UMCUMC

SOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan KomunikasiSOSFILKOM : Jurnal Sosial, Filsafat dan Komunikasi

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan respon milenial terhadap komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan Omnibus Law. Salah satu fungsi komunikasi publik adalah membentuk dan meningkatkan citra. Dalam proses pembentukan tersebut tentu diperlukan pemahaman informasi yang efektif dan benar sehingga apa yang disampaikan oleh komunikator bisa sama persepsinya dengan komunikan atau khalayak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif kepada 300 orang mahasiswa yang tersebar di Provinsi DKI Jakarta untuk melihat seberapa besar pengaruh komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan Omnibus Law. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis dan pengolahan data menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon milenial terhadap komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan Omnibus Law paling tinggi adalah perhatian atau attention dan paling rendah adalah di pengambilan keputusan atau decision. Kesimpulan penelitian ini adalah komunikasi publik pemerintah harus dimaksimalkan sehingga semua aspek dalam komunikasi publik tersampaikan dengan baik dan efektif.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa aspek yang paling berpengaruh dalam komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan omnibus law adalah perhatian (attention).Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi publik pemerintah belum sepenuhnya efektif dalam mendorong pengambilan keputusan.Oleh karena itu, komunikasi publik pemerintah perlu ditingkatkan, terutama pada aspek keputusan, agar dapat mengubah perilaku masyarakat secara positif.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menguji pengaruh variabel sikap terhadap respon milenial terhadap komunikasi publik pemerintah mengenai kebijakan omnibus law. Kedua, penelitian dapat diperluas dengan melibatkan partisipan dari berbagai latar belakang sosial dan ekonomi untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Ketiga, penelitian dapat menggunakan metode campuran (mixed methods) untuk menggali lebih dalam motivasi dan persepsi milenial terhadap kebijakan omnibus law, menggabungkan data kuantitatif dari kuesioner dengan data kualitatif dari wawancara atau focus group discussion. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih akurat dan relevan bagi pemerintah dalam merumuskan strategi komunikasi publik yang efektif untuk menjangkau dan mempengaruhi opini publik, khususnya generasi milenial, terkait kebijakan-kebijakan strategis seperti omnibus law. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana milenial merespon komunikasi publik pemerintah, diharapkan dapat tercipta kebijakan yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

  1. jurnal borneo administrator. public management policy ministry energy mineral resources implementasi... jba.lan.go.id/article/view/369jurnal borneo administrator public management policy ministry energy mineral resources implementasi jba lan go article view 369
Read online
File size145.78 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test