UBHARAJAYAUBHARAJAYA
Journal of Engineering Environtmental Energy and ScienceJournal of Engineering Environtmental Energy and SciencePenulis telah melakukan kerja praktek di PT. X Tambun Bekasi yang menangani proses produksi pelumas. Pelumas merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam perlindungan mesin, berfungsi mencegah gesekan antara dua permukaan logam, dan memiliki sifat peredam getaran. Pembuatan pelumas di PT.X memiliki sistem reaksi yang dapat diperhitungkan dan berjalan ideal, disajikan dalam perhitungan neraca massa dan panas. Tujuan penelitian ini adalah menghitung neraca panas dan massa di PT.X. Metode penelitian menggunakan pengumpulan data selama kerja praktek dan analisis sederhana. Hasilnya adalah perhitungan neraca panas dan neraca massa pada proses mixing produksi pelumas menunjukkan tidak ada pengurangan bahan, massa bahan masuk 1000 kg sama dengan massa bahan keluar 1000 kg. Hasil perhitungan neraca energi yang dibutuhkan dan dilepaskan adalah sama yaitu 41000 J/jam, dan jumlah uap yang dibutuhkan untuk memanaskan sampai suhu 70℃ sebesar 0,0172 kg/J.
Berdasarkan perhitungan neraca panas dan neraca massa pada proses mixing produksi pelumas, tidak terdapat pengurangan bahan, dengan massa bahan masuk dan keluar sebesar 1000 kg.Hasil perhitungan neraca energi menunjukkan kebutuhan dan pelepasan kalor sebesar 41000 J/jam.Jumlah uap yang dibutuhkan untuk memanaskan hingga suhu 70℃ adalah 0,0172 kg/J.
Penelitian lanjutan dapat difokuskan pada optimasi parameter proses mixing, seperti kecepatan pengadukan dan waktu pencampuran, untuk meningkatkan homogenitas produk pelumas dan efisiensi energi. Selain itu, studi tentang pengaruh variasi komposisi bahan baku terhadap karakteristik fisikokimia pelumas, seperti viskositas dan titik tuang, perlu dilakukan untuk mengembangkan formulasi pelumas yang lebih optimal. Terakhir, penelitian mengenai implementasi sistem kontrol otomatis pada proses produksi pelumas dapat dilakukan untuk meningkatkan presisi, mengurangi variabilitas produk, dan meminimalkan potensi kesalahan manusia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas produk, efisiensi proses, dan daya saing industri pelumas di Indonesia.
| File size | 372.72 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UBHARAJAYAUBHARAJAYA 3% each) with an average creaming index of 15.56%. Based on the research and discussion, it can be concluded that in the single emulsifier experiment,3% each) with an average creaming index of 15.56%. Based on the research and discussion, it can be concluded that in the single emulsifier experiment,
UNUDUNUD Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proportional stratified random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. RespondenTeknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu proportional stratified random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 70 orang. Responden
UNUDUNUD Perkembangan sektor pariwisata di Bali semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berkaitan juga dengan peningkatan risiko terjadinya kegawatdaruratanPerkembangan sektor pariwisata di Bali semakin meningkat dari tahun ke tahun, hal ini berkaitan juga dengan peningkatan risiko terjadinya kegawatdaruratan
UNUDUNUD Hasil uji korelasi menggunakan Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan latihan hatha yoga dengan level aktivitas fisik (p-valueHasil uji korelasi menggunakan Spearman Rank menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan latihan hatha yoga dengan level aktivitas fisik (p-value
UNUDUNUD Sebagian besar pasien dengan diabetes melitus tipe 2 sudah menunjukkan perilaku perawatan kaki yang baik, namun masih diperlukan intervensi promotif danSebagian besar pasien dengan diabetes melitus tipe 2 sudah menunjukkan perilaku perawatan kaki yang baik, namun masih diperlukan intervensi promotif dan
UNIVAL CILEGONUNIVAL CILEGON Tujuan studi literatur ini adalah mengetahui proses pada rotary kiln, menghitung neraca panas pada rotary kiln, menghitung efisiensi thermal pada rotaryTujuan studi literatur ini adalah mengetahui proses pada rotary kiln, menghitung neraca panas pada rotary kiln, menghitung efisiensi thermal pada rotary
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Kenakalan remaja merupakan suatu penyimpangan sosial karena kegagalan individu atau kelompok untuk mengidentifikasikan diri. Penyimpangan sosial merupakanKenakalan remaja merupakan suatu penyimpangan sosial karena kegagalan individu atau kelompok untuk mengidentifikasikan diri. Penyimpangan sosial merupakan
UBHARAJAYAUBHARAJAYA Kegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan hukum di Kelurahan Mustika Jaya berjalan lancar dan sesuai rencana. Kegiatan ini berhasil meningkatkanKegiatan pengabdian masyarakat berupa penyuluhan hukum di Kelurahan Mustika Jaya berjalan lancar dan sesuai rencana. Kegiatan ini berhasil meningkatkan
Useful /
UNIVAL CILEGONUNIVAL CILEGON Biogas yang dihasilkan merupakan hasil dari pencernaan anaerob limbah organic seperti limbah sayur dan kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini adalahBiogas yang dihasilkan merupakan hasil dari pencernaan anaerob limbah organic seperti limbah sayur dan kotoran sapi. Tujuan dari penelitian ini adalah
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN 1%, Bab II (Tinjauan Pustaka) sebesar 57,5% dan Bab III (Metodologi) adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian1%, Bab II (Tinjauan Pustaka) sebesar 57,5% dan Bab III (Metodologi) adalah sebesar 60,4%. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa sebagian
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Penelitian dengan jumlah responden 43 perawat sebagai responden di Ruang Rawat Inap RSUD Tamiang Layang, Barito Timur menyimpulkan bahwa “Tidak ada hubunganPenelitian dengan jumlah responden 43 perawat sebagai responden di Ruang Rawat Inap RSUD Tamiang Layang, Barito Timur menyimpulkan bahwa “Tidak ada hubungan
STIKESSUAKAINSANSTIKESSUAKAINSAN Desain penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan non-equivalent control group (pretest-posttest), sampel penelitian berjumlah 25 responden.Desain penelitian ini menggunakan quasi experiment dengan rancangan non-equivalent control group (pretest-posttest), sampel penelitian berjumlah 25 responden.