UNPAKUNPAK

Jurnal Abdimas FISIBJurnal Abdimas FISIB

Kebutuhan inovasi dalam pendidikan menjadi salah satu hal penting yang perlu diterapkan pada setiap pembelajaran di sekolah. Perkembangan teknologi dan komunikasi menyeret setiap individu untuk mengikuti arus perkembangan zaman. Literasi digital dalam dunia pendidikan memerlukan perhatian khusus bagi sekolah-sekolah di pedesaan. Tidak semua sekolah memiliki fasilitas teknologi yang mampu menunjang penggunaan media digital dalam pembelajaran. Peran aktif guru dan murid dalam memanfaatkan literasi digital guna meningkatkan aktivitas belajar mengajar yang kreatif dan inovatif. SMP Bina Utama merupakan salah satu sekolah yang berlokasi di wilayah kabupaten Cianjur. Permasalahan utama yang dihadapi oleh SMP Bina Utama pada era digital ini adalah kurangnya fasilitas teknologi komunikasi dan informasi yang tersedia, juga para guru kurang memahami aplikasi belajar online. Selain itu, para siswa dan siswi hanya sebagian saja yang memanfaatkan literasi digital sebagai media pembelajaran. Faktor-faktor ini menyebabkan proses belajar mengajar terasa membosankan dan kurang inovasi. Serta proses promosi sekolah menjadi terbatas karena tidak semua sumber daya mengetahui cara pembuatan konten media sosial. Melihat kondisi seperti ini menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola dan guru SMP Bina Utama. Teknologi komunikasi dan informasi ini memberikan efek positif dan negative bagi penggunanya. Penggunaan teknologi dan informasi ini diharapkan mampu mengatasi kendala para guru dan murid dalam proses belajar mengajar sehingga inovasi terus bermunculan. Dengan adanya pelatihan aplikasi belajar online bagi guru dan murid diharapkan dapat meningkatkan literasi yang ter-update sehingga pendidikan yang berada di pedesaan juga dapat bersaing dengan sekolah di perkotaan. Selain itu, pemanfaatan media sosial sekolah harus sudah mulai aktif digunakan sebagai promosi sekolah.

Anonimitas yang ditawarkan oleh media sosial sering kali dimanfaatkan untuk melakukan tindakan bullying yang berdampak negatif terhadap kesehatan mental korban, termasuk meningkatnya kasus kecemasan, depresi, dan rendah diri.Situasi ini tidak hanya berdampak di dunia maya, tetapi juga merambah ke lingkungan sekolah, mempengaruhi prestasi akademik dan kesejahteraan siswa.Dengan demikian, melalui pendidikan, pengawasan, dan dukungan yang efektif dari semua pihak yang terlibat, kita dapat mengurangi dampak negatif media sosial dan mendorong penggunaannya secara sehat dan bertanggung jawab di kalangan remaja, khususnya di lingkungan SMP.Ini akan membantu menciptakan generasi muda yang lebih tangguh, empatik, dan siap menghadapi tantangan di era digital.

Berdasarkan permasalahan yang dihadapi SMP Bina Utama dan hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode pelatihan literasi digital bagi guru dan siswa, dengan mempertimbangkan perbedaan gaya belajar dan tingkat pemahaman teknologi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan literasi digital secara efektif, misalnya melalui penggunaan platform pembelajaran daring atau pengembangan konten pembelajaran interaktif. Ketiga, penting untuk meneliti dampak jangka panjang dari penggunaan media sosial terhadap kesehatan mental dan perilaku siswa, serta mengembangkan strategi pencegahan bullying dan promosi penggunaan media sosial yang bertanggung jawab. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di era digital, khususnya di sekolah-sekolah di daerah pedesaan, serta membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk menghadapi tantangan dan memanfaatkan peluang di dunia digital.

Read online
File size244.59 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test