memberikan rekomendasi dan evaluasi bagi pemerintah serta pelaku kegiatan ekonomi. Rekomendasi tersebut dapat
UMCUMC Akulturasi budaya merupakan suatu perpaduan unsur budaya oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang terhadap kebudayaan lain sebagai dampak atas interaksiAkulturasi budaya merupakan suatu perpaduan unsur budaya oleh seseorang atau bahkan sekelompok orang terhadap kebudayaan lain sebagai dampak atas interaksi
UMCUMC Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspek yang paling berpengaruh dalam komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan omnibus law adalah perhatian (attention).Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspek yang paling berpengaruh dalam komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan omnibus law adalah perhatian (attention).
Useful /
ANANPUBLISHERANANPUBLISHER Namun, sebagian besar pelaku umkm masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan keuangan dan efisiensi biaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat iniNamun, sebagian besar pelaku umkm masih menghadapi kendala dalam hal pengelolaan keuangan dan efisiensi biaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini
ANANPUBLISHERANANPUBLISHER Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan berbahasa Inggris siswa dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaranSecara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan berbahasa Inggris siswa dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran
STAIMUNSTAIMUN Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisisPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi, kemudian dianalisis
UMCUMC Kepercayaan ini lahir dari adaptasi dan peleburan berbagai budaya serta agama, seperti Hindu dan Islam. Akhirnya kepercayaan ini pun selalu terbawa dalamKepercayaan ini lahir dari adaptasi dan peleburan berbagai budaya serta agama, seperti Hindu dan Islam. Akhirnya kepercayaan ini pun selalu terbawa dalam