UNWIDHAUNWIDHA
WIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya DharmaWIDHARMA - Jurnal Pengabdian Widya DharmaTransformasi teknologi di era Revolusi Industri 4.0 dan pergeseran menuju masyarakat 5.0 telah mengubah lanskap sosial, ekonomi, dan pendidikan secara fundamental. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sebagai garda terdepan pendidikan vokasi, memiliki peran strategis dalam menghasilkan tenaga kerja terampil yang siap menghadapi tantangan industri berbasis teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI). Namun, masih terdapat kesenjangan antara kebutuhan industri dengan kompetensi siswa dan guru di SMK. Untuk mengatasi hal tersebut, Program Studi D3 Vokasi Manajemen Informatika Universitas Widya Dharma Klaten (Unwidha) menyelenggarakan pelatihan pengenalan teknologi AI bagi siswa SMK Negeri 2 Klaten. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi teknologi dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja yang semakin didominasi AI. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, diskusi, dan pelatihan praktik dengan fokus pada pengenalan konsep dasar AI dan aplikasinya secara praktis. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam teknologi AI, serta memperkuat kolaborasi antara pendidikan tinggi dan pendidikan vokasi. Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan dan diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan vokasi guna meningkatkan relevansi pembelajaran dengan kebutuhan industri.
Kegiatan pengabdian masyarakat telah berhasil meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam penerapan teknologi kecerdasan buatan (AI) di bidang vokasi.Integrasi AI dalam pembelajaran terbukti mampu meningkatkan kompetensi siswa secara konseptual dan praktis melalui seminar dan pelatihan interaktif.Kolaborasi antara sekolah, perguruan tinggi, dan industri perlu diperkuat untuk menciptakan ekosistem pendidikan vokasi yang inovatif dan berdaya saing tinggi.
Pertama, perlu penelitian lanjutan untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis AI yang disesuaikan dengan kurikulum setiap kompetensi keahlian di SMK, sehingga penerapan AI tidak hanya teoritis tetapi terintegrasi dalam proyek-proyek produktif siswa. Kedua, diperlukan studi tentang efektivitas pelatihan berkelanjutan bagi guru SMK dalam memanfaatkan AI untuk pembelajaran adaptif, termasuk penggunaan prompt engineering dan pembuatan konten interaktif berbasis AI, agar mereka mampu mengajarkan teknologi ini secara mandiri. Ketiga, perlu dieksplorasi model kolaborasi tripartit antara SMK, perguruan tinggi, dan industri teknologi untuk menciptakan program magang berbasis proyek AI, di mana siswa dapat mengerjakan tantangan nyata dari industri dengan pendampingan dari ketiga institusi, sehingga memperkuat kesiapan kerja dan inovasi lokal. Penelitian-penelitian ini akan melengkapi saran dalam paper tentang integrasi AI dalam kurikulum dan pelatihan berkelanjutan, dengan memperdalam aspek desain kurikulum, penguatan kapasitas guru, dan kemitraan strategis yang berkelanjutan. Dengan demikian, peningkatan kompetensi AI di SMK dapat berjalan sistematis, berkelanjutan, dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja masa depan.
| File size | 1.84 MB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISMUH PALUUNISMUH PALU The research data was obtained by measuring anthropometry based on BW/TB, measurement of hemoglobin, and student achievement index. Data were analyzedThe research data was obtained by measuring anthropometry based on BW/TB, measurement of hemoglobin, and student achievement index. Data were analyzed
UIRUIR Sehingga pada kesimpulannya, motivasi dan perilaku belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks prestasi mahasiswa, baik secara parsialSehingga pada kesimpulannya, motivasi dan perilaku belajar tidak berpengaruh secara signifikan terhadap indeks prestasi mahasiswa, baik secara parsial
UMLUML Tujuan penelitian yakni untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor personal (usia dan uang saku) dan kepribadian dengan preferensi ruang kerja padaTujuan penelitian yakni untuk mengidentifikasi hubungan antara faktor personal (usia dan uang saku) dan kepribadian dengan preferensi ruang kerja pada
PENERBITPENERBIT Salah satu masalah utama adalah terkait dengan kualitas pendidikan. Dengan memanfaatkan berbagai alat dan aplikasi teknologi, pendidikan dapat menjadiSalah satu masalah utama adalah terkait dengan kualitas pendidikan. Dengan memanfaatkan berbagai alat dan aplikasi teknologi, pendidikan dapat menjadi
PENERBITPENERBIT Penelitian ini merupakan tinjauan literatur. Setelah dilakukan pengkajian, ditemukan bahwa karakter yang dapat dididik melalui cerita Pedanda Baka adalahPenelitian ini merupakan tinjauan literatur. Setelah dilakukan pengkajian, ditemukan bahwa karakter yang dapat dididik melalui cerita Pedanda Baka adalah
UNDIKMAUNDIKMA Analisis menunjukkan bahwa kekurangan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah berformat artikel penelitian berada dalam kategori tinggi, dengan rata-rataAnalisis menunjukkan bahwa kekurangan mahasiswa dalam menulis artikel ilmiah berformat artikel penelitian berada dalam kategori tinggi, dengan rata-rata
PENERBITPENERBIT Gender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak terhadap prestasi akademik mahasiswa. Studi tentang variabel tersebut masih jarang dilakukanGender, sosio-ekonomi keluarga, dan modal kultural memiliki dampak terhadap prestasi akademik mahasiswa. Studi tentang variabel tersebut masih jarang dilakukan
UAIUAI Kurangnya latihan membedah buku ajar dalam bahasa Inggris.memiliki keterampilan yang terbatas pada pemanfaatan sumber bahan ajar. Kemahiran terbatas dalamKurangnya latihan membedah buku ajar dalam bahasa Inggris.memiliki keterampilan yang terbatas pada pemanfaatan sumber bahan ajar. Kemahiran terbatas dalam
Useful /
UNWIDHAUNWIDHA Hasil kegiatan PkM menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kelancaran berbicara mahasiswa, serta motivasi tinggi dari mahasiswa asingHasil kegiatan PkM menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri dan kelancaran berbicara mahasiswa, serta motivasi tinggi dari mahasiswa asing
UnbrahUnbrah Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan true experimental post-test-only control-group design. Parameter yang diamatiMetode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan rancangan true experimental post-test-only control-group design. Parameter yang diamati
UnbrahUnbrah Penegakan diagnosis langerhans cell histiocytosis memiliki tantangan tersendiri karena selain kasus yang jarang, secara histopatologi langerhans cell histiocytosisPenegakan diagnosis langerhans cell histiocytosis memiliki tantangan tersendiri karena selain kasus yang jarang, secara histopatologi langerhans cell histiocytosis
UNIMALUNIMAL diversifolia yaitu: T0 (Control), T1 (T. diversifolia 0,87 ton/ha setara 25 kg N/ha, T2 (T. diversifolia 1,75 ton/ha setara 50 kg N/ha, T3 (T. diversifoliadiversifolia yaitu: T0 (Control), T1 (T. diversifolia 0,87 ton/ha setara 25 kg N/ha, T2 (T. diversifolia 1,75 ton/ha setara 50 kg N/ha, T3 (T. diversifolia