UINSIUINSI
Borneo International Journal of Islamic StudiesBorneo International Journal of Islamic StudiesPenunjukan duta besar merupakan faktor penting bagi efektivitas diplomasi negara dan representasinya dalam forum internasional. Di Indonesia, penunjukan diplomat non‑karir pada posisi duta besar yang strategis menimbulkan kekhawatiran terkait kepatuhan pada tata kelola meritokratis serta persyaratan kompetensi. Penelitian ini mengkaji apakah kerangka regulasi Indonesia yang mengatur penunjukan diplomat secara memadai menjamin kompetensi diplomatik dan selaras dengan prinsip Siyasah Dauliyah, dengan menggunakan pendekatan penelitian hukum normatif berupa pendekatan statuta, konseptual, dan komparatif terhadap Undang‑Undang Dasar 1945, Undang‑Undang No. 37 Tahun 1999 tentang Hubungan Luar Negeri, Undang‑Undang No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, serta Peraturan Presiden No. 56 Tahun 2021. Temuan menunjukkan bahwa kerangka regulasi saat ini memberikan kebebasan luas dalam penunjukan duta besar tetapi tidak mengandung standar kompetensi yang dapat diukur dan ditegakkan, sehingga mengurangi implementasi tata kelola berbasis merit dan berpotensi menurunkan efektivitas diplomatik. Berdasarkan prinsip amanah, kifayah, dan adalah, penelitian ini mengusulkan kerangka evaluatif terintegrasi untuk penunjukan diplomat dan berargumen bahwa reformasi hukum diperlukan untuk menetapkan patokan kompetensi objektif serta mekanisme seleksi yang transparan bagi diplomat karir maupun non‑karir.
Penelitian ini menemukan bahwa kerangka regulasi Indonesia dalam penunjukan posisi diplomatik tidak mencakup standar kompetensi yang dapat diukur dan ditegakkan, sehingga memberikan ruang bagi penunjukan yang dipengaruhi oleh pertimbangan politik dan mengurangi efektivitas representasi internasional.Evaluasi melalui prinsip Siyasah Dauliyah menunjukkan bahwa sistem saat ini tidak memenuhi standar amanah, kifayah, dan adalah, yang esensial bagi kualitas perwakilan negara.Oleh karena itu, diperlukan reformasi legislatif, regulasi, dan institusional untuk memperkenalkan kriteria kompetensi yang jelas, proses seleksi yang transparan, serta mekanisme pengungkapan data publik guna menegakkan meritokrasi dan prinsip good governance.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji dampak penerapan standar kompetensi yang terukur pada kinerja duta besar Indonesia melalui studi perbandingan dengan negara‑negara yang telah mengadopsi standar serupa, sehingga dapat menilai apakah peningkatan standar tersebut memperbaiki efektivitas diplomatik. Selanjutnya, diperlukan analisis peran Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Luar Negeri dalam meningkatkan transparansi dan akuntabilitas publik, dengan menginvestigasi praktik pengungkapan data penunjukan serta persepsi pemangku kepentingan terhadap proses seleksi diplomat. Terakhir, sebuah program percontohan yang mengintegrasikan prinsip Islam — amanah, kifayah, dan adalah — ke dalam mekanisme seleksi duta besar dapat diujicobakan, dan peneliti dapat mengevaluasi pengaruhnya terhadap kualitas representasi Indonesia di forum internasional serta kepuasan publik terhadap kebijakan luar negeri.
| File size | 286.16 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
STTBISTTBI Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru profesional dalam sistem pendidikan, yang tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing,Penelitian ini menekankan pentingnya peran guru profesional dalam sistem pendidikan, yang tidak hanya berfungsi sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembimbing,
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Sebagai respons, guru menerapkan berbagai strategi inovatif, termasuk integrasi teknologi pendidikan, pembelajaran diferensiasi, rekontekstualisasi materi,Sebagai respons, guru menerapkan berbagai strategi inovatif, termasuk integrasi teknologi pendidikan, pembelajaran diferensiasi, rekontekstualisasi materi,
IPMIIPMI Berdasarkan temuan ini, kebutuhan belajar dan pengembangan guru dinilai dan dipetakan untuk menginformasikan rencana pengembangan fakultas berkelanjutanBerdasarkan temuan ini, kebutuhan belajar dan pengembangan guru dinilai dan dipetakan untuk menginformasikan rencana pengembangan fakultas berkelanjutan
PAPANDAPAPANDA Model ini relevan untuk Kurikulum Merdeka karena sejalan dengan penguatan HOTS, literasi digital, dan Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung pembelajaranModel ini relevan untuk Kurikulum Merdeka karena sejalan dengan penguatan HOTS, literasi digital, dan Profil Pelajar Pancasila, serta mendukung pembelajaran
PAPANDAPAPANDA Masalah matematika yang digunakan di Quebec cenderung mengarah kepada masalah open-ended yang memiliki lebih dari 1 jawaban. Sementara itu di Indonesia,Masalah matematika yang digunakan di Quebec cenderung mengarah kepada masalah open-ended yang memiliki lebih dari 1 jawaban. Sementara itu di Indonesia,
UMUM 541, p = 0. 125 > 0. Temuan unik mengungkapkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip keuangan Islam (skor dimensi541, p = 0. 125 > 0. Temuan unik mengungkapkan bahwa meskipun mahasiswa memiliki pemahaman yang kuat tentang prinsip-prinsip keuangan Islam (skor dimensi
UNWIDHAUNWIDHA Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan vokasi guna meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhanDiharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan vokasi guna meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan
UINSUNAUINSUNA Guru dikenal sebagai teladan ideal yang harus memiliki kompetensi kepribadian agar dapat menjadi panutan. Standar kompetensi guru meliputi tiga aspek utama.Guru dikenal sebagai teladan ideal yang harus memiliki kompetensi kepribadian agar dapat menjadi panutan. Standar kompetensi guru meliputi tiga aspek utama.
Useful /
UINSIUINSI Seni di Islam dianggap sebagai anugerah Allah yang memiliki nilai estetika maupun spiritual, sehingga sah bila sejalan dengan prinsip tawhid dan syaria.Seni di Islam dianggap sebagai anugerah Allah yang memiliki nilai estetika maupun spiritual, sehingga sah bila sejalan dengan prinsip tawhid dan syaria.
PAPANDAPAPANDA Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan sesepuh Desa Rahtawu serta dokumentasi pola dan aktivitas permainan engklek yang masih dilestarikan olehSumber data diperoleh melalui wawancara dengan sesepuh Desa Rahtawu serta dokumentasi pola dan aktivitas permainan engklek yang masih dilestarikan oleh
PAPANDAPAPANDA Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kearifan lokal dalam pengembangan modul ajar untuk meningkatkan konteksualisasi pembelajaran matematika. BerdasarkanPenelitian ini merekomendasikan pemanfaatan kearifan lokal dalam pengembangan modul ajar untuk meningkatkan konteksualisasi pembelajaran matematika. Berdasarkan
ARIMSIARIMSI Model pembelajaran PASA bertujuan membantu peserta didik untuk memahami makna materi ajar dengan menggunakan media gambar yang berkaitan terhadap konteksModel pembelajaran PASA bertujuan membantu peserta didik untuk memahami makna materi ajar dengan menggunakan media gambar yang berkaitan terhadap konteks