STFXAMBONSTFXAMBON
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius AmbonFides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius AmbonAbstrak. . Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan korelasi antara makna tarian Bonet dalam masyarakat Dawan dengan konsep relasi Martin Buber. Tarian Bonet bagi masyarakat Dawan (Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur) adalah tarian yang mengekspresikan kesatuan dan persatuan yang ditandai dengan gerakan mengelilingi dan bergandengan tangan, sedangkan relasi menurut Martin Buber adalah hubungan yang harmonis dan timbal balik antara manusia dan manusia. Ada korelasi antara tarian Bonet dengan konsep relasi Martin Buber. Penelitian ini adalah sebuah studi komparatif dengan pendekatan filosofis yang dilakukan oleh penulis untuk menemukan korelasi antara kedua variabel tersebut.
Kesimpulan. . Dalam membangun relasi, tidak harus selalu mengikuti tren atau sesuatu yang wao.Relasi dapat diungkapkan melalui berbagai cara, seperti seni musik, tari, suara, ukir, dan sebagainya.Tarian Bonet dengan gerakan melingkar dan bergandengan tangan memiliki makna yang mendalam, yaitu kegotong-royongan, cinta kasih, keutuhan, kesatuan, dan persatuan.Hal ini dipandang oleh Martin Buber sebagai suatu eksistensi, yaitu tindakan yang melampaui pandangan manusia.Budaya ini dipandang secara filosofis sebagai budaya yang kaya akan makna.Pemaknaan budaya tidak terbatas pada apa yang selama ini dihayati dan dilakukan, melainkan melampaui pemikiran dan tafsiran masyarakat yang terbatas.
Saran penelitian lanjutan:. . 1. Melakukan studi lebih mendalam tentang makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam tarian Bonet, serta bagaimana tarian ini dapat menjadi media untuk menjaga dan memperkuat relasi sosial dalam masyarakat Dawan.. . 2. Menjelajahi aspek-aspek filosofis dan spiritual dari tarian Bonet, serta bagaimana tarian ini dapat menjadi sarana untuk menghubungkan manusia dengan alam dan Tuhan, sesuai dengan konsep relasi Martin Buber.. . 3. Menganalisis pengaruh perkembangan zaman dan teknologi terhadap eksistensi dan pemaknaan tarian Bonet, serta bagaimana generasi muda dapat mempertahankan dan mengembangkan budaya ini dalam konteks modern.
| File size | 231.67 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIPAFIARIPAFI Kerentanan masyarakat adat semakin diperparah oleh lemahnya perlindungan hak-hak dasar, termasuk kebebasan beragama, hak atas tanah adat, dan hak untukKerentanan masyarakat adat semakin diperparah oleh lemahnya perlindungan hak-hak dasar, termasuk kebebasan beragama, hak atas tanah adat, dan hak untuk
STKIPKUSUMANEGARASTKIPKUSUMANEGARA Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial masyarakat pesisir sebagai pilar pengawasan berbasis komunitas memiliki potensi terbesar untuk memperkuatHasil analisis menunjukkan bahwa pemberdayaan sosial masyarakat pesisir sebagai pilar pengawasan berbasis komunitas memiliki potensi terbesar untuk memperkuat
UINFASBENGKULUUINFASBENGKULU Sebagai instrumen sosial, zakat memiliki potensi yang signifikan dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di daerah tertinggal. Program-program yang dijalankanSebagai instrumen sosial, zakat memiliki potensi yang signifikan dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di daerah tertinggal. Program-program yang dijalankan
UNWIDHAUNWIDHA Kedua, pencanangan Desa Ngemplak sebagai Desa Pancasila sangat relevan saat ini karena dampak negatif globalisasi yang memicu perilaku menyimpang dan kompleksKedua, pencanangan Desa Ngemplak sebagai Desa Pancasila sangat relevan saat ini karena dampak negatif globalisasi yang memicu perilaku menyimpang dan kompleks
IAIN PONOROGOIAIN PONOROGO Kebudayaan yang ada mengasimilasi agama-agama sebelumnya yang singgah dan berkembang di Melayu. Di tengah gencarnya globalisasi yang diikuti oleh semuaKebudayaan yang ada mengasimilasi agama-agama sebelumnya yang singgah dan berkembang di Melayu. Di tengah gencarnya globalisasi yang diikuti oleh semua
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Upaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupunUpaya penanggulangan kejahatan harus melampaui penegakan hukum dan mencakup penguatan struktur sosial, ekonomi, serta kontrol sosial baik formal maupun
4141 Hukum dipandang sebagai institusi sosial yang menjalankan fungsi-fungsi sosial dalam masyarakat, melibatkan berbagai proses dan kekuatan sosial. DenganHukum dipandang sebagai institusi sosial yang menjalankan fungsi-fungsi sosial dalam masyarakat, melibatkan berbagai proses dan kekuatan sosial. Dengan
UNIBUNIB Tiga pulau (Pulau Denawan, Pulau Pamalikan dan Pulau Kalambau) di antara beberapa pulau yang berpotensi pantai peneluran di kecamatan ini diklaim sebagaiTiga pulau (Pulau Denawan, Pulau Pamalikan dan Pulau Kalambau) di antara beberapa pulau yang berpotensi pantai peneluran di kecamatan ini diklaim sebagai
Useful /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Pembuatan pelumas di PT. X memiliki sistem reaksi yang dapat diperhitungkan dan berjalan ideal, disajikan dalam perhitungan neraca massa dan panas. TujuanPembuatan pelumas di PT. X memiliki sistem reaksi yang dapat diperhitungkan dan berjalan ideal, disajikan dalam perhitungan neraca massa dan panas. Tujuan
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Penerapan terapi murattal Al‑Quran dan relaksasi pernapasan dalam merupakan jenis terapi non‑farmakologis. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahuiPenerapan terapi murattal Al‑Quran dan relaksasi pernapasan dalam merupakan jenis terapi non‑farmakologis. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti Pontianak, lama penelitian 2 bulan dimulai dari tanggal 01 April sampai 30 MeiPenelitian ini dilaksanakan di Fakultas Pertanian Universitas Panca Bhakti Pontianak, lama penelitian 2 bulan dimulai dari tanggal 01 April sampai 30 Mei
4141 ESKA sering melibatkan berbagai aktor pariwisata, baik domestik maupun asing, yang menempatkan anak pada posisi yang tidak menguntungkan secara fisik danESKA sering melibatkan berbagai aktor pariwisata, baik domestik maupun asing, yang menempatkan anak pada posisi yang tidak menguntungkan secara fisik dan