UNIMALUNIMAL

Jurnal AgriumJurnal Agrium

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis green manure T.diversifolia yang tepat terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan 7 perlakuan dosis green manure T.diversifolia yaitu: T0 (Control), T1 (T.diversifolia 0,87 ton/ha setara 25 kg N/ha, T2 (T.diversifolia 1,75 ton/ha setara 50 kg N/ha, T3 (T.diversifolia 2,53 ton/ha setara 75 kg N/ha, T4 (T.diversifolia 3,50 ton/ha setara 100 kg N/ha, T5 (T.diversifolia 4,28 ton/ha setara 125 kg N/ha, T6 (T.diversifolia 5,25 ton/ha setara 150 kg N/ha. Data hasil pengamatan dianalisis dengan sidik ragam (ANOVA) dan hasil yang berbeda nyata diuji dengan Uji beda nyata terkecil (BNT) pada taraf 5 %. Pengamatan pertumbuhan brokoli diamati pada umur 28 hst, 35 hst, 42 hst, 49 hst, 56 hst dan hasil ditimbang saat tanaman dipanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dosis green manure T.diversifolia 5,25 ton/ha setara 150 kg N/ha menghasilkan bobot segar massa bunga sebesar 15.333 kg/ha setara dengan 15,33 ton/ha.

diversifolia dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman brokoli.Pertumbuhan dan hasil terbaik ditemukan pada dosis 100 kg N ha-1, dan dosis 125 kg N ha-1.diversifolia dosis 5,25 ton/ha setara 150 kg N/ha menghasilkan bobot segar massa bunga sebesar 15.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai metode aplikasi pupuk hijau Tithonia diversifolia, seperti penggunaan T. diversifolia yang dikomposkan atau dikeringkan, atau metode penanaman berselang, serta waktu aplikasi yang berbeda. Ini penting untuk memahami cara terbaik dalam memanfaatkan biomassa Tithonia agar pelepasan nutrisi lebih efisien dan berkelanjutan bagi tanaman brokoli. Selain itu, studi jangka panjang diperlukan untuk menilai dampak berkelanjutan dari aplikasi Tithonia diversifolia terhadap kesehatan tanah secara keseluruhan, termasuk peningkatan kandungan bahan organik dan aktivitas mikroba tanah, serta siklus nutrisi dalam beberapa musim tanam. Pemahaman ini akan membantu memastikan keberlanjutan praktik pertanian organik. Selanjutnya, penelitian juga dapat berfokus pada adaptasi dosis optimal Tithonia diversifolia untuk berbagai kondisi tanah dan iklim di luar lokasi penelitian saat ini, seperti daerah dataran rendah dengan jenis tanah yang berbeda. Hal ini akan memperluas relevansi temuan penelitian ke wilayah pertanian yang lebih luas. Penting juga untuk menginvestigasi dampak pemberian Tithonia diversifolia tidak hanya pada kuantitas hasil, tetapi juga pada kualitas nutrisi brokoli, seperti kandungan vitamin atau antioksidan, yang sangat bermanfaat bagi kesehatan konsumen. Pertanyaan seperti Apakah dosis Tithonia diversifolia yang berbeda mempengaruhi kadar vitamin C dalam brokoli? dapat menjadi fokus penelitian. Dengan demikian, penelitian masa depan dapat memberikan panduan yang lebih komprehensif bagi petani dalam mengadopsi praktik pertanian berkelanjutan menggunakan pupuk hijau alami.

Read online
File size1.59 MB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test